
Pagi hari telah menyapa Bumi, dan seluru penghuni Bumi melaksanakan kegiatan mereka masing-masing. Terutama untuk 6 sekawan yang sudah punya rencana untuk jalan-jalan ke kebun teh milik Keluarga Ara. Tapi sebelum mereka berangkat, mereka sarapan pagi bersama terlebih dahulu, agar tak lemas mengelilingi perkebunan teh.
"Yuk sarapan. Aku udah buatin kalian nasi goreng, semoga kalian suka ya rasanya" Ujar Ara sambil mengambil piring untuk Mike dan langsung menyerahkan nya kepada Mike dan setelah itu untuknya.
Ara memperlakukan Mike dengan baik, seakan dia benar-benar mencintai Mike. Agar Mike tak curiga dengan Ara.
Sahabat-sahabatnya yang melihat itu sampai bengong melihat Ara melayani Mike dengan sangat baik, udah seperti sepasang suami istri aja. Heheheh
"Tunggu dulu, kalian punya hubungan apa?" selidik Vani kepada mereka berdua, dan di balas anggukan kepala oleh yang lainnya
"Yah kita sahabatan lah, iya gak Mike" tanya Ara kepada Mike dengan wajah datarnya, sampai tak memperlihatkan kalau Ara itu bohong, sedangkan Mike hanya mengangguk kan kepalanya dengan pelan. Sebenarnya Mike kecewa dengan Ara, karena dia menyembunyikan status mereka. Tapi dia gak berani marah, karena dia takut Ara akan ilfil.
"Alah, kita gak percaya. Lihat aja tuh sih Mike jawabnya aja ragu-ragu" Ujar Vina tak percaya
"Iya" jawab mereka kompak
"Ngaku aja deh Bang, Rin! Udah kaya sama siapa aja, loo gak anggap kita-kita ini sahabat loo?" Tegas Miko
"Terserah kalian mau percaya atau gak" Jawab Ara acuh, sedangkan Mike hanya diam saja
"Ahh, kalian gak asik" Jawab Miko malas
"Ayo dong jujur!" Desak Miko
"Iya, kita pacaran" jawab Ara data, sedangkan Mike langsung tersenyum ketika Ara mengakui hubungan mereka.
"What? Really?" tanya mereka tak percaya
"Yes" jawab Ara dan Mike kompak
"Wah, bakal makan gratis nih. Jangan lupa PJ nya ya kalau udah di Jakarta" Ucap Vina kepada sepasang kekasih yang baru jadian semalam itu
"Tunggu, sejak kapan kalian pacaran?" Selidik Vani kepada mereka berdua
"Baru aja semalam" jawab Ara santai
"What? baru semalam, tapi loo udah selincah itu layanan Mike. Udah kaya orang yang sudah terbiasa aja" Ujar Nova kepada Ara
"Yaa karena gue emang udah terbiasa, setiap makan pasti gue ambilin makanan untuk Ayah gue kalau bunda gak ada. Karena kita anak perempuan harus melayani laki-laki, itu yang di ajarkan di keluarga gue" jelas Ara panjang lebar, dan mereka hanya menjawab dengan ber "o" ria sambil menganggukkan kepala
setelah makan mereka langsung pergi ke kebun teh untuk melihat-lihat kawasan kebun teh milik keluarga Airin
"Wah, bagus bangat pemandangannya dari sini Ra. Kapan-kapan kita kesinih lagi ya, liburan semester gitu" Ucap Vani berbinar
"Iya guys, bagus bangat. Foto kuy" Ujar Miko
Mereka berfoto melakukan banyak gaya, apalagi Miko dan Vani, mereka yang paling antusias dari yang lain. Setelah melakukan foto, bereka duduk di gubuk kecil yang ada di tengah-tengah kebun teh.
"Gue masih betah disini, belum pengen pulang" Ucap Miko
"Loo disini aja, gak usah sekolah sekalian" Kata Vina ketus
"Lah, loo kok sewot. Loo gak mau ya gue gak pulang? ciee khawatir" Canda Miko
"Paan loo, siapa juga yang khawatir?" jawab Vina ngegas
"Idih, Santuy neng. Gak usah ngegas juga kali, ntar ketabrak" Jawab Miko masih dengan becanda
"Hahahahaha" Tawa mereka pecah
"Udah-udah, gak usah di godain anak orang, ntar Baper loo yang harus tanggung jawab" Lerai Vita sambil bercanda
"Idih, emang gue hamilin? pake tanggung jawab segala" jawab Miko
"Yaa gak gitu juga kali ko" Jawab Vita
Pletak
"Loo nya aja yang pikirannya ampe ke sono" Lanjutnya lagi sambil menjitak kepala Miko
"Aduh, sakit tau Vit" Keluh Miko sambil mengelus kepalanya yang di jitak Vita
"Gue laporin bonyok gue loo, ntar bonyok gue karungin bawah kerumah" Lanjutnya lagi dengan mengancam
"Karungin, karungin, emangnya gue beras apa" Ketus Vita
"Hahahahaha" tawa mereka pun pecah lagi
Mereka saling beradu argument ampir setiap pertemuan, tapi mereka tidak sampai marahan. Hanya di bawah becanda aja, jadi gak sampai musuhan atau sampai merusak persahabatan mereka. Karena mereka saling menyayangi satu sama lain.
Setelah di rasa cukup lama mereka berada di perkebunan teh, mereka langsung turun kebawah menuju Vila.
"Balik yuk" ajak Ara
"Yuk" jawab mereka kompak
10 Menit perjalanan, mereka sampai juga di Vila. Mereka langsung masuk ke kamar mereka masing-masing untuk membersihkan diri. Setelah itu mereka langsung ke ruang makan untuk makan siang bersama. Sampai di meja ruang makan, mereka langsung duduk di tempat mereka masing-masing, dan langsung melahap makanan mereka. Hanya dentuman sendok dan garpu yang terdengar, tak ada satu pun dari mereka yang bersuara. Setelah selesai makan siang, mereka kembali lagi ke kamar untuk istrahat, karena sore nanti mereka akan kembali ke Jakarta.
Pukul 17.30 mereka sudah siap untuk pulang ke Jakarta, barang-barang mereka juga sudah di dalam mobil. Mereka langsung pergi meninggalkan daerah Puncak.
1 jam perjalanan, mereka mampir di restoran untuk makan malam. Sampai di restoran, mereka langsung memesan makanan mereka. Setelah selesai makan malam, mereka langsung pulang.
Pukul 07.50 mereka sampai di kediaman Ara, dan mereka langsung pamit pulang, karena hari sudah semakin larut.
Setelah Sahabat-sahabat nya pulang, Ara langsung masuk kedalam rumah untuk segera membersihkan tubuhnya, karena dia sudah merasa sangat lengket. Saat tiba di ruang keluarga, dia melihat kedua orang tuanya masih bersantai
"Sayang, kamu udah pulang?" Tanya Bunda
"Iya Bund" jawabnya
"Aku masuk ke kamar ya Bund, Yah, soalnya aku udah cape bangat pengen istirahat" Pamitnya kepada kedua orang tua nya
Setelah berpamitan, Ara langsung masuk kedalam kamar dan merebahkan tubuhnya. Setelah 5 menit, dia langsung menyambar handuk kimono nya dan langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Setelah selesai dengan ritual mandinya, Ara langsung merebahkan tubuhnya karena dia memang benar-benar sangat capek. Selang beberapa menit, suara napas teratur dari Ara terdengar dia sudah berada dalam mimpinya.
•
•
•
•
•
To Be Continued
Maaf ya, part kali ini sedikit 🙏🏻 Author lagi pusing, jadi merembes ke Novel deh😪😪 Semoga kalian gak kecewa, Author juga butuh dukungan nya, dan saran, agar author tambah semangat nulisnya☺️☺️