Arabela'S Love Story

Arabela'S Love Story
Persiapan Ujian Semester (Arabela & Mike)



Sampainya di rumah Ara, Ara segera membuka pintu mobil, tapi langsung di tahan oleh Mike, kemudian Airin membalikkan tubuhnya menghadap Mike.


"Kenapa Mike?" Tanya Ara


"Kamu langsung istirahat ya, gak usah begadang" Pesan Mike, setelah itu mencium kening Ara dalam-dalam


"Iya sayang" jawab Ara sambil tersenyum manis, sangat manis sampai bikin Author hampir diabetes, para leader jangan sampe kena diabetes juga ya.... Hehehehehehehe


"Kamu hati-hati di jalan ya, jangan ngebut. Sampe rumah langsung tidur juga" Pesan Ara


"Aku masuk ya, bay sayang" Pamit Ara tak lupa menghadiahkan kecupan singkat di pipi kiri Mike


Setelah turun, langsung masuk kedalam rumah. Mike masih melihat Ara masuk kedalam, setelah Ara hilang dari pandangannya, Mike langsung menyalakan mesin mobilnya untuk segera pulang.


************


Pagi hari, matahari muncul malu-malu untuk menyapa para penghuni bumi. Mereka mulai kegiatan mereka masing-masing. Ada yang masih keluar ketaman untuk berolahraga, ada yang melaksanakan pekerjaan rumah tangga, sedangkan Ara melakukan ritual mandi pagi-nya.


Kini Ara telah selesai dengan ritual mandi-nya, kemudian segerah mengganti pakaiannya menggunakan seragam sekolah. Setelah mengganti pakaiannya, dia segera turun kebawah untuk melakukan sarapan pagi.


"Pagi Yah, Bund" Sapa Ara kepada kedua orang tuanya, kemudian mencium pipi keduanya


"Pagi sayang" jawab keduanya


Setelah itu, Ara duduk dan langsung melahap sarapannya. Sarapan mereka di iringi dengan berbincang-bincang hangat.


Setelah selesai sarapan, Ara langsung pamit kepada kedua orang tuanya.


"Bund, Yah, Ara berangkat ya" Pamit Ara menyalami tangan kedua orang tuanya.


"Iya sayang, hati-hati ya" jawab keduanya sambil mengecup kening Ara berganti


Setelah berpamitan, Ara langsung ke garasi untuk mengambil mobilnya. Setelah itu dia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. 20 menit, Ara telah sampai di parkiran sekolah menuju kelasnya. Kedatangan Ara di sambut oleh sahabat-sahabat.


"Pagi Ara sayang" Sapa Vina dan Vani kompak sambil memeluk Airin


"Pagi semua" jawab Ara dengan senyuman yang tak pernah luntur dari wajah cantik nan manis.


5 menit kemudian, bell masuk telah berbunyi. Tak sampai 5 menit, guru mata pelajaran pertama telah masuk kedalam kelas mereka.


"Pagi Anak-anak" Sapa Bapak Guru tersebut


"Pagi Pak" jawab mereka serentak


"Baik, hari ini kita membahasa materi tentang, bla-bla-bla-bla-bla-bla-blah" Mereka memperhatikan materi yang di jelaskan guru tersebut.


"Kring.... kring..... Kriiiiing" Bell istirahat pun berbunyi, mereka langsung berhamburan keluar kelas, tak terkecuali 6 sekawan.


Sampainya di kantin, mereka langsung memesan makan dan minum. Setelah sampai makan dan minum, mereka langsung melahap makan mereka tanpa sisa. Masih ada waktu 5 menit bell masuk, mereka masih duduk bersantai di kantin. Sambil bercanda bersama.


"Kring...... Kring...... Kriiiiing........" Bell masuk telah berbunyi, semua siswa langsung masuk kedalam kelas untuk melanjutkan pelajaran selanjutnya. Beberapa jam mereka bergulat dengan beberapa mata pelajaran. Ada beberapa guru memberikan mereka bayangan-bayangan soal untuk ujian akhir semester nanti...


"Kring...... Kring...... Kriiiiing........" Bell telah berbunyi, menandakan siswa-siswi sudah boleh pulang


Semua pelajaran telah selesai mereka lewati, saatnya mereka untuk pulang keruma masing-masing. Karena bell juga sudah berbunyi, itu tandanya alarm sekolah mengusir mereka....Hehehehehehehe


"Mampir ke cafe dulu yuk" Ajak Miko, dan di jawab anggukan mereka semua


Sampai di cafe, mereka langsung memesan makan dan minum. 15 menit kemudian, makanan pesanan mereka sampai, dan di tata di atas meja oleh pelayan cafe. Setelah tertata rapi, mereka langsung memakan makanan mereka. Tak ada yang berbica sedikit pun, hanya sendok, garpu, dan piring saling bertautan.


Setelah selesai makan, barulah Vani angkat bicara memecahkan keheningan....


"Guys, 3 hari lagi kan udah mulai ujian akhir semester. Kita gak ada rencana gitu untuk menyambut ujiannya?" Tanya Vani kepada mereka


"Pake di sambut segala, emang presiden apa?" Tanya Miko


"Buahahahahahaha" tawa mereka pun pecah dengan perkataan Miko


"Yeeee, bukan gitu maksud gue ege" jawab Vani


"Terus maksud dari Ibu Vani gimana?" Tanya Miko masih dengan sedikit tawa


"Maksud gue tuh, kita gak ada rencana belajar bareng gitu apa?" Tanya Vani


"Supaya kita bisa dapat nilai bagus nanti, kan ada Mike, Ara, dan Vita yang otaknya encer, siapa tau kita bisa kecipratan pintarnya" Lanjutnya lagi menjelaskan panjang lebar


"Iya juga, bener tuh kata Vani" Jawab Vina mengiyakan saran dari Vani


"Aku sih ngikut aja" jawab Vita


"Aku sama Ara juga" jawab Mike


"Oke, berarti fix ya belajar dirumahnya Ara pas kita Ujian" Ujar Vani


"Gimana kalo kalian tinggal dirumah gue aja, agar gak bolak-balik untuk belajar" Ara angkat bicara untuk rencana mereka.


"Gimana guys?" Tanya Vina


"Ide bagus" Jawab Patra dan Vani kompak, sedangkan si kembar Mike dan Miko saling tatap, kemudian menganggukan kepala mereka kompak, sambil tersenyum.


Setelah selesai berbincang-bincang, mereka memutus untuk segera pulang. Karena waktu sudah semakin gelap, mereka belum pulang kerumah, mereka langsung ke cafe untuk bersantai-santai.


"Yank, kamu pulang aku antar ya" Ujar Mike, karena dia agak khawatir membiarkan Ara pulang sendiri, apalgi sedikit lagi mulai gelap


"Gak usah Mike, aku gak apa-apa" Tolak Ara dengan halus


"Tapi aku hawatir sama kamu, ntar kenapa-napa di jalan gimana?" Tanya Mike dengan khawatir


"Percaya deh sama aku" Jawab Ara meyakinkan


"Yaudah deh, hati-hati tapi" Pasrah Miko


"Iya sayang" jawab Ara dengan senyum manis nya


"Sampe rumah, jangan lupa ngabarin aku ya" Lanjutnya lagi sambil memberi kecupan singkat di kening Ara


Mereka pulang menggunakan mobil masing-masing, si kembar denga kembaran mereka masing-masing, sedangkan Ara pulang naik mobil sendiri setelah melewati Drama kekhawatiran Mike untuk orang tersayang.


"Andai pacar author kaya Mike, rasanya Author melayang-layang di udarah. Hehehehehe" Ujar Author berbinar sambil membayangkan hal itu terjadi pada author...Hehehehe


"Ngehalu aja loo Author" Ujar Vina


"Gak Papa kali Vin" Jawab Author


Ok, kembali ke Cerita.


20 menit, Ara telah sampai di kediamannya, yaitu kediaman Mateo. Dia segera masuk kedalam kamarnya untuk membersihkan tubuhnya, karena dia merasakan sangat lengket.


30 menit dia menyelesaikan ritual mandinya. Dia merendamkan tubuhnya, merileks kan tubuh dan pikirannya, karena dia merasakan benar-benar capek hari ini. Setelah itu, dia langsung mengganti pakaiannya dan turun kebawah untuk bergabung bersama Ayah dan Bunda untuk makan malam.


±20 menit mereka telah selesai makan malam, dan menuju ke ruang keluarga untuk bersantai. Ara pun mengikuti kedua orang tuanya. Setelah sampai di ruang keluarga, Ara membuka suara.


"Yah, Bund, nanti sahabat-sahabatnya Ara nginap di rumah selama Ujian Semester ya. Mereka mau belajar bareng, sekalian Ara tawarin untuk nginap di rumah" Ujar Ara panjang lebar


"Iya sayang, bagus dong kalau gitu, rumah tambah rame" Ujar Bunda dengan tersenyum hangat


"Makasih Bund" Ucap Ara dan memeluk Bunda


"Jadi Bunda Aja nih yang di peluk, Ayah nya gak" Ucap Ayah pura-pura ngambek


"Uluh, uluhhhh, Ayah nya Rin ngambek toh" Ujar Airin sambil memeluk Ayah nya"


Mereka pun menghabiskan waktu dengan bercanda di ruangan keluarga hingga pukul 21.00


"Sayang, Bunda sama Ayah masuk ke kamar duluan ya. Udah ngantuk, pengen istirahat" Pamit Ayah tak lupa mencium kening Putri sematawayangnya, dan di ikuti Bunda.


"Iya Yah, Bund, mimpi yang indah" Ujar Ara


Setelah 5 menit Ayah dan Bunda masuk, Ara pun langsung masuk ke kamarnya untuk segera istirahat. Sampai di kamar, dia langsung merebahkan tubuhnya di kasur empuk miliknya, tak berapa lama suara napas teratur Ara terdengar, menandakan sang empunya telah berlabuan di alam mimpi. Entah indah atau buruk mimpinya Author tak tau, hanya dia yang tau....Heheheheh







To Be Continued