
"Emmm" Gumam Ara menggeliat
"Kakak" Ucap Ara dengan suara serak khas bangun tidur
"Ya sayang, kenapa? mmm" Tanya Axal lembut
"Kenapa Kakak ada di kamar Lexa?" Tanya Ara heran, karena setahunya dia sedang tidur di kamar Alexa lalu kenapa Axal ada di depannya
"Coba perhatikan suasana kamarnya sayang" Pinta Axal sambil tersenyum menyeringai
"Loh, kok Aku ada di kamar Kakak sih?" Kaget Ara dan langsung bangun
"Perasaan tadi aku di kamarnya Lexa deh, kenapa ada di sini?" Tanya Ara heran
"Kamu tadi ngigau sambil jalan ke kamar Kakak" Jawab Axal bohong sambil mengulum senyum
"Kok bisa?" Tanya Ara heran
"Ya bisa lah, buktinya kamu ada disini sekarang" Jawab Axal
"Munkin kamu kangen sama Kakak, makanya ke kamar Kakak" Lanjutnya lagi
"Mada ada kaya gitu" Protes Ara sambil memanyunkan bibirnya
"Jangan gitu Yank bibirnya" Ucap Axal
"Udah, gak usah di pikirin. Sekarang kamu mandi dan siap-siap, kita akan pergi Dinner berdua" Ucap Axal sambil menjelaskan
"Kita gak makan di rumah aja?" Tanya Ara memastikan
"Gak, Kakak udah ngomong juga ke Mama kalau kita mau makan di luar" Jelas Axal
"Tapi Aku gak bawah baju" Ucap Ara
"Udah, tenang aja! Kakak udah siapin di Lemari" Ujar Axal
"Ya udah, Aku siap-siap dulu ya. Kakak keluar dulu!" Pinta Ara
"Baik Tuan Putri" Jawab Axal sambil menunduk hormat ala-ala pengawal kerajaan
"Apa sih Kak" Ucap Ara tersipu, dan langsung meninggalkan Axal.
Setelah kepergian Ara untuk mandi, Axal keluar dari dalam kamar.
Hampir setengah jam Ara melaksanakan ritual nya untuk pergi makan malam bersama sang pacar.
"Tok-tok-tok" Suara ketukan pintu dari luar
"Non" Orang yang mengetuk pintu adalah pembantu keluarga Alexander
"Iya Bii" Ara menjawab panggilan dari luar
"Kalau udah selesai di suruh langsung kebawah sama Den Axal" Ucap Bibi menyampaikan pesan Axal
"Iya Bii, bilangin ke Axal sedikit lagi aku turun" Ucap Ara, setelah itu tak ada lagi sahutan dari luar karena Bibi sudah turun ke bawah.
Kini Ara sudah selesai bersiap-siap dan berjalan di tangga, Axal yang melihat penampilan Ara terpaku dengan mulut yang sedikit terbuka.
"Iler Bang" Ucap Lexa sambil menahan tawa, sedangkan Axal tanpa sadar ngelap bibirnya seakan yang di katakan Adiknya benar.
"Masya Allah Ra, kamu cantik bangat" Puji Lexa sambil berdecak kagum
"Emang Abang ku ini pinter banget cari pasangan" Lanjutnya lagi, sedangkan yang di puji sudah memerah seperti udang rebus...
"Yank, gak jadi deh kita Dinner di luar" Ucap Axal tak membatalkan rencananya
"Loh, kenapa?" Tanya Ara heran
"Kamu cantik banget malam ini" Puji Axal tak mengalihkan pandangannya
"Bagus dong" Bukan Ara yang menjawab, tapi Mama.
"Aku gak rela Ara di lihat orang Ma" Ucap Axal
"Kita makan di rumah aja ya" Mohon Axal sambil menggenggam tangan Ara
"Gak usah ngajak kalau ujung-ujungnya gak jadi" Ucap Ara datar
"Udah ah, Aku mau pulang aja" Lanjutnya lagi malas
"Loh, kok pulang si sayang?" Tanya Mama kaget dengan ucapan Ara
"Iya Ma, Aku udah malas" Jawab Ara
"Ya Udah, aku tinggal dulu" Lanjutnya dan pergi meninggalkan mereka yang terbengong
"Woh, bengong aja. Kejar tau, ah elah" Kesal Lexa sambil mendorong Abangnya
"Eh" Kaget Axal
"Ara nya mana?" Tanya Axal ling-lung
"Noh, udah pergi. Abang sih, au ah" Kesal Lexa sambil meninggalkan Abangnya, Mama juga ikut naik ke atas malas dengan sikap Anaknya.
"Ok, Ok, kita jadi pergi, tapi kamu ganti baju ya" Ucapnya memberi putusan
"Mau ganti baju apa sih Kak? Emang aku punya banyak baju disini?" Kesal Ara
"Ada kok, ada. Ayo kita ke kamar, kamu ganti ya. Pliss" Mohon Axal dengan muka memelas
"Ok" Singkat Ara dan mereka langsung ke atas
"Nah, kamu pake ini aja ya" Ucap Axal sambil memberikan setelan ke Ara
"Setelah ini gak ada ganti-ganti lagi, kalau gak aku pulang" Ucap Ara tegas
"Iya-iya, janji" Jawab Axal sambil mengangkat tangannya dengan jari membentuk "V"
"Ok, aku ke changing room" Ucap Ara dan di jawab anggukan oleh Axal
"Ini gimana?" Tanya Ara setelah dia selesai mengganti pakaian nya, sedangkan Axal yang di tanya lagi-lagi hanya terbengong karena pacarnya ini malah nambah cute pakai setelan itu.
"Yank" Panggil Axal lembut
"Udah ya Kak, gak ada lagi ganti-ganti. Kalau gak, aku pulang" Ucap Ara tegas, dia sudah benar-benar kesal dengan pacarnya ini.
"Hehehe, oke-oke, yuk turun" Ajak Axal sambil menggandeng tangan Ara posesif
Lexa sudah ada di bawah lagi, karena dia mendengar dari pembantu nya kalau Ara mau di suruh ganti pakaian nya.
"Ini mah tambah cantik dari yang tadi, cute, ahh gemes" Ucap Lexa sambil mencubit pipi calon Kakak iparnya itu
"Aish, sakit Xa" Ucap Ara meringis sambil mengusap pipinya yang sudah memerah, sedangkan Axal yang mendengar ucapan sang Adik sudah memeluk pinggang Ara dengan posesif nya.
"Dih, posesif amat Bang. Hati-hati di ambil orang" Goda Lexa sambil terkekeh
"Udah-udah, yuk Kak" Ajak Ara
"Kita pergi dulu ya Xa" Pamit Ara ke Lexa
"Iya, hati-hati ya. Jagain Ara nya Bang" Pesan Lexa
"Iya bawel" Ucap Axal sambil mengacak rambut Lexa, Sayang nya rambut Lexa tertutup hijab alhasil hanya jilbabnya yang berantakan sampai miring
"Abaaang, ah" Kesal Lexa, sedangkan pelakunya sudah melarikan diri sambil mengajak sang pujaan hati.
"Kita makan dimana Kak?" Tanya Ara setelah mereka naik ke mobil
"Karena kamu gak pakai Dress malam ini, kita gak jadi Dinner romantis" Ucap Axal
"Terus?" Tanya Ara sambil mengernyit heran
"Kita jalan-jalan ke Mall aja ya, sambil nonton" Putus Axal
"Ya udah" Jawab Ara sambil tersenyum
"Ya udah, cus" Ajak Axal sambil menancap gas mobil memecah jalanan Ibu kota.
"Kamu kok cantik banget sih malam ini?" Puji Axal sambil mengelus tangan Ara lembut
"Emang kemarin-kemarin gak cantik?" Tanya Ara pura-pura ngambek
"Cantik kok, tapi malam ini berkali-kali lipat cantiknya" Jawab Axal sambil sesekali melihat ke arah Ara
"Gombal" Ucap Ara sambil mengulum senyum
"Mana ada gombal, bener, Kakak gak bohong" Ucap Axal sungguh-sungguh
"Iya deh, iya. Percaya deh" Jawab Ara sambil tersenyum manis
"Sayang" Panggil Axal lembut
"Iya Kak, kenapa?" Tanya Ara sambil tersenyum manis
"I Love You" Ucap Axal sambil mengecup tangan Ara lembut
"I love you more" Jawab Ara sambil tersenyum manis dengan muka yang sudah memerah
"Emmm, Kak"
•
•
•
•
•
•
To Be Continued
Maaf ya reader, author udah jarang up nya. Pasti kecewa banget pembaca setianya author nunggu lama banget up nya.. Author lagi sibuk-sibuknya di tempat kerja, jadi waktu buat nulisnya sedikit. Skali lagi maaf, dan semoga part kali ini kalian suka🥰🥰