Arabela'S Love Story

Arabela'S Love Story
Kediaman Alexander



Pagi pun menyapa makhluk bumi, kini Ara sedang di suapi Bubur oleh Axal.


"Lagi Yank" Pinta Axal, dan Ara segera membuka mulutnya menerima suapan dari Axal


"Udah Kak" Ucap Ara setelah beberapa suapan


"Sekarang minum obat ya" Ucap Axal dan di angguki Ara


"Jam berapa aku boleh pulang?" Tanya Ara, karena dia sudah bosan di Rumah Sakit, walaupun dia baru semalam menginap.


"Siang nanti" Jawab Axal sambil tersenyum


"Syukurlah, aku juga udah bosan banget disini" Ucap Ara sambil memanyunkan bibirnya


"Jangan gitu Yank bibirnya, mau di cium?" Ujar Axal menggoda


"Dasar mesum" Ketus Ara


"Dih, ketus amat neng" Ujar Axal sambil terkekeh


Beberapa jam becanda di ruang rawat Ara, akhirnya jam pulang Ara tibak. Sekarang Mereke keluar dari rumah sakit menuju parkiran.


"Yank, kita kerumah dulu ya" Ujar Axal setelah mereka masuk ke dalam mobil


"Iya Kak" Jawab Ara sambil tersenyum


Axal langsung menancap gas memebalah jalanan Ibu kota menuju kediaman Alexander.


45 menit perjalanan akhirnya Ara dan Axal sampai juga di kediaman Alexander.


"Araaa" Teriak Lexa dari dalam, dia sudah yakin betul kalau Ara yang datang.


"Lexa" Ucap Ara sambil tersenyum dan memeluk Lexa dengan kencang


"Gak gini juga kangen Ra, aku udah sesak nih" Ucap Alexa tercekat


"Hehehe,,, maaf" Ucap Ara sambil nyengir


"Kamu udah baikan Ra?" Tanya Lexa sambil memutar-mutar badan Ara, sedangkan Ara sudah pusing karena belum terlalu Vit. Ara yang sudah limbung langsung di tarik Axal kedalam pelukannya


"Jangan gitu dong Dek, Ara nya kan lagi sakit" Tegur Axal ke Lexa


"Heheheh, maaf Ra. Soalnya aku khawatir, tapi malah bikin kamu pusing. Maaf ya" Ucap Axal menyesal


"Iya, gak papa" Jawab Ara sambil tersenyum


"Loh, kok Ara nya gak di ajak masuk, malah di ajak ngobrol depan pintu, berdiri lagi" Ucap Bunda dari dalam


"Eh, iya Ra. Masuk yuk" Ajak Lexa, dan mereka langsung masuk kedalam.


"Sekalian kita makan siang ya" Ucap Mama nya Axal dan Alexa


Kamu nginap dulu ya sayang disini, besok baru boleh pulang" Ucap Bunda


"Tapi Bund"


"Gak ada tapi-tapi an, Bunda kamu juga udah tau kok" Ucapan Ara langsung di potong Mama nya Axal


"Iya Tant" Pasrah Ara


"Kok masih manggil Tante sih, panggil Mama dong kaya Axal dan Lexa" Protes Mama nya Axal


"Iya Ma" Jawab Ara canggung


"Gitu dong" Ucap Mama tersenyum hangat


25 menit mereka menghabiskan makan siang diselingi dengan berbicara ringan


"Ma, Adek ke atas ya sama Ara?" Ijin Lexa ke sang Mama


"Gak boleh" Bukan Mama yang menjawab, tapi Axal.


"Ara tau yang aku ajak, bukan Abang" Ucap Lexa kesal


"Iya, gak boleh. Abang mau ngomong sama Ara" Jawab Axal mencari alasan


"Udah dari semalam loh Bang kamu sama Ara, masa belum selesai juga yang mau di omongin" Protes Lexa


"Karena masih banyak yang mau di omongonin" Jawab Axal lagi


"Pokoknya hari ini girls time, no boy" Ucap Lexa


"Bay" Lanjut nya lagi sambil menarik tangan Ara menuju kamarnya


"Eh Dek" Teriak Axal tapi Lexa tak menghiraukan teriakan sang Abang.


Tak mendapat respon dari adiknya, Axal langsung naik ke atas menuju kamarnya untuk istirahat. Karena dia merasakan lelah, walaupun hanya sehari menjaga Ara di Rumah Sakit.


"Huft, capek juga" Desah Axal setelah membaringkan tubuhnya di kasur king size


"Tidur dulu kali ya, malam nanti ngajakin Ara dinner" Ucap Axal sambil tersenyum senang


Tak butuh waktu lama untuk Axal menuju ke alam mimpi nya di siang bolong...Hehehe


Berbeda dari Axal yang sedang tidur siang, Ara dan Lexa menghabiskan waktu mereka dengan berbagi cerita, banyak yang yang mereka bahas dari yang berfaedah sampai yang unfaedah pun mereka bahas.


"Ra, kamu gak bosen apa pacaran sama Kak Axal?" Tanya Lexa, dia penasaran dengan hubungan dua sejoli ini


"Masa sih?" Tanya Lexa tak percaya


"Iya, Kak Al itu baik, pengertian, perhatian, hangat apalagi" Jawab Ara sambil tersenyum bahagia


"Bang Axal kamu bilang hangat? Hangat dari mananya coba? Aku lihat-lihat dia sama pacarnya kemarin-kemarin itu sebelum kamu, gak ada hangat-hangat nya tuh" Ucap Lexa mengingat sikap Axal kepada mantannya


"Masa sih?" Tanya Ara


"Iya Ra" Jawab Lexa yakin


"Tapi ke aku, gak ada tuh" Ucap Ara


"Alhamdulillah dong kalau Abang gak dingin ke kamu" Ucap Lexa tersenyum senang


"Tapi kalau Kakak marah, mukanya serem banget sumpah" Ucap Ara bergidik sambil membayangkan muka marah Axal


"Emang gitu cowok dingin kalau marah, nyeremin" Jawab Lexa sambil tertawa


"Tapi kalau lagi mood, aduh meleleh Adek Bang" Ucap Ara sambil tertawa juga


Cerita mereka berlanjut sampai beberapa album, dan tanpa sadar mereka terlelap.


"Ini anak gadis tidurnya gak teratur" Ucap Mama sambil geleng-geleng kepala


"Pasti capek karena banyak cerita" Lanjut Mama sambil tersenyum


"Semoga Ara yang akan jadi Mantu saya nanti Ya Allah, semoga Axal dan Ara berjodoh" Doa Mama penuh harap


Setelah itu Mama menutup kembali pintu kamar sang anak dan berlalu ke ruang keluarga.


"Ma, Ara mana?" Tanya Axal setelah melihat sang Mama yang hanya sendiri di ruang keluarga


"Masih muka bantal udah nyari Ara, gak malu apa" Sindir Mama


"Hehehe,,, Abang kan Rindu Ara Mam" Jawab Axal sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal


"Baru juga berapa jam gak ketemu, udah kangen aja" Ucap Mama sinis


"Ara lagi tidur sama Adik kamu, kayaknya capek banget" Lanjut Mama menjawab pertanyaan Axal


"Kalau gitu Abang ke atas lagi ya Mam" Pamit Axal ke sang Mama


"Iya sayang" Jawab Mama


"Ceklek"Axal masuk ke kamar sang Adik


"Sayang" Axal membangunkan Ara pelan, agar tak mengganggu sang adik yang sedang tidur, Ara yang di bangunkan nya hanya menggeliat dan melanjutkan tidur nya


"Nyenyak bangat tidurnya" Ucap Axal sambil tersenyum, setelah itu dia langsung menggendong Ara ala bridal style menuju kamar nya, sampai di kamar Axal membaringkan Ara dengan pelan agar tak mengganggu tidur sang kekasih


"Emm" Gumam Ara menggeliat


"Kakak" Ucap Ara melihat Axal sedang menatapnya tanpa berkedip


"Tidur lagi Yank" Ucap Axal sambil mengelus pipi mulus Ara


"Kok Aku ada disini? Perasaan tadi aku di kamar Lexa deh" Ucap Ara menyadari dia tak di kamar Lexa


"Aku pindahin tadi, kasian kamu ntar di tendang Lexa. Soalnya tidurnya gak teratur" Jawab Axal memberi alasan tak sepenuhnya berbohong


"Ohh, gitu" Ucap Ara manggut-manggut petanda mengerti


"Tidur lagi gih" Ujar Axal


"Gak ah, udah gak ngantuk" Jawab Lexa bangun dan bersandar di sandaran tempat tidur


"Kakak" Ucap Ara manja


"Kenapa Sayang? Mmm?" Tanya Axal sambil tersenyum hangat


"Kangen" Jawab Ara sambil merentangkan tangannya


"Dududu, Pacar Axal lagi kangen ya? Kasian" Ucap Axal sambil menyambut pelukan Ara


"Gini dulu ya Kak" Pinta Ara manja


"Iya Sayang" Jawab Axal sambil mengecup rambut Ara dalam


"Malam nanti kita dinner di luar ya, berdua" Ucap Axal tanpa melepaskan pelukannya, sedangkan Ara hanya menjawab dengan anggukan kepala.








To Be Continued