
Pagi ini mata hari bersinar terang menyapa Bumi, itu tandanya orang-orang harus melakukan aktivitas mereka masing-masing, tapi Airin masih nyaman dengan kasur empuknya.
"Sayang, bangun. Udah pagi, nanti kamu telat loh" Ucap Bunda sambil membangunkan Ara, tapi yang di bangunkan tak bergeming
"Oh my god, please wake up" Ucap Bunda sambil menguncang tubuh Ara
"5 menit lagi Bund" tawar Ara
"Gak ada, gak ada. Gak ada tawar menawar, ini bukan di pasar" Jawab Bunda di iringi dengan becanda
"Ah Bunda, pelit amat sih" Gerutu Ara
"Udah pukul 06.45 sayang, ntar telat" Ucap Bunda masih berusaha membangunkan Ara
"Astaga Bund, 15 menit lagi bell" Ucap Ara panik, dan langsung bangun menyambar handuk dan langsung masuk ke kamar mandi.
Hanya butuh waktu 10 menit Ara mandi dan mengganti seragam sekolahnya.
"Bund, aku berangkat ya" Pamit Ara sambil mencium pipi Bunda.
Setelah pamitan, Ara langsung masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan yang maksimal. Hanya butuh waktu 10 menit Ara sampai di depan gerbang sekolah, biasanya butuh waktu 15 menit. Karena dia melakukan kecepatan di atas rata-rata. Tapi sayangnya dia tetap telat, gerbang sudah di gembok.
"Yah, telat deh" Prustasi Ara
"Pak, bolehin saya masuk dong" Pinta Ara sambil menampilkan pupy eyes nya
"Gimana ya non, saya takut dapat teguran dari kepala sekolah" Ujar pak Satpam
"Pliss dong pak, skali ini aja" Ucap Ara masih dengan memohon
"Kan saya baru kali ini telat" lanjutnya lagi
"Ya udah deh" pasrah pak Satpam
Setelah di buka kan gerbang oleh pak Satpam, Ara langsung masuk kedalam tak lupa membawah mobil kesayangannya dan langsung masuk kedalam kelas sambil berlari.
"Hus...untung....huft....belum....husss....ada gurunya....Hah" Ucap Ara sambil ngos-ngosan
"Loo kenapa Ra? udah kaya orang di kejar hantu aja" Tanya Miko
"Bentar-bentar, gue atur napas dulu...huft..." Ucap Ara sambil menghela napas
"Gue takut gurunya keburu masuk, makanya gue lari-lari dari parkiran" Ucap Ara menjelaskan, dan mereka hanya menjawab dengan ber "oh" ria....
"Tumben loo telat" Ujar Vani
"Ho'o" Timpal Vina
"Gue kesiangan" jawab Ara sambil nyengir kuda
"Tumben kamu kesiangan Yank" Ujar Mike kepada Ara
"Begitu kalo capek, pasti kesiangan. Kan kita kemarin habis liburan, jadi yah gitu. Aku juga gak bisa ngelakuin aktivitas yang banyak, gampang capeknya" Ujar Ara menjelaskan, dan di jawab dengan ber "oh" ria
"Tumben Bu Rosa belum datang" Ujar Vita kepada yang lain
"Iya juga ya" jawab mereka heran
"Starla kemana?" tanya Ara kepada teman sekelas
"Gak tau tuh, munkin lagi ke ruangan Bu Rosa" jawab salah satu dari mereka
Setelah 5 menit Airin menanyakan keberadaan Starla, dia pun masuk kedalam kelas.
"Guys,,,guys,,,guys,,, gue ada berita bagus nii" Ucap Starla dengan berbinar
"Apaan Star, kelihatannya loo senang amat" Tanya Vani
"Guru-guru lagi rapat selama 2 jam, guysss" Jawab Starla sambil teriak
"Yes, santai lagi kita kuy" Ujar Miko dengan semangat
"Nyanyi yuk" Ajak Vani kepada mereka
"Kuy" jawab mereka kompak"
Mereka pun mengatur posisi dan mengambil alat yang di butuhkan, seperti meja, sapu lidi dan sebagainya, dan langsung dengan formasi mereka. Sapu Lidi (Gitar) dan meja (Drum)....Heheheheh
Lagu Pertama
Pak cik pak pak
preman preman oh oh
Pak cik pak pak metropolitan
Pak cik pak pak
preman preman oh oh
Pak cik pak pak metropolitan
Dari lorong-lorong yang sempit
dalam kehidupan malam
s'lalu siaga
Setiap saat selalu sigap
terjang bahaya
Siapapun dihadapinya
Sini preman, sana preman
sedang beraksi
Wajah dingin dan seram
siap menerkam
Jangan kau coba, kawan
cari perkara
Sejurus berarti petaka
aaaaa....oww!
Di zaman resesi dunia
pekerjaan sangat sukar
juga pendidikan
Di sudut-sudut jalanan
banyak pengangguran
Jadi preman
'tuk cari makan
Di balik wajah yang seram
tersimpan damba kedamaian
Di balik hidup urakan
mendambakan kebahagiaan
Bahagia bahagia
bahagia
***PREMAN_IKANG FAUZI-Sumber Google***
Lagu Kedua
Resah dan gelisah
Menunggu di sini
Di sudut sekolah
Tempat yang kau janjikan
Ingin jumpa denganku
Berdusta pada guru
Malu aku malu
Pada semut merah
Yang berbaris di dinding
Menatapku curiga
Seakan penuh tanya
"Sedang apa di sini?"
"Menanti pacar, " jawabku
Sungguh aneh tapi nyata
Takkan terlupa
Kisah-kasih di sekolah
Dengan si dia
Tiada masa paling indah
Masa-masa di sekolah
Tiada kisah paling indah
Kisah-kasih di sekolah
Malu aku malu
Pada semut merah
Yang berbaris di dinding
Menatapku curiga
Seakan penuh tanya
"Sedang apa di sini?"
"Menanti pacar, " jawabku
Sungguh aneh tapi nyata
Takkan terlupa
Kisah-kasih di sekolah
Dengan si dia
Tiada masa paling indah
Masa-masa di sekolah
Tiada kisah paling indah
Kisah kasih di sekolah
Tiada masa paling indah
Masa-masa di sekolah
Tiada kisah paling indah
Kisah-kasih di sekolah
Masa-masa paling indah
(Masa indah)
Kisah-kasih di sekolah
(Kasih kita)
***KISAH KASIH DI SEKOLAH-Sumber Google***
Setelah mereka bernyanyi bersama, Miko meminta mereka diam, karena dia ingin bernyanyi sendiri..
"Diam dulu" Tegas Mike
"Gue mau nyanyi untuk orang yang gue sayang dan gue Cinta" Ujar Mike sambil menatap Airin penuh cinta
"Silahkan Mas Bro" jawab mereka serempak, dan Airin langsung bushing.
Mike mulai bernyanyi sambil menggenggam erat tangan Airin, dan tatapannya tak lepas dari Airin.
Di suatu hari tanpa sengaja kita bertemu
Aku yang pernah terluka kembali mengenal cinta
Hati ini kembali temukan senyum yang hilang
Semua itu karena dia
Oh Tuhan, kucinta dia
Kusayang dia, rindu dia, inginkan dia
Utuhkanlah rasa cinta di hatiku
Hanya padanya
Untuk dia
Syu du-du-du-du du-du-du
Jauh waktu berjalan kita lalui bersama
Betapa di setiap hari kujatuh cinta padanya
Dicintai oleh dia 'ku merasa sempurna
Semua itu karena dia
Oh Tuhan, kucinta dia
Kusayang dia, rindu dia, inginkan dia
Utuhkanlah rasa cinta di hatiku
Hanya padanya
Untuk dia
Oh Tuhan, kucinta dia
Kusayang dia, rindu dia, inginkan dia
Utuhkanlah rasa cinta di hatiku
Hanya padanya
Untuk dia
Hanya padanya
Untuk dia
***DIA_ANJI-Sumber Google***
•
•
•
•
•
To Be Continued
Maaf ya, untuk part ini cuma lagu. Soalnya aku lagi buntu banget, gak punya ide😪 cuma pengen nyanyi-nyanyi, semoga gak bosen, dan ikut nyanyi juga...Hehehe