Arabela'S Love Story

Arabela'S Love Story
Anggap Aja Ngedet Part 2 (Arabela & Axal)



Sekarang Ara dan Axal sedang mengitari Mall, tak tahu tujuan mau kemana. Padahal kan tadi niatnya mau nonton, tapi jadwal untuk Film Ajari Aku Islam 2 jam lagi. Jadi mereka masih keliling mall sementara menunggu Film di mulai.


"Al, kita makan dulu ya? Aku laper..Hehehe" Ajak Ara sambil nyengir


"Ya udah, yuk" Jawab Axal sambil mengacak rambut Ara dengan gemes sedangkan Ara sudah memanyunkan bibirnya beberapa centi.. Udah kaya bebek aja si Ara...Heheheh


"Lah, kenapa tuh bibir? Mau di cium?" Goda Axal


"Axaaal, au ah, aku ngambek" Ucap Ara sambil melipat kedua tangannya di dada dan meninggalkan Axal


"Eh, tunggu, kok di tinggal" Teriak Axal sambil mengejar Ara


"Gak mau, aku lagi ngambek tahu" Ucap Ara masih pura-pura ngambek, tingkah Ara yang begitu buat Axal gemes dengannya


"Ngambek kok bilang-bilang....ahahahah" tak berhenti menggoda Ara


"Biarin, agar kamu tahu aku lagi ngambek" Jawab Ara


"Gitu ya?" Tanya Axal sambil mengangguk-angguk kepalanya


"Udah ya, jangan ngambek lagi" Ucap Axal dengan memelas


"Aduh, jangan gitu dong. Gak gak tega" Ucap Ara membatin


"Ya udah deh, gak jadi ngambek" Jawab Ara


"Asik, makasih Ara cantik" Ucap Axal dan langsung memeluk Ara tanpa aba-aba, sedangkan Ara sudah terpaku dengan tindakan Axal yang secara tiba-tiba itu


"Eh, maaf-maaf" Ucap Axal sadar sambil melepaskan pelukannya


"Maaf ya Ra, reflek aku" Ucap Axal lagi sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal


"Eh, Iyya gak papa" Jawab Ara tersenyum kikuk


"Ya udah yuk" Ajak Ara memecahkan kecanggungan


"Iya" Jawab Axal singkat sambil mengikuti Ara dari belakang


"Eh, dikit lagi Film nya mulai, yuk ke Bioskop" Ajak Ara di angguki Axal dan mereka segera menuju Bioskop


Sekarang mereka berada di dalam bioskop, kebetulan mereka dapat nomor bangku bagian belakang, jadi Axal aman mau ngapain aja. Tapi kan gak bleh, gak pacaran juga...Heheheh


Sekarang lampu bioskop di matikan, menandakan Film akan segera di mulai. Ara langsung serius menatap ke depan,,,, sedangkan Axal? Dia hanya melihat wajah Ara dengan serius sambil senyum-senyum sendiri


Setelah melewati berapa jam di dalam bioskop, akhirnya Filmnya selesai juga.


"Al" Ara memanggil Axal yang masih dalam posisi saat Film akan di mulai


"Axal" Ucap Ara lag


"Hello, Al" Ara masih berusaha menyadarkan Axal sambil melambaikan tangannya di depan wajah Axal


"Eh, I-iya Ra" Kaget Axal sambil terbata


"Kamu kenapa sih?" Tanya Ara heran


"Eh, gak papa Ra, gak papa. Iya gak papa" Jawab Axal sambil mengontrol degub jantung nya


"Kamu aneh tau, udah yuk" Ucap Ara sambil berdiri dan meninggalkan Axal yang masih terpaku


"Eh, Ra, tunggu" Ucap Axal setelah sadar dan langsung menyusul Ara


"Main tinggal-tinggal aja" Ucap Axal setelah sampai di samping Ara


"Kamu nya sih gak jelas" Ucap Ara manja


"Maaf" Ucap Axal sambil mengangkat tangan membentuk"V"


"Yaya" Jawab Ara malas


"Dih, kok gitu sih, jangan ngambek dong" Ucap Axal sambil mencubit pipi Ara gemmes


"Axal, akh. Sakit tau" Ucap Ara garang


"Lagi PMS ya neng?" Canda Axal


"Emang kenapa?" Tanya Ara dengan nada ketus


"Marah-marah Mulu, kayak Mak-mak" Ucap Axal sambil tertawa


"Apa kamu bilang?" Tanya Ara kesal tapi Axal sudah lari meninggalkan nya


"Akh, Axaaaalll" Teriak Ara dan Seketika pengunjung mall melirik ke arah nya


Gak malu Loo Ra? Kalau author sih malu, pake banget malah...Hehehehe


"Au ah" Ucap Ara kesal sambil memutar arah, dia tak mengejar Axal karena dia sudah terlanjur kesal


Axal yang sudah jauh meninggalkan Ara baru sadar setelah melihat kebelakang kalau Ara sudah dekat atau bagaimana


"Eh, Ara mana?" Tanya Axal pada dirinya sendiri setelah tak melihat Ara dari sisi mana pun


"Ara kamu di mana sih? jangan bikin aku khawatir dong" Axal bermonolog sendiri


"Putar balik kali ya?" Tanya pada dirinya sendiri


"Iya lah, putar balik, masa jalan terus?" Pertanyaan di jawab nya sendiri juga


"Ra, di mana sih?" Tanya Axal kepada dirinya sendiri, karena gak ada kan orang yang bersamanya


"Akh, ini gara-gara gue. Kenapa juga sih pake lari segala, kan Ara nya gak ada" Ucap Axal menyalahkan dirinya sendiri


"Akh, bodoh-bodoh" Ucapnya sambil memukul-mukul kepala


"Ara, dimana sih? Jangan sembunyi dong, jangan buat aku khawatir" Ucap Axal, dia benar-benar mengkhawatirkan Ara.


"Kalau Ara sampai kenapa-kenapa, gue gak bakal maafin diri gue sendiri" Axal masih tak berhenti menyalahkan dirinya sendiri


Sedangkan di bagian lainnya mall, ada Wanita Cantik yang sedang berjalan sendiri dengan kesal.


"Akh, bete-bete-bete" Ucap nya kesal


"Ngeselin banget sih Axal" Gerutu Ara


Ya, wanita cantik itu adalah Ara, dia sedang kesal dengan Axal.


"Bukkk" Saking kesalnya, dia tak melihat jalan dan akhirnya menabrak orang


"Auuww" Ringis Ara


"Woh, kalau jalan tuh pake mata dong" Ucap orang itu sambil membentak


"Mana ada jalan pake mata? Jalan tuh pake kaki Bego" Ucap Ara tak kalah membentak


"Berani ya Loo sama gue" Ucapnya sambil menyeringai dan mencengkeram kuat rahang Ara


"Lepasin" Bentak Ara


"Gue lepasin, tapi Loo harus temani gue bobok" Ucapnya sambil menyeringai


"Cih" Ara meludah


"Loo kira gue apaan? Tanya Ara marah


"Woy Banci, beraninya sama perempuan" Teriak orang dari arah belakang


"Axal" Batin Ara


Yah, dia Axal. Dia melihat Ara yang sedang di cengkeram oleh laki-laki yang gak sengaja dia tabrak


"Wih, ada pahlawan kesiangan nih" Ucapnya sambil tersenyum sinis


"Yo'i Bro" Ucap jawanya... Ya, dia tak sendirian, tapi dia bersama temannya


"Loo apain cewek guwa? Bentak Axal marah


"Kalem Bro, punya cewek cantik gini, bagi-bagi lah" Ucap nya kurang ajar


"Buk" Axal yang sudah merah padam langsung mengarah Bogeman nya ke arah pria yang macam-macam sama Ara tadi, dan terjadilah baku hantam...Hehehe


"Guys, cabut" Ucap laki-laki yang mengganggu Ara kepada teman-temannya, dan mera segera meninggalkan Ara dan Axal...


"Kamu gak papa Ra?" Tanya Axal khawatir sambil menangkup pipi Ara


"Gak Papa kok" Jawab Ara lirih


"Ada yang juga gak?" Tanya Axal lagi masih khawatir


"I'm fine, you don't have to worry." Ucap Ara sambil melepaskan tangan Axal


"Ra, aku minta maaf. Harusnya aku gak lari tadi" Ucap Axal merasa bersalah


"Udah, gak usah di bahas. Aku capek, mau pulang" Ucap Ara dingin, karena dia benar-benar syok dengan apa yang orang tadi lakukan, dia hampir *******kan Ara


"Ra, jangan gini dong. Aku benar-benar minta maaf" Ucap Axal sambil memegang kedua bahu Ara


"it's ok" Singkat Ara


"Aku pulang" Pamit Ara sambil meninggal Axal


"Ra, tunggu. Aku antar ya" Mohon Axal


"Mmm" singkat Ara dengan dingin


"Ara pasti marah banget ama guwa" Batin Axal frustasi


"Maafin aku Ra" Axal ingin mengatakan itu, sayang nya dia tak bisa, karena dia yakin Ara tak akan bisa memaafkan nya


Lebay gak sih Ara nya, salah sendiri gak ngejar Axal, ketemu deh orang gak bener...Hehehe








To Be Continued


Sampai sini dulu ya reader up nya😊😊😘😘


Maaf ya reader kesayangan, author baru up lagi. Maaf juga kalau misalnya ceritanya gak nyambung 🙏🏻