ALIRA

ALIRA
episode 87



Reyhan yang mendengar Johan sudah selesai dengan tugas nya langsung kembali mencabut benda tadi yang di tancapkan di laptop milik Rizki, kemudian kembali ke posisi semula dan sikap yang biasa aja seolah olah tidak bergerak sama sekali dari tempat duduk nya.


Tak lama kemudian Rizki kembali menemui Reyhan.


"Mr.Rama, sorry for the long wait(pak Rama, maaf menunggu lama)"ucap Rizki


"No problem Mr.Rizki (tidak masalah pak rizki)"ucap Rama


"Before that, I'm sorry, Mr. Rizki, I have to go back now because my wife is in the hospital. I have to go there now.sebekum nya saya minta maaf pak Rizki,saya harus kembali sekarang karena istri saya lagi berada di rumah sakit saya harus ke sana sekarang)"ucap Reyhan beralasan supaya dia cepat cepat pergi dari sana.


"All right, Mr. Rama, please later I will contact you about our cooperation (baiklah pak Rama,silahkan nanti saya akan menghubungi anda tentang kerjasama kita)"ucap Rizki


"Thank you for your time, Mr. Rizki, then I'll say goodbye first, sir (terima kasih atas waktu nya pak Rizki,kalau begitu saya pamit lebih dulu ya pak)"ucap pak Rama yang tak lain adalah Reyhan lalu berjabat tangan dengan Rizki.


"Yes, please (iya silahkan)"ucap Rizki mempersilahkan Reyhan untuk pergi dari perusahaan nya.


Reyhan segera pergi keluar untuk menemui Johan yang sedang menunggu di parkiran,Johan hanya menyamar sebagai asisten pak Rama dan membobol data data dari laptop Rizki.


"Akhirnya gue keluar juga dari tempat itu,sudah muak gue liat muka nya yang seolah olah tanpa dosa,pengen gue gantung tu kepala nya"ucap Reyhan emosi.


"Emosi bang?"ucap Johan meledek


"Diem lo"ucap Reyhan


"Udah tenang aja,semua data data nya sudah kita pegang tinggal satu klik sudah selesai"ucap Johan menenangkan Reyhan.


"Hemm"jawab Reyhan


"Apa rencana selanjutnya?"tanya Johan


"Nanti kita bicarakan di hotel aja,di sini sedikit tidak aman"ucap Reyhan


"Okey"ucap Johan kemudian menancap gas nya dan pergi dari perusahaan Galaxy kembali menuju ke hotel.


Beberapa menit kemudian mereka berdua sudah sampai di hotel,kali ini mereka bahas rencana selanjut nya di kamar Reyhan.


"Gue pengen mereka berdua ngerasain gimana rasa nya di khianati dan kehilangan begitu banyak uang"ucap Reyhan


"Kenapa nggak lo bunuh aja sekalian si?"ucap Johan yang juga kesel bahkan sangat kesel dengan perbuatan Gita dan juga Rizki si makhluk biadab.


"Ingat dosa Jon, istighfar"ucap Reyhan


"Astaghfirullah halazim"ucap Johan setelah tarik nafas yang panjang untuk meredakan emosi nya.


"Kita pulang aja sekarang"ucap Reyhan


"Lah,lah terus ini gimana rencana selanjutnya"ucap Johan


"Rencana apa?ini semua sudah selesai"ucap Reyhan


"Gue cuma mau ngambil apa yang menjadi hak gue,sekarang udah kan?"ucap Reyhan yang di balas anggukan kepala oleh Johan.


"Ya udah ayo pulang"ucap Reyhan yang kemudian langsung mengemasi barang-barang nya.


"Gue belum pesan pesawat loh Rey"ucap Johan


"Udah tenang aja,cepat lo beres beres kalau nggak gue tinggal nih biar sekalian jadi gelandangan di sini"ucap Reyhan menyuruh Johan untuk mengemasi semua barang barang nya.


"Iya iya"ucap Johan kemudian keluar dari kamar Reyhan


-


-


-


-


-


-


di komen and like yaaaaaa🌹🌹🌹🌹🌹🌹