
"Maaf saya nggak sengaja"ucap Alira sambil melap i baju milik Alga dengan tisu tadi kebetulan Alira membawa sehelai tisu,Alira tidak sadar bahwa orang yang di tabrak dan di tumpah i es jeruk ialah Alga.
Sedangkan Alga yang ketumpahan es jeruk hanya diam saja tidak marah marah karena belum tahu bahwa yang menumpahkan nya yaitu Alira,hal gini lah yang di hindari oleh Alga sehingga dia jarang ke kantin hampir tidak pernah malah.
"Aduhh,,,kenapa bisa nabrak orang si gue"ucap Alira dalam batin nya
Setelah Alira selesai melap i baju milik Alga kemudian mendongak ke atas melihat wajah Alga yang lebih tinggi dari Alira orang yang Alira tumpah i dengan es jeruk nya.
"Whatt?"ucap Alira
"Whatt?"ucap Alga yang tak sengaja ber ucap barengan karena kaget mereka bisa bertemu lagi dengan keadaan yang sama tapi kali ini Alira lah menumpahkan minuman pada Alga.
Sedangkan Vega dan Citra yang melihat Alira menumpah kan minuman nya pada Alga mereka sontak langsung kaget dengan mulut yang terbuka dan juga mata nya yang melotot.
"Habis sudah kau Alira"ucap Vega dengan sangat pelan hingga nyaris tidak terdengar
"Lo sengaja numpahin minuman lo ke gue?mau balas dendam sama gue?"ucap Alga pada Alira
"Maksud lo apa nuduh nuduh ke gitu"ucap Alira yang tidak terima di tuduh
"Terus namanya apa kalau nggak bales dendam,Hem?"ucap Alga
"Ni orang ngeselin ya"batin Alira
"Gue gak sengaja"balas Alira
"Sengaja atau nggak sengaja tetap sama aja"ucap Alga yang semakin membuat Alira semakin kesal
"Lo mau gue bales dendam?"ucap Alira dengan tatapan yang tidak di mengerti dengan Alga
"Ngapain dia natap gue kayak gitu dah"batin Alga
Setelah Alga ngebatin Alira tak di sangka sangka Alira menyiram semua minuman nya yang tersisa ke tubuh Alga.
"Byurr"suara minuman yang di siram ke tubuh Alga
"Prak"suara gelas yang di taruh Alira di meja dengan kasar setelah semua air yang tersisa di dalam gelas di siram ke tubuh Alga
Alga yang mendapat i perlakuan Alira ingin memaki nya namun Alira sudah berkata terlebih dahulu sebelum Alga memaki nya.
"Oh ya gue lupa anggap saja kita impas dan soal buku gue yang rusak nggak usah lo ganti,gue nggak mau nerima buku dari seorang penuduh"ucap Alira lagi tepat di samping Alga sebelum Alira pergi meninggalkan kantin.
Alga hanya diam saja dengan apa yang di katakan oleh Alira setelah Alira pergi dari kantin Alga juga pergi dari kantin untuk membersihkan pakaian nya.
Sedangkan mahasiswa yang melihat kejadian antara Alira dan Alga mereka kaget dengan keberanian Alira karena selama ini tidak ada yang berani dengan Alga karena Alga termasuk orang yang cukup kejam.
"Baru kali ini gue ngelihat ada yang berani sama kak Alga"ucap salah satu mahasiswa yang masih duduk di kantin
"Iya gue juga,keren banget tu tadi"ucap teman nya
"Apalagi tadi itu Maba (mahasiswa baru)"saut temen nya satu lagi
"Iya,yang tadi pagi pake motor sport juga itu loh"jelas teman nya
"Wow keren keren"balas nya,Begitulah kura kira tanggapan mahasiswa lain nya yang masih berada di kantin.
Vega dan Citra yang melihat Alira pergi mereka juga langsung pergi menyusul Alira.
"Ayo cit susul in Alira"ucap Vega narik tangan Citra
"Bentar ah ini nanggung"ucap citra sambil menghabiskan es jeruk nya
"Udah ah ayo cepat,keburu Alira pergi jauh"ucap Vega lalu menarik tangan Citra dengan paksa
"Iya iya ah"ucap Citra pasrah dengan tangan nya yang di tarik tarik oleh Vega
Vega segera pergi sambil masih menarik tangan Citra kemudian menatap Citra supaya dia bisa cepat jalan nya tapi ternyata Citra masih membawa gelas sambil meminum nya.
"CITRAAA!"ucap Vega dengan keras dengan sedikit berteriak sontak citra langsung kaget
"Lo mau ikut gue nggak kalau nggak mau ya udah makan noh gelas nya sampai habis"ucap Vega dengan kesal kemudian melepaskan tangan Citra dan langsung pergi.
Citra yang mendapat i Vega langsung pergi kemudian langsung menaruh gelas nya di atas meja dan pergi cepat menyusul Vega.
"Veg tungguin gue"teriak Citra sambil berlari mengejar Vega