
"Gimana rasa nya"tanya Alira antusias
"Nggak buruk"jawab Reyhan setelah mencicipi makanan nya
"Kalau nggak enak nggak usah di makan deh"ucap Alira sedikit sedih
"Kata siapa nggak enak?"tanya Reyhan yang begitu melihat wajah Alira yang sedikit sedih
"Lo lah,siapa lagi"jawab Alira
"Nggak gue tadi bilang nggak buruk itu bukan berarti makanan nya gak enak Alira adikku sayang"jelas Reyhan
"Dihhh"balas Alira
"Kak lo semalaman nggak tidur ya?"tanya Alira ketika dia melihat mata Reyhan yang seperti mata panda.
"Gue tidur kok"ucap Reyhan mengelak
"Nggk mungkin si"balas Alira
"Maksud nya nggak mungkin itu apa?"tanya Reyhan
"Itu mata lo kaya mata panda tau"jawab Alira
"Mana mana,nggak ah"balas Reyhan sambil meraba-raba mata nya
"Hadeh,,,mata panda ko di raba,ya nggak bisa lah minimal pake cermin spion lah ya"ucap Alira menyindir Reyhan
"Tau ah bodo amat,mending gue lanjutmakan aja daripada ngeladenin lo"ucap Reyhan kemudian ia kembali memakan makanan nya.
Saat Reyhan tengah asik makan tiba-tiba ada orang yang ngetuk-ngetuk pintu.
"Tok,,, tok,,, tok,,, tok"suara pintu di ketuk
"Siapa sih,ganggu orang makan aja"ucap Reyhan kesal,Alira yang melihat Reyhan kesal ia ber inisiatif untuk membuka kan pintu.
"Biar gue aja yang buka in pintu nya"ucap Alira kemudian langsung berdiri dari tempat duduk nya.
Alira berjalan menuju dimana pintu di ketuk oleh seseorang lalu membuka nya,terlihat seorang perempuan berdiri tepat di depan pintu, seseorang itu adalah Karin.
"Kak Karin"panggil Alira terkejut bersama an dengan Karin yang juga memanggil Alira
"Alira"ucap Karin terkejut juga
"Silahkan masuk kak"ucap Alira mempersilahkan Karin untuk masuk ke ruangan nya Reyhan,Karin langsung masuk ke dalam ketika Alira menyuruh nya masuk.
"Ada apa ke sini?"tanya Reyhan pada Karin
"Ini pak,saya sudah menyelesaikan proposal proyek yang bapak ingin kan hari ini"jawab Karin sambil menyerahkan berkas yang di bawakan oleh Karin.
"Loh kak Karin kerja di sini?"tanya Alira ketika mendengar Karin memanggil Reyhan dengan sebutan bapak.
"Oooo"
Reyhan meletakkan makanan nya kemudian mengambil berkas yang di serah kan Karin
"Kak sini duduk,Alira bawa bekal makan siang nih ayo makan bersama"ucap Alira mengajak Karin untuk makan bersama
"Nggak usah Al"tolak Karin
"Ini masih banyak lo kak"ucap Alira sambil menata kembali bekal nya
"Eh Al,bukan nya ni bekal lo bawain buat gue ya?"tanya Reyhan
"Iya emang kenapa?ini masih banyak toh nggak mungkin lo habiskan semua nya daripada mubazir mending kak Karin ajak makan juga"jawab Alira
"Ishhhh"desis Reyhan
"Nggak usah Al,kakak mau lanjut kerja aja"ucap Karin
"Baik pak saya permisi dulu"lanjut Karin kemudian membalikkan badan mau pergi dari ruangan Reyhan
"Tunggu,ini udah mau waktunya jam makan siang,lo makan ini aja sama gue"ucap Reyhan saat Karin ingin melangkah pergi,seketika Karin langsung membalikkan badan.
"Nggak usah Rey,gue bisa makan di kantin kok itu kan makanan lo"ucap Karin yang masih menolak
"Atasan lo siapa?"tanya Reyhan pada Karin
"Lo lah"jawab Karin spontan
"Harus nya karyawan nurut dong apa yang di perintahkan sama atasan nya"ucap Reyhan lagi
"Iya"balas Karin
"Ya udah lo harus nurut sama gue,gue bilang makan di sini ya makan di sini nggak boleh di luar, titik"ucap Reyhan gregetan
Karin hanya melihat Reyhan dengan malas,kemudian duduk di samping Alira.Karin hanya duduk saja tanpa niat mau mengambil makanan nya.
"Eh lo di sini gue suruh makan bukan duduk duduk doang kalau duduk ma gue bisa nyuruh duduk lo di depan sama satpam"ucap Reyhan saat melihat Karin yang hanya duduk duduk saja tanpa amau mengambil makanan nya.
"Ya iya ah galak amat"ucap Karin kemudian mengambil makanan di atas meja lalu memakannya.
Mereka berdua menikmati makanan nya, tiba-tiba Alira mempunyai ide untuk memotret mereka berdua lalu Alira berdiri dari duduknya.
"Kak Alira mau lewat,geser ke sini dong"ucap Alira menyuruh Karin untuk geser ke arah Reyhan,Karin hanya menuruti nya saja.
"Kak"panggil Alira saat mereka makan pun spontan mereka berdua menoleh di saat itu juga Alira pun langsung memotret mereka berdua.
"Hapus nggak itu foto"ucap Reyhan
"Nggak mau,udah ya gue mau pulang dulu nanti kalau kakak pulang jangan lupa di bawa tuh wadah bekal nya kalau nggak ya udah nanti rasakan aja amukan momy"ucap Alira kemudian melambaikan tangan nya dan keluar dari ruangan Reyhan.