
Alira merasa dunia nya hancur ketika mengetahui bahwa ibu dan ayah nya sudah meninggal bahkan adik nya pun tidak berusaha memberitahu nya,meskipun Alira di usir dari rumah Alira tidak pernah benci dengan ibu dan ayah nya.
Bu Tina membiarkan Alira menangis di pelukan nya hingga akhir nya tertidur karena kelelahan menangis.
"Alga boleh minta tolong bawa Alira ke kamar nya nak?"ucap Bu Tina meminta tolong pada Alga untuk membopong Alira ke kamar nya,karena Reyhan belum pulang hanya Alga satu satu nya pria di rumah.
"Iya Bu"jawab Alga kemudian langsung membopongnya Alira yang tengah tertidur menuju ke kamar nya.
Setelah Alga membawa Alira ke kamar nya langsung keluar menemui Bu tina untuk berpamitan pulang "Bu Alga pulang dulu ya,nanti kalau ada apa apa langsung hubungi Alga"ucap Alga
"Iya nak makasih banyak ya"ucap Bu Tina berterimakasih atas semua bantuan Alga pada Alira
"Iya Bu sama sama, Alga pulang dulu ya"ucap Alga kemudian mencium tangan Bu Tina dan bergegas pergi
Alga tidak langsung pulang ke rumah nya melainkan pergi ke rumah Alira yang tadi pagi di kunjungi nya bersama Alira,alga berencana mencari tahu sendiri tentang keberadaan makam ayah dan ibu nya Alira.
Alga akan mencoba bertanya pada tetangga tetangga Alira dulu siapa tau ada yang tau tentang keberadaan makam ayah dan ibu nya Alira, Alga sudah mendatangi beberapa rumah namun belum ada yang tau makam ayah dan ibu Alira.
"Ini rumah terkahir yang dekat dengan rumah Alira semoga dapat informasi nya"ucap alga sebelum mengetuk pintu rumah tetangga Alira
"Tok,,,tok,,,tok"suara ketukan pintu yang di ketuk oleh Alga
"Permisi"ucap Alga,Tak butuh waktu lama pintu tersebut langsung di buka oleh seseorang pemilik rumah itu.
"Ada apa ya mas?"ucap bapak bapak yang punya rumah
"Saya mau tanya pak"ucap Alga
"Iya mas silahkan"ucap bapak nya
"Bapak kenal sama pemilik rumah itu pak?"ucap Alga sambil menuding rumah Alira
"Oh,,,yang mas maksud pemilik rumah sebelum nya"ucap bapak nya yang tau maksud Alga
"Iya pak"ucap Alga sambil tersenyum karena bapak nya tahu maksud Alga
"Pak Riyan sama Bu indah mas beliau udah meninggal tinggal anak bungsu nya,tapi rumah nya malah di jual oleh anak bungsu nya itu,setahu saya pak Riyan dan Bu indah juga mempunyai anak sulung tapi waktu pak Riyan dan Bu indah meninggal tidak dateng,saya tanya sama adik nya katanya kakak nya nggak peduli dan nggak mau Dateng ke pemakaman ayah dan ibu nya"jelas bapak nya yang panjang lebar.
"Gila si adik nya kalau ngarang cerita"batin Alga ketika mendengar cerita bapak itu
"Kalau boleh tau beliau di makam kan di mana ya pak?"ucap Alga
"Di makam kan di pemakaman belakang komplek mas,makam nya berada di sebelah kiri seingat saya di situ"jawab bapak nya
"Baiklah pak terima kasih banyak atas informasi nya"ucap Alga sangat berterima kasih pada bapak itu
Alga bergegas pergi ke makam belakang komplek yang di maksud bapak itu, Alga ke sana untuk memastikan apa benar makam ayah dan ibu nya Alira ada di sana atau tidak.dan ternyata memang ada makam yang bernama pak Riyan dan juga Bu indah yang bersebelahan, Alga sangat lega dengan begitu besok Alga bisa bawa Alira ke sini untuk mengunjungi makam ayah dan ibu nya Alira.
**~~~~**
Keesokan hari nya kini Alga sudah berada di rumah Bu Tina ingin mengajak Alira untuk berkunjung ke makam ayah dan ibu nya Alira,sebelum nya Alga memang tidak memberitahu Alira lewat pesan ataupum telpon bahwa Alga sudah menemukan makam ayah dan ibu nya Alira. Alga ingin memberitahu Alira secara langsung dan mengajak nya pergi ke pemakaman belakang komplek rumah Alira yang dulu.
"Boleh Bu,mana sarapan nya"ucap Alga,kemudian Bu Tina segera menyiapkan sarapan untuk Alira.
Alga pergi naik ke kamar Alira sambil membawa nampan yang berisi nasi,lauk pauk dan juga susu putih.
"Tok,,,tok,,,tok"suara ketukan pintu yang di ketuk oleh Alga
"Ra,ini gue Alga gue langsung masuk aja ya"ucap Alga yang meminta ijin langsung masuk ke kamar Alira,namun tidak ada jawaban dari Alira Alga tidak berpikir panjang langsung masuk ke dlama kamar Alira yang kebetulan memang tidak di kunci.
Alga masuk ke dalam kamar nya Alira mendapat i bahwa Alira melamun di samping jendela dengan mata sembab nya, Alga langsung meletakkan nampan yang di bawanya ke atas nakas samping tempat tidur Alira.
Setelah meletakkan nampan nya Alga langsung menghampiri Alira "Ra sarapan dulu gih"ucap Alga lagi lagi Alira tidak menjawab nya.
"Huft"Alga menghela nafas nya
"Gue udah nemuin makam ayah dan ibu lo,lo mau ke sana atau nggak"ucap Alga, Alira langsung menoleh saat mendengar ucapan Alga
"Beneran ga?"ucap Alira dengan sedikit seneng
Alga mengangguk an kepala "tapi lo harus makan dulu,kalau lo nggak mau makan nggak usah pergi gue pulang aja "ucap Alga dengan sedikit ancaman suapaya Alira mau makan sarapan nya,Alga langsung membalikkan badan pura pura untuk pergi Alira yang melihat Alga ingin pergi langsung mencegah nya.
"Iya gue makan"ucap Alira kemudian bangkit dari duduk nya mengambil nampan yang berisi sarapan nya yang di bawa kan oleh Alga tadi.
"Good girl"ucap Alga,Alga menemani Alira makan di pinggir jendela sampai selesai
"Udah"ucap Alira yang sudah menyelesaikan makan nya
"Ayo pergi"ucap Alira yang pengen buru buru pergi
"Lo mau ke makam ayah ibu lo dengan bentukan yang kaya begini?minimal mandi lah"ucap Alga
"Ye gue mandi dulu,tunggu in ya awas kalau lo pergi"ucap Alira yang takut di tinggal Alga,masalah nya kalau Alga pergi nanti Alira nggak bisa ke makam ayah ibu nya.
"Iya ya bawel,cepet kalau lama gue tingga beneran"ucap Alga yang greget dengan Alira yang cerewet
Alira bergegas pergi ke kamar mandi nya sedangkan Alga menunggu Alira selesai mandi sambil menikmati pemandangan di luar jendela.
-
-
-
-
-
like and komen nya yang banyak ya guys🙏❤️