
Alga menelpon mama Lena terlebih dahulu "assalamualaikum ma,ma Alira pingsan ini lagi berada di rumah sakit"ucap Alga memberitahu mama Lena
"Nanti Alga ceritakan semua,tapi Alira nggak papa kok ma kata dokter hanya syok saja"ucap Alga
"Mama nggak usah ke sini,nanti kalau Alira sudah sadar bisa langsung pulang kok"ucap alga lagi
"Minta tolong kabarin Bu Tina juga ya ma, Alga mau nemenin Alira dulu, assalamualaikum "ucap Alga kemudian langsung mematikan ponsel nya.
Setelah selesai menelpon mama Lena Alga kembali menaruh ponselnya ke saku celana nya,kemudian langsung masuk ke kamar Alira untuk menemani Alira.
"Ra,hati gue sakit ngeliat lo nangis kaya tadi,entah perasaan macam apa ini tapi gue janji bakal jagain lo apapun yang terjadi Ra"batin Alga sambil melihat wajah pucat Alira yang masih belum sadar.
Beberapa saat kemudian Alga melihat mata Alira yang bergerak gerak, Alga merasa senang pasti Alira sudah mulai sadar dan benar saja Alira memanggil nama nya "ga"ucap Alira dengan nada bicara yang sangat lemas.
"Iya Ra gue di sini,jangan merasa sendiri ya gue sekarang ada sama lo"ucap Alga menenangkan Alira,Alira yang mendengar nya langsung tersenyum pada Alga.
"Gue mau pulang aja,pasti orang rumah pada khawatir ga"ucap Alira lalu berusah bangun dari tidur nya namun Alga langsung mencegah nya.
"Lo istirahat dulu nggak usah banyak gerak nanti sore kita pulang"ucap Alga menyuruh Alira untuk istirahat.
"Tapi ga,,,,,"ucap Alira yang terpotong oleh Alga
"Nggak ada tapi tapi an,harus nurut"ucap Alga yang langsung memotong pembicaraan Alira,Alira hanya bisa menuruti perkataan Alga lagipula dia juga ingin sediri dulu untuk menenangkan diri nya dari kabar yang di berikan perempuan yang ada di rumah ibu ayah nya.
"Gue tinggal dulu ya,nggak papa kan sendiri di sini?"ucap Alga ingin pergi keluar sebentar Alira hanya menganggukan kepalanya lalu Alga segera pergi keluar kamar Alira untuk menelpon seseorang.
Satu jam kemudian Alga kembali dengan membawa tentengan kresek di kedua tangan nya ntah apa itu isi nya.
"Ra makan dulu ya habis itu pulang"ucap Alga kemudian membuka isi yang ada di kresek yang di tenteng nya tadi.
"Gue nggak nafsu ga"ucap Alira dengan tatapan kosong nya
"Lo belum makan dari tadi pagi kan?Lo harus makan Ra,gue nggak mau kalau lo sakit lo mau di sini terus?"ucap Alga yang khawatir dengan Alira karena nggak mau makan.
"Makan ya"ucap Alga membujuk nya lalu Alira hanya menganggukan kepala,Alga langsung menyuapi Alira dengan telaten sampai makanan nya tak tersisa.
Sesuai kata Alga tadi setelah makan Alira langsung pulang dari rumah sakit,di perjalanan Alira hanya diam saja tidak bicara satu kata pun,ia hanya melihat keluar jendela.
Sesampai nya di rumah Bu Tina dan Karin sudah menunggu nya di depan pintu rumah karena tadi Alga sudah menelpon Bu Tina kalau sore ini Alira langsung pulang.
Alga langsung turun dari mobil nya kemudian membuka kan pintu mobil untuk Alira ,menggandeng nya juga menuju ke dalam rumah Bu Tina.
Alira yang di peluk Bu Tina seketika tangis nya langsung pecah ia tidak bisa menahan nya lagi "hiks,,,,hiks,,,hiks,,,momy Alira anak durhaka"ucap Alira di sela sela tangisan nya
"Kamu nggak boleh ngomong gitu sayang,ini bukan salah kamu"ucap Bu Tina berusaha menenangkan Alira
"Hiks,,,hiks,,,, hiks"tangis Alira lagi tanpa henti Bu Tina yang merasakan Alira masih menangis langsung membawa nya masuk ke dlama rumah.
"Bibi tolong bawain teh anget ya"ucap Bu Tina
"Baik Bu"jawab bibi kemudian langsung pergi ke dapur untuk membuat kan teh anget buat Alira
"Momy Alira pengen ke makam ibu dan ayah,hiks,,,hiks,,, hiks"ucap Alira masih dengan tangisan nya
"Iya nanti kita cari makam ibu dan ayah ya,pasti di makam kan di sekitar rumah kamu sayang"ucap Bu Tina
Alira merasa dunia nya hancur ketika mengetahui bahwa ibu dan ayah nya sudah meninggal bahkan adik nya pun tidak berusaha memberitahu nya,meskipun Alira di usir dari rumah Alira tidak pernah benci dengan ibu dan ayah nya.
Bu Tina membiarkan Alira menangis di pelukan nya hingga akhir nya tertidur karena kelelahan menangis.
"Alga boleh minta tolong bawa Alira ke kamar nya nak?"ucap Bu Tina meminta tolong pada Alga untuk membopong Alira ke kamar nya,karena Reyhan belum pulang hanya Alga satu satu nya pria di rumah.
"Iya Bu"jawab Alga kemudian langsung membopongnya Alira yang tengah tertidur menuju ke kamar nya.
-
-
-
-
-
-
-
like and komen nya yang bnyak ya guyss❤️🙏