ALIRA

ALIRA
episode 119



"Lo ternyata jahat ya"ucap Alira yang tidak habis pikir dengan Alga


"Hehehe maaf"ucap alga sambil memegang kedua kuping nya seperti anak kecil


"Bukan gue orang pertama yang tau kalau lo sadar"ucap Alira yang mulai ber dramatis


"Elo Alira emang siapa lagi"ucap Alga ketika Alira tidak percaya pada Alga


"Nyata nya dokter duluan yang tau"ucap Alira


"Astaghfirullah, Alira"ucap Alga


"Yaudah lah penting lo sudah sadar,makan ya gue suapin"ucap Alira menyuruh Alga untuk makan.


"Nggak nafsu"ucap alga yang tidak mau makan


"Ayo lah ga,lo baru sadar masa iya nggak mau makan"ucap Alira


"Gue mau makan tapi peluk dulu,yang lama tapi ya"ucap alga yang mulai modus


"Modus"ucap Alira,tapi Alira tetap memeluk Alga Alira juga kangen sama Alga


Kini mereka tengah saling berpelukan dengan sangat erat melepaskan kerinduan satu sama lain dan kedua nya sangat menikmati nya,alga mengelus pucuk rambut Alira dan juga mencium i kening Alira.


"Kog lo bau si Ra"ucap Alga yang udah mulai iseng,Alira langsung melepas kan pelukan nya dengan kasar ketika alga berbicara seperti itu.


"Masa bau si,ya maklum gue belum mandi 2 hari hehehe"ucap Alira


"Cantik cantik tapi nggak mandi"ucap alga mengejek


"Ngaca ya Baginda raja"ucap Alira


"Gue wangi kog,bahkan ketek gue juga masih wangi,kalau nggak percaya sini cium"ucap alga yang mulai mengerjai Alira.


"Ogah"ucap Alira


"Cepat buru makan,kalau nggak gue tinggal nih"ucap Alira mengancam


"Aduh,,,duh"ucap Alga mengerang kesakitan sambil memegangi kening nya yang berbalut perban


"Kenapa ga?gue panggil in dokter ya"ucap Alira panik saat mendengar alga kesakitan


"Ash,,,nggak usah Al kayak nya gue butuh istirahat aja deh,temenin gue ya"ucap Alga


"Iya ini gue temenin"ucap Alira


"Maksud gue lo temenin gue tidur di atas sini"ucap Alga sambil menepuk brankar rumah sakit yang sedang di tempat i nya.


"Emang muat?"ucap Alira yang melihat brankar nya yang tidak terlalu besar


"Muat lah,udah sini"ucap Alga sambil sedikit menggeser tubuh nya


"Tapi lo harus makan ga"ucap Alira


"Iya nanti gue makan,tapi gue mau istirahat dulu kepala gue pusing banget Al rasa nya kayak mau copot"ucap Alga


"Yaudah copot aja"jawab Alira enteng


"Mana bisa"ucap Alga heran dengan jawaban Alira


"Kan tadi lo bilang kayak mau copot,yaudah copot aja kan gue nggak salah"ucap Alira yang tidak masuk akal


"Dahlah Al,pusing gue"ucap Alga kemudian merebahkan diri nya


"Ini jadi nggak?"tanya Alira


"Apa nya?"ucap Alga yang pura pura tidak mengerti


"Ishhh,jadi nggak itu nya?"ucap Alira yang tidak jelas


"Itu nya apa Al,ngomong yang jelas dong"ucap Alga


"Jadi nggak gue temenin lo tidur"ucap Alira sedikit kesal karena Alga tidak peka apa yang di katakan nya dari tadi


"Nah gitu yang jelas ngomong nya,ya jadi lah sini cepat"ucap Alga sambil menepuk tepat di samping nya.


"Giman cara naik nya Alga"ucap Alira yang bingung cara naik nya,karena brankar Alga ada pembatas nya


"Yang bener dong ah"ucap Alira


"Tinggal kamu pencet tombol nya di ujung trus di turun kan bisa Alira"ucap Alga kesel


"Oh iya lupa"jawab Alira,kemudian Alira melakukan apa yang di katakan oleh Alga lalu tidur di samping Alga


"Sempit banget ga"ucap Alira yang merasa tubuh nya tidak bisa di gerakkan


"Jangan banyak gerak ntar lo jatuh"ucap alga yang merasakan Alira berusaha untuk gerak gerak


"Ini sempit banget,tadi katanya muat ini mah nggak muat Alga"ucap Alira


"Muat Ra,kalau lo nggak banyak gerak coba Lo anteng deh"ucap Alga


"Sama aja,gue jadi nggak bisa nafas ga"ucap Alira yang mencoba untuk diam,Mereka ini posisi nya saling terlentang makanya tidak muat


"Kayak nya kita berdua salah posisi deh Ra"ucap Alga


"Ya terus gimana posisi yang bener?"tanya Alira


"Lo harus nya miring ke sana"ucap Alga kemudian Alira hanya menuruti nya saja,sedangkan Alga juga ikut miring sama seperti Alira,alga meletakkan tangan nya di lingkar perut nya Alira.


Hingga kini mereka berdua posisi nya seperti alga memeluk Alira.


"Ga jantung gue kayak mau copot kalau posisi nya kaya gini"batin Alira ketika merasakan tangan alga ada di lingkar perut nya.


"Ga"panggil Alira


"Hemm"jawab Alga


"Apa jangan jangan lo modus ya?"ucap Alira


"Mana ada,ini posisi ternyaman gue Ra gue mohon jangan pergi ya,temenin gue"ucap Alga yang memang awal nya hanya modus tapi kini Alga merasakan bahwa diri nya sangat nyaman dengan posisi sekarang.


Setelah Alira mendengar ucapan Alga tadi Alira langsung membalikkan tubuh nya menghadap Alga.


"Ada apa?lo nggak nyaman ya?"tanya Alga


"Iya,gue lebih nyaman dengan posisi kaya gini"ucap Alira sambil menatap Alga, Alga tersenyum menanggapi jawaban Alira.


Posisi mereka kini saling berpelukan,alga mencium i rambut milik Alira sedangkan Alira minikmati dada bidang milik Alga hingga mereka berdua tertidur pulas.



kurang lebih kaya gitu ya ges posisi nya bayangkan mereka berdua yang sakit,sama sama menggunakan baju rumah sakit🙏


Saat mereka tengah tertidur Bu Tina dan juga mama Lena masuk ke dalam ruangan Alga,karena dokte memberitahukan bahwa Alga sudah sadar dari tadi malam dan akan di pindahkan ke ruangan biasa.


"Ya Allah pemandangan yang sangat romantis"ucap Bu Tina ketika mendapat i Alga dan Alira tengah tidur berpelukan di atas brankar yang di bilang cukup sempit bagi Bu Tina.


"Udah sus,jangan di bangun kan pindah aja langsung ke ruangan biarkan mereka tidur berpelukan"ucap mama Lena


"Baik Bu"ucap suster, kemudian suster dan dokter mengurus perpindahan kamar Alga


"Sus di pindah ke kamar Alira aja ya"ucap mama Lena


"Baik Bu"ucap suster


"Seperti nya mereka sudah mulai tumbuh rasa cinta jeng"ucap Bu Tina


"Iya jeng, nanti kita juga bakal cepet punya cucu deh"ucap mama Lena, kemudian Bu Tina dan mama Lena tertawa bersama.


Bu Tina dan mama Lena memutuskan untuk pulang,karena dokter sudah memberitahu kan bahwa kondisi Alga sudah membaik begitupun dengan Alira.


-


-


-


-


-


jangan lupa like and komen,kasih saran nya juga yaa❤️🥰