
"Assalamu'alaikum wr.wb, pertama-tama saya panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT dan tak lupa pula sholawat serta salam kepada nabi Muhammad Saw yang kita nantikan safa'at nya besok di hari akhir.jujur saya kaget dan tidak berekspektasi menjadi lulusan terbaik walaupun saya pengen tapi Alhamdulillah nya juga saya menjadi lulusan terbaik di tahun ini,makasih banyak buat temen-temen yang selalu support Alira,pesan saya selalu bersyukur apa yang kita dapat kan meskipun tidak memuaskan.
Wassalamu'alaikum wr.wb."ucap sambutan yang di berikan Alira pada semua orang.
Sedangkan di sisi lain ibu kandung Alira merasa sedih,kecewa dan senang.merasa sedih karena bukan dia yang mendampingi Alira di atas panggung,kecewa karena Alira sudah tidak lagi menganggap nya dan senang nya karena Alira menjadi lulusan terbaik di SMA Tunas Bangsa di tahun ini.
Orang-orang yang ada di aula pun pada heran dan kaget juga,masa iya sih Alira anak nya Bu Tina sedangkan yang sudah tau ibu kandung nya Alira juga bertanya-tanya kenapa wali Alira jadi Bu Tina padahal ibu kandung nya hadir di aula ini jadilah sedikit keributan pembicaraan di aula.bu Tina yang melihat ada keributan langsung mengambil mic yang di pegang oleh Alira.
"Selamat siang semua"ucap Bu Tina akhir nya angkat bicara
"Siang"jawab mereka semua
"Pasti kalian bingung kan kenapa saya yang menjadi wali Alira dan berdiri di panggung ini bersama Alira ,baik saya akan menjelaskan semua nya"ucap Bu Tina sambil menatap Alira dengan dalam
"Alira adalah sosok anak perempuan yang hebat dan juga kuat karena anak yang masih di bilang kecil ini sudah mengangkat beban berat di hidup nya,tapi sebelum nya mohon maaf saya tidak bisa ngejelasin semua masalah yang di derita oleh Alira karena itu juga termasuk privasi nya.jadi intinya saya mengangkat Alira menjadi putri saya karena dia merasa sendiri hidup di dunia ini padahal tidak,sehingga saya ingin mengangkat Alira menjadi putri saya dan kebetulan juga saya tidak punya anak perempuan,anak saya hanya satu laki-laki dia juga harus bekerja pagi sampai malam jadi saya di rumah kesepian walaupun ada bibi di rumah.dan pada suatu hari saya menemukan Alira tergeletak di pinggir jalan dia pingsan karena mempunyai penyakit hipotermia,tapi saya sangat senang karena Alira bisa bertahan,ya memang mungkin bukan buat saya Alira bertahan tapi ya tetap saja saya sangat bersyukur dengan semua itu, karena itu saya bisa mempunyai seorang anak perempuan yang membanggakan saat ini, terimakasih"jelas panjang lebar Bu Tina dan tak terasa air matanya menetes begitu juga dengan Alira yang ikut meneteskan air matanya, mereka berdua berpelukan di atas panggung dan di saksikan oleh banyak orang termasuk ibu kandung Alira juga.
Dina yang mendengarkan itu langsung iri dengan kakaknya kenapa kakaknya bisa seberuntung itu, kenapa tidak dengan dirinya.Dina berpikir kalau tau yang mengangkat Alira sebagai anak nya adalah orang kaya mending dia saja yang pergi dari rumah di waktu malam itu.
Setelah selesai dengan sambutan nya Alira dan Bu Tina langsung turun dari panggung dan kembali ke tempat duduk nya masing-masing.
"Lo keren Al,selamat ya"ucap Dara memberikan dua jempol untuk Alira
"Iya Al lo keren, selamat ya"timpal Aldo
"Emang ko sangat keren Al, selamat ya"ucap Andi kemudian
"Makasih ya,aaaaa jadi terharu"ucap Alira
"Gini,gimana kalau kalian nanti malam ke rumah gue kita barbeque an di rumah gue, itung-itung ngerayain hari wisuda kita"ucap Alira memberikan idea nya
"Boleh"ucap Dara
Sedangkan Aldo dan Andi hanya mengangguk an kepala tanda setuju-setuju saja
"Oke,deal ya gue tunggu di rumah"ucap Alira
Dara, Aldo dan Andi mengangguk an kepala
Mereka menyaksikan sisa-sisa acara dan penutupan.
Setelah acara wisuda selesai Alira dan Bu Tina segera pulang tapi sebelum pulang mereka pamitan dulu pada kepala sekolah dan sekaligus Bu Tina memperkenalkan bahwa Alira adalah Putri nya.
"Al kita ke studio foto dulu yuk,kita abadikan momen wisuda mu"ajak Bu Tina saat di dalam mobil ketika menuju perjalanan pulang
"Boleh Bu"ucap Alira
"Yaudah,ibu hubungi Rey dulu nanti dia suruh nyusul aja"ucap Bu Tina kemudian mengeluarkan ponsel nya untuk menghubungi Reyhan.
"Bu nanti malam temen-temen Alira,Alira undang untuk datang ke rumah mau ngerayain hari kelulusan ini dengan barbeque an di halaman rumah,boleh kan bu?"ucap Alira memberi tahu Bu Tina dan juga meminta izin.
"Boleh banget dong sayang"jawab Bu Tina
"Yeeee"ucap Alira bersorak seperti anak kecil
"Siap Bu"ucap Alira antusias
Setelah selesai ke studio foto Reyhan langsung kembali ke kantor nya karena dia harus menyelesaikan semua pekerjaan nya kalau tidak nanti dia bisa lembur sampai tengah malam dan malam ini Reyhan ingin ikut barbeque an juga di halaman rumah dengan temen-temen nya Alira dan mengajak Karin juga.
**
Pukul 18.00(setelah magrib)
"Bibi"panggil Alira ketika mencari bibi di dapur
"Iya non"jawab bibi Nimah menghampiri Alira
"Bi,tolong bantu Alira yuk nyiapin bahan-bahan untuk barbeque an di halaman rumah"ucap Alira meminta bantuan pada bibi Nimah
"Iya non bibi pasti bantu"ucap bibi Nimah
"Makasih bi"ucap Alira memeluk bibi Nimah
"Aduh non badan bibi bau"ucap bibi Nimah yang gak enak di peluk oleh anak majikan nya
"Kata siapa bi,nggak bau kok bibi Ngadi-ngadi aja ah"ucap Alira
"Bau tau non"ucap bibi sambil mencium badan nya
"Tapi memang nggak bau kok badan nya bibi nimah"ucap Alira lagi
"Yaudah non bibi ambil semua peralatan nya dulu ya buat barbeque an"ucap Bibi Nimah mengakhiri pembicaraan
"Siap bi"ucap Alira, kemudian pergi ke kamar nya untuk mengambil hp nya dulu mau ngabarin kalau nanti temen-temen nya datang nya jam 8 malam aja.
**
Budaya(butuh dana banyak)
π€(Alira):guys nanti datang nya jam 8 aja ya
π₯(Aldo):siap Al
π₯(Andi):2 in
π₯(Dara):nggak kemalaman Al nanti kita pulang nya?
π€(Alira):nanti soal pulang ma gampang
π₯(Dara):oke dehπ
π€(Alira):yaudah gue mau nyiapin semua nya sama bibi Nimah dulu,by guysπ
π₯(Dara):π΄
begitulah percakapan di grup mereka.