
Setelah Reyhan sudah selesai dengan pembayaran nya langsung menyusul Johan yang sudah masuk ke dalam restoran.
"Emang tu anak kalau soal makan nomor satu"ucap Reyhan ketika masuk ke dalam restoran,Reyhan menyusul Johan yang sudah duduk anteng di kursi meja makan.
"Lo udah pesen?"ucap Reyhan
"Udah"jawab Johan
"Lah gue?"ucap Reyhan
"Udah tenang aja,lo tinggal duduk aja bentar lagi makanan nya dateng"ucap johan
Dan benar sejar tak lama kemudian ada pelayan yang mengantar minuman di meja Johan dan juga Reyhan lalu ada pelayan lagi yang datang membawa makanan lalu ada lagi hingga sekitar 5 pelayan,kini meja makan nampak penuh dengan makanan yang di pesan oleh Johan.
Reyhan hanya menggeleng geleng kan kepala nya saat melihat makanan yang begitu banyak di atas meja.
"Siapa yang akan membayar semua ini?"tanya Reyhan saat melihat makanan di atas meja kemudian beralih menatap Johan.
"Ya lo lah"ucap Johan dengan enteng
"Nggak ada,lo yang pesen ya lo yang bayar lah"ucap Reyhan yang tidak mau membayar.
"Bos nya kan elo,ya lo yang bayar pak Reyhan"ucap Johan
"Ini di luar jam kerja"ucap Reyhan
"Tetep aja lo yang bayar"ucap Johan
"Gue potong gaji lo"ucap Reyhan mengancam
"Yahh jangan gitu lah"ucap Johan kemudian berhenti makan dan menatap Reyhan
"Kan kata lo ini di luar jam kerja jadi ya tidak ada pemotongan gaji"ucap Johan yang kini memutar mutar pembicaraan
"Ya dari itu ini di luar jam kerja,terus ini semua kan yang pesen lo ya lo lah yang bayar"ucap Reyhan, Reyhan bukan nya tidak mau bayar namun dia hanya mengerjai Johan saja.
Perjalanan 8 jam di pesawat hanya di habiskan menonton film dan tidur tidak bicara atau pun bercanda,ya karena Johan baru masuk pesawat udah teler aja sampai pesawat nya landing.
Itu semua membuat otot otot mulut Reyhan kaku jadi ya kali ini Reyhan mengerjai Johan dengan tidak mau membayar makanan yang di pesan oleh Johan.
"Lo aja ya Reyhan,plis lah kalau gue yang bayar terus nanti habis pulang dari sini gue makan apa di Indonesia?"ucap Johan dengan wajah memelas nya.
"Ya gak papa itung itung latihan jadi gelandangan, hahahaha"ucap Reyhan sambil menertawai Johan
"Jahat bener mulut lo"ucap Johan,Reyhan tidak menanggapi Johan lagi Reyhan hanya fokus dengan makanan nya.
Tidak ada obrolan lagi di antara mereka,kini Mereka makan malam dengan suasana tenang.
Dan benar saja mereka berdua menghabiskan sekitaran sepuluh juta hanya dengan makan malam untuk malam ini saja.
Setelah melakukan pembayaran Reyhan dan Johan langsung menuju hotel yang sudah di pesan Johan sebelum nya untuk beristirahat karena perjalanan ini sangat melelahkan.
"Lo pesan dua kamar kan?"tanya Reyhan di saat jalan menuju ke resepsionis hotel
"Iya,lo tenang aja gue pesen dua kamar kok"ucap Johan
"Good evening, can I help you sir?(selamat malam,ada yang bisa saya bantu pak?)"tanya resepsionis begitu Reyhan dan Johan sampai di depan nya.
"Tonight, I ordered two rooms yesterday on behalf of Johan (malam,kemarin saya sudah pesan dua kamar atas nama Johan)"jawab Johan
"Please wait a moment sir, let me check first(tolong tunggu sebentar ya pak,saya cek terlebih dahulu)"ucap resepsionis hotel
"Okey"jawab Johan
"All right sir, here's the hotel room card (Baiklah pak,ini kartu kamar hotel nya)"ucap resepsionis sambil memberikan dua kartu kamar hotel.
"Thank you (terima kasih)"ucap Johan
"You're welcome (sama sama)"jawab resepsionis
Reyhan dan Johan pergi ke kamar nomor 213 dan 214 kebetulan mereka dapat kamar yang bersebelahan karena itu mereka bisa berkomunikasi atau berinteraksi dengan mudah.
"Sampai bertemu di esok hari bos"ucap Johan sebelum masuk ke dalam kamar nomor 214
-
-
-
-
-
-
-
-
Like and komen ya guysss