ALIRA

ALIRA
episode 21



"Kok gue jadi pengen punya cafe ya,kan lumayan penghasilanya"ucap Andi refleks


"kalau di lihat-lihat si omzet nya tinggi juga kalau ramai pengunjung"tambah Andi


"Yups bener banget"ucap Alira


"Gimana kalau kita patungan buat cafe?"ide Aldo


"Boleh"ucap Dara


"Menurut lo gimana Al?"tanya Aldo


"Gue si oke-oke aja"jawab Alira


"Nanti gue minta tolong sama om gue deh buat nyari-nyari ruko yang di jual"ucap Andi


"Kalau bisa tempat nya yang trategis ya yang Deket sama kampus atau sekolah gitu"ucap Alira


"Kalau deket sekolah SD gak papa Al?"tanya Dara


"Ya enggak SD juga kali Dar,minimal ya sekolah yang kapasitas siswanya banyak dan juga anak SD nggak mungkin nongki-nongki di cafe"jawab Alira yang sudah lelah dengan pertanyaan-pertanyaan Dara


Keempatnya itu mempunyai bakat masing-masing mereka juga termasuk manusia estetik,jadi apa-apa itu harus estetik dan harus menarik perhatian orang-orang.


Tak terasa sudah satu jam mereka berada di cafe singgah Alira pun mendapat pesan dari Reyhan


(Kak Reyhan 🐊)


📥:Al,,,kak mau otw nih


(Alira)


📤:Oke kak,Alira ada di cafe singgah depan sekolah ya


(Kak Reyhan 🐊)


📥:Oke👍


"Lo udah mau di jemput Al?"tanya Dara


"Iya nih"jawab Alira


"Yaudahdeh,gue pulangnya ntar kalau lo udah pulang mumpung ada kesempatan gue mau kenalan sama kakak lo"ucap dara antusias


"Semoga aja kakak gue nggak kecantol sama elo ya Dar hahaha"ucap Alira tertawa


"Kok lo gitu si Al,menarik tau kalau di jadikan cerita novel kan nanti judulnya kakak ipar ku sahabat SMA ku"ucap Dara menghayal


"Nggak,,,gue gak mau nulis novel berdasarkan kisah lo, karena kisah lo itu ribet dan ruwet"ucap Alira


"Ya nggak papa,kan lumayan tambah cuan"ucap Dara


"Sorry,,,nggak minat hahaha"ucap Alira


Tak lama kemudian Reyhan sudah sampai Alira yang ngeh dengan Reyhan yang sudah tiba dia refleks melambaikan tangan dan itu di sadari oleh Reyhan yang ada di bawah karena posisi Alira dkk (dan kawan-kawan) ada di dekat jendela lantai atas,Reyhan langsung menyusul Alira.


"Sini kak,cepat"ucap Alira


"Kenalin ini teman-teman Alira"ucap Alira


"Salam kenal kak,saya Dara"ucap Dara nomor satu kenalan dengan Reyhan dan menjabat tangan Reyhan


Aldo dan Andi hanya menggelengkan kepala


"Saya Aldo kak"ucap Aldo


"Saya Andi kak"ucap Andi


"Oke,saya Reyhan kakak barunya Alira hahaha"ucap Reyhan


"Udah kan kenalan nya?kalau gitu kita pulang dulu ya,,,bay,bay,bay"ucap Alira menarik tangan Reyhan dan melambaikan tangan


Namun teriakan Dara tidak di gubris oleh Alira, Alira terus berjalan dan masih menarik tangan Reyhan hingga keluar dari cafe singgah.


Begitu sampai di bawah Alira langsung masuk ke dalam mobil


"Kamu ini kenapa si Al?kok langsung ngajak pulang kakak,kan kakak mau ngobrol dulu sama teman-teman kamu"tanya Reyhan


"Mau tau kenapa? nanti kalau Alira biarin kakak ngobrol sama teman-teman Alira bisa-bisa lupa waktu pulang,apalagi sama Dara yang centil dengan kakak.kita kan juga harus mampir ke supermarket ntar kalau nggak pulang sekarang terus mau pulang sampe malem?"ucap Alira panjang lebar.


"Yayaya,ayo kita pulang,eh ke supermarket dulu"ucap Reyhan


"Nih catatan dari ibu"ucap Reyhan sambil memberikan selembar catatan barang-barang yang harus di beli


Alira menerima selembar catatan nya itu dan membacanya,memang barang-barang yang harus di beli cukup banyak.


Jarak cafe singgah dengan supermarket cukup dekat hanya membutuhkan waktu 10 menit an,mereka sudah sampai lalu langsung turun dari mobil dan masuk kedalam.


"Kita belanja yang mana dulu ya kak?"tanya Alira sambil memperlihatkan catatan nya


"Ke sembako aja dulu"ucap Reyhan


Lalu mereka menuju ke rak yang ber- isi sembako-sembako seperti beras,minyak,gula,telur,dll.


Saat Alira mengambil beras dan ingin meletakkan di troli tapi malah troli nggak ada.


"Kak trolinya mana?"tanya Alira bingung


"Heheheh kakak belum ngambil,kamu tunggu sini biar kakak ngambil troli nya dulu"ucap Reyhan tanpa dosa.


Tak lama kemudian Reyhan sudah datang dengan troli besar yang di dorongnya.


Alira mengambil semua barang-barang yang ada list belanja dan Reyhan dengan setia ada di belakang sambil mendorong trolinya.


Setelah selesai mereka menuju ke kasir dan membayarnya.


Reyhan dan Alira menenteng plastik belanjaan nya menuju mobil lalu langsung pulang,karena sudah capek.


Mereka sudah sampai di rumah lalu meletakkan plastik-plastik yang berisi belanjaannya itu di meja makan.


"Ibu,,, Alira pulang"teriakan Alira seperti biasa ketika sudah pulang


Bu Tina yang mendengar teriakkan putrinya langsung turun ke lantai bawah


"Loh,,,sudah pulang?"tanya Bu Tina


"Capek Bu"ucap Alira lalu duduk dan menyenderkan kepalanya di shofa, Bu Tina mengahampirinya,Alira pun langsung mencium tangan Bu Tina itu lah kebiasaan Alira ketika pulang


"Oh ya Bu,,,belanjaan nya tadi di atas meja makan"ucap Alira


"Kakak mu di mana Al?kok nggak ada"ucap Bu Tina clingak clinguk mencari putranya


"Iya ya Bu,kok nggak ada perasaan tadi bantuin bawa plastik belanjaan masuk kedalam rumah deh sama Alira,tapi sekarang kok udah ngilang"ucap Alira bangun dari senderannya dan clingak clinguk mencari kakaknya dengan bingung.


"Mungkin di halaman samping rumah, memberi makan ikan-ikan nya Al"ucap Bu Tina


"Ouh,,,,Alira susul kak Rey ah"ucap Alira langsung berdiri lalu menyusul Reyhan ke halaman samping rumah


Dan benar saja di halaman samping rumah Alira melihat ada Reyhan di situ duduk di pinggiran kolam dan memberi makan ikan-ikan.


Alira berjalan mindep-mindep menghampiri Reyhan dan,,,,,


"Dorrrrr"ucap Alira mengagetkan Reyhan


Reyhan bertelonjak kaget dan mengusap dadanya, jantungnya berdetak tambah cepat kerena kaget.


"Alira"teriak Reyhan


"Hahahaha,,,,kaget ya"ucap Alira tertawa puas