
"Aduh gue kan nggak tau kantin nya ada di mana"ucap Alira kebingungan mencari kantin nya
"Coba gue cari aja deh,siapa tau deket sini"ucap Alira lagi,Alira pergi mencari kantin nya namun nggak ketemu-ketemu.
"Ni kantin di mana sih,gue lihat papan informasi aja deh siapa tahu ada denah nya"ucap Alira kemudian pergi ke papan informasi yang kebetulan ada di depan nya.
"Akhir nya ada denah nya juga"ucap Alira ketika melihat ada denah yang tertempel di papan informasi
"Emmmm"dengung Alira mencari denah kantin nya
"Oh ini ni, bentar tapi ini gue lagi di mana"ucap Alira kemudian melihat lihat sekeliling nya.
"Ouh gue berada di sini jadi gue tinggal ke arah barat sedikit lagi baru ketemu kantin nya"ucap Alira ketika sudah menemukan lokasi nya saat ini.
Alira bergegas ke arah barat tempat Dara berada yaitu di kantin,Alira clingak clinguk mencari keberadaan Dara.
"Tuh anak duduk di sebelah mana sih"ucap Alira yang masih clingak clinguk an.
"Nah itu bocah nya ada di situ pusing gue nyari nya"ucap Alira yang sudah menemukan Dara.
"Woee"ucap Alira menepuk pundak dara dari belakang sehingga membuat dara kaget.
"Astaghfirullah Alira!!,ngaget ngaget in aja"ucap Dara yang sangat kaget
"Heheheh sorry"balas Alira kemudian duduk di samping Dara
"Dihhh,katanya tadi memburu tanda tangan tapi mana?malah enak enak an duduk di sini sambil minum es jeruk lagi"ucap Alira menyindir Dara.
"Gue capek makanya gue minum dulu,tapi gue udah ngumpulin banyak tanda tangan tau"balas Dara
"Mana?"ucap Alira meminta bukti
"Noh"ucap Dara yang memberikan selembar kertas yang berisi banyak tanda tangan.
"Buset,lo jago juga memburu tanda tangan,pake jurus pelet apa diks"ucap Alira ketika melihat ada banyak tanda tangan yang sudah di guru oleh Dara.
"Suka sembarangan aja kalau ngomong ya
ya"ucap dara menanggapi ucapan Alira
"Lah emang bener kan,pasti lo keluarin jurus sok imut lo itu secara ini rata-rata tanda tangan cowok semua"ucap Alira
"Hehehehe kok lo tau sih,itu emang jurus satu satu nya gue untuk dapet tanda tangan para cowok buaya,oops"balas Dara kemudian dia langsung menutup mulut nya.
"Hahahaha"tawa Alira
"Hahahaha "tawa Dara,Mereka berdua tertawa bersama.
**~~~~**
Sedangkan di sisi lain yaitu di Perusahaan Reycard Group kantor milik Reyhan.
"Gimana Jon perkembangan nya?"tanya Reyhan sambil meletakkan jas nya di atas kursi milik nya.
"Ini terakhir si dia kayak nya lagi di Dubai Rey"jawab Johan
"Ngapain ya mereka ke Dubai"ucap Reyhan penasaran
"Gue juga nggak tau"balas Johan
"Dahlah nggak penting"ucap Reyhan, kemudian Reyhan menyalakan laptop nya.
"Jon"panggil Reyhan
"Hemm"balas Johan
"Ada yang ngundang gue buat Dateng ke acara pembukaan perusahaan"ucap Reyhan sambil menatap laptop nya.
"Siapa?"tanya Johan
"Jaya Group"jawab Reyhan
"Baru denger gue nama tu perusahan"balas Johan
"Ya iyalah baru denger,orang gue bilang gue di undang di acara pembukaan perusahaan nya"ucap Reyhan kesal.
"Siapa pemilik nya?"tanya Johan
"Bentar gue cek dulu"jawab Reyhan kemudian mencari siapa CEO perusahaan jaya Group.
"Hah,bener ni mata gue?gue gak salah lihat"ucap Reyhan yang kaget dengan nama CEO perusahaan Jaya Group.
"Lo tahu kan Arnold?"tanya Reyhan belum pada Johan
"Iya tahu,jangan bilang kalau Jaya Group CEO nya dia"jawab Johan
"Yah lo bener dia CEO nya"ucap Reyhan
"Kok bisa sih,apa dia keluar dari perusahaan bokap lo?"tanya Johan
"Gue nggak tau,bentar gue tanya dulu sama pak Bara"jawab Reyhan kemudian memencet nomor telpon nya untuk mengubungi Pak Bara.
📞"Hallo pak"ucap Reyhan saat telpon nya di angkat oleh pak Bara
📞"Hallo den,ada yang bisa saya bantu"ucap pak Bara dengan ramah
📞"Jadi gini pak,saya mau tanya"balas Reyhan
📞"Silahkan den"ucap pak Bara
📞"Apa bener kalau Arnold keluar dari perusahaan?"tanya Reyhan
📞"Iya den, Arnold sudah mengundurkan diri dari 1 Minggu yang lalu"jawab pak Bara
📞"Baiklah pak,makasih ya"ucap Reyhan
📞"Iya den sama-sama"ucap pak Bara
"Tut,,,Tut,,,Tut,,,"Reyhan langsung menutup sambungan telpon nya.
"Gimana Rey?"tanya Johan ketika melihat Reyhan yang sudah selesai menelpon pak Bara.
"Iya Jon,katanya pak Bara Arnold mengundurkan diri dari seminggu yang lalu"jawab Reyhan
"Bentar, bentar Gita dan Rizki kan kabur udah seminggu yang lalu sama dong,apa jangan jangan ini ada hubungan nya lagi sama mereka"ucap Johan ketika teringat dengan Gita dan Rizki yang kabur seminggu yang lalu.
"Mana ada,udah ah kamu jangan ngaco"ucap Reyhan menepis pikiran buruk nya.
"Siapa tau,kan kita nggak ada yang tau"balas Johan
"Udah kamu pantengin terus tu keberadaan Gita dan Rizki"ucap Reyhan menyuruh Johan mengawasi keberadaan Gita dan Rizki sekarang.
"Iya,iya"balas Johan lalu kembali fokus lagi ke arah laptop nya.
"Rey"ucap Johan memanggil Reyhan
"Hemm"balas Reyhan
"Apa kamu akan datang di acara Arnold itu?"tanya Johan
"Nggak tau gue,gue si nggak tertarik untuk datang"jawab Reyhan yang memang dia tidak tertarik dengan acara nya Arnold itu.
"Lo datang aja sama si Karin itu"ucap Johan ngasal
"Nggak ah,ngapain datang di acara nggak penting itu"jawab Reyhan
"Gue punya rencana buat bongkar semua nya"ucap Johan kemudian,yang membuat Reyhan memicingkan mata nya.
"Apa?"tanya Reyhan penasaran
"Tapi lo mau datang apa nggak?"tanya Johan balik memastikan bahwa Reyhan mau apa tidak untuk datang di acara Arnold.
"Tergantung si,tapi apa dulu rencana lo?"tanya Reyhan
"Sini,sini"ucap Johan yang menyuruh Reyhan untuk duduk di samping nya, Reyhan hanya menurut saja tanpa protes.
"Eh bentar,di sini kan gue bos nya seharusnya gue dong yang nyuruh nyuruh lo kenapa ini malah lo nyuruh nyuruh gue"ucap Reyhan yang sedetik kemudian protes.
"Udah itu nggak penting,bahas nanti aja sekarang ini yang terpenting kita harus cari tau tentang Arnold dulu"ucap Johan
"Nggak mungkin juga kan tiba tiba Arnold mengundurkan diri"lanjut Johan
"Iya juga sih,tadi gue lupa lagi nanya sama pak Bara apa alasan Arnold mengundurkan diri"balas Reyhan.
"Ngapain juga si bokap gue dulu nerima dia kerja di perusahaan,heran gue"ucap Reyhan
"Kalau itu hanya bokap lo aja yang tau"balas Johan
"Jadi gimana rencana lo?"tanya Reyhan menagih apa rencana yang di pikiran oleh Johan.