
"Kita kan mau camping nih kak,kalian ikut nggak?"tanya Alira pada Reyhan dan Karin
"Ikut dong"jawab Karin
"Kalau Lo kak?"tanya Alira pada Reyhan
"Dia nggak ikut Al,katanya dia penakut"yang ngejawab pertanyaan Alira bukanlah Reyhan tetapi Karin.
"Gue nggak bilang kek gitu ya"ucap Reyhan yang tidak terima di bilang penakut.
"Huft,mulai lagi"ucap Alira sambil menghela nafas
"Yuk guys kita pasang tenda,daripada kita di sini mendengar orang debat nanti kuping kita jadi budek"ucap Alira mengajak teman-teman nya untuk membangun tenda nya
Alira pergi mengambil tenda di samping kursi yang sebelumnya di letakkan bibi di situ.
"Bukan nya aku minta bibi nyiapin empat tenda ya,kok ini cuma tiga?"ucap Alira pada diri sendiri,Alira kembali menemui teman-teman nya dengan membawa semua tenda yang ada.
"Guys ini adanya cuma tiga tenda,gimana dong?"tanya Alira pada teman-teman nya
"Ya gak papa Al,satu tenda di isi dua orang kan kita ber enam"ucap Andi memberikan pendapat
"Okey,Lo bener juga"ucap Alira membenarkan ucapan Andi
"Gue sama Alira satu tenda,terus Lo berdua satu tenda yang satu nya buat kak Karin sama kak Reyhan,nah pas kan?"ucap Dara
"What?"ucap Karin dan juga Reyhan secara bersamaan
"Gue gak mau ya satu tenda Sama Lo"ucap Karin yang tidak mau satu tenda dengan Reyhan
"Menurut Lo gue mau?gue juga ogah kali"ucap Reyhan yang begitu juga tidak mau satu tenda dengan Karin
"Gue satu tenda sama Alira dan dara aja deh,li sendiri an aja"ucap Karin yang memilih untuk satu tenda dengan Alira dan Dara
"Em,kak Karin kakak ipar ku yang cantik bukan nya aku dan dara nggak mau satu tenda sama kakak ya,tapi ini tenda kayak ny nggak cukup deh kalau di isi kita ber tiga"jelas Alira pada Karin
"Masa sih?ini tenda nya cukup besar kok,cukup lah kalau buat kita bertiga"ucap Karin ngeyel
"Yaudah kalau kakak nggak percaya,kita dirikan aja dulu tenda nya"ucap Alira
"Ayok guys kita dirikan tenda nya"ucap Alira mengajak semua nya untuk mendirikan tenda nya masing-masing.
Beberapa menit kemudian tenda milik Alira dan dara sudah jadi.
"Kok segini tenda nya?"tanya Karin karena melihat tenda nya tidak akan muat kalau di isi tiga orang
"Nah kan,Alira kan udah bilang tadi kak kalau tenda nya tidak muat kalau di isi tiga orang"ucap Alira menjawab i pertanyaan Karin.
"Terus kakak tidur di mana dong?"tanya Karin pada Alira
"Ya sama kak Reyhan lah"ucap Alira, Karin menggeleng geleng kan kepala tandanya dia nggak mau satu tenda dengan Reyhan.
"Terus kalau kakak nggak mau satu tenda dengan kak Reyhan,mau tidur di mana?di luar?"tanya Alira pada Karin.
"Ya nggak di luar juga lah Al"ucap Karin
"Gini aja deh,kamu sama Reyhan terus kakak sama teman mu Dara"ucap Karin ya g memberikan ide nya
"Nggak mau"ucap Alira dan Dara secara bersamaan..
"Ishh,kalian jahat banget sama kakak"desus Karin dengan sedikit menekuk wajah nya.
"Kakak takut satu tenda dengan Reyhan,nanti kalau kakak di apa-apa in gimana?"ucap Karin memberikan alasan pada Alira dan Karin.
"Iya juga ya Al"ucap Dara meng iya kan ucapan Karin
"Nggak mungkin Dar,kan mereka bagaikan Tom and Jerry"ucap Alira sedikit berbisik pada Dara
"Gue gak tertarik ya sama Lo"ucap Reyhan yang tiba-tiba muncul,karena Reyhan tadi tidak sengaja mendengar ucapan Karin.
"Affah iya?"ucap Karin meledek Reyhan.
"Guys ini gitar nya siapa ya?"tanya Aldo,karena ada gitar di atas kursi pojok
Mereka semua menoleh saat Aldo bertanya
"Itu punya kakak"ucap Reyhan menjawab pertanyaan Aldo.
"Ouh,ayok kita nyanyi bersama biar gue yang gitar in"ucap Aldo mengajak mereka semua bernyanyi
"Ayok"ucap mereka semua,lalu menghampiri Aldo yang sudah duduk di depan api unggun kecil-kecilan,Mereka semua duduk melingkar i api unggun nya.
"Enak nya kita nyanyi apa?"tanya Aldo pada mereka semua
"Ah gue tau, gimana kalau kita nyanyi lagu cinta tak harus memiliki"ucap Alira memberikan idea nya.
"Em,boleh juga"jawab Aldo yang sekarang ini menjadi gitaris nya,Aldo mulai memainkan gitar nya.
"Cinta memang tak selama nya bisa indah
Begitu yang kurasakan kini
Perih hatiku tinggal kehancuran
Tak pernah terbayangkan
Dan tak pernah terpikirkan
Cintamu dan cintaku akan berpisah
Namun harus kurelakan itu
Untuk hidupmu agar lebih baik
Maafkan aku
Setulus hatimu
Kepergian diriku itu bukan keinginanku
Terima saja dengan pilihan yang lain dari orang tuamu
Jangan bersedih dengan keadaan ini
Jika kamu menangis
Aku juga ikut menangis
Terima saja semua ini kulakukan
Untukmu
Maafkan aku
Setulus hatimu
Kepergian diriku itu bukan keinginanku
Terima saja dengan pilihan yang lain dari orang tuamu
Oh jangan bersedih dengan keadaan ini
Jika kamu menangis
Aku juga ikut menangis
Terima saja semua ini kulakukan
Demi kebaikanmu
Oh jangan bersedih dengan keadaan ini
Jika kamu menangis
Aku juga ikut menangis
Terima saja semua ini kulakukan
Terima saja semua ini kulakukan
Untukmu"
Begitulah kira-kira lirik yang di nyanyikan mereka semua,mereka sudah menyanyikan tiga lagu.
"Mau lagu apa lagi?"tanya Aldo
"Udah ah gue udah ngantuk nih"ucap Dara
"Yakin nih?"ucap Aldo meyakinkan
"Iya do,ini sudah larut malam sebaiknya kita semua tidur"ucap Alira
Alira dan dara berdiri lalu masuk tenda nya dan mengunci nya dari dalam,begitu juga dengan Aldo dan Andi.
Kemudian di susul Reyhan yang akan berdiri daru duduk nya.
"Terus gue tidur di mana nih?"tanya Karin pada Reyhan.
"Terserah Lo lah mau tidur dimana,gue udah ngantuk"ucap Reyhan
"Yaudah deh gue tidur satu tenda sama Lo, daripada tidur di luar ogah gue"ucap Karin lalu menyusul Reyhan.
Akhirnya Karin memilih tidur satu tenda dengan Reyhan,toh nggak mungkin juga di apa-apa in oleh Reyhan begitu lah yang di pikir kan oleh Karin.
Beberapa jam kemudian sudah mulai pagi,tapi mereka belum pada bangun.
Bu Tina pergi ke halaman samping untuk mengajak Reyhan, Karin, Alira dan juga teman-teman nya untuk sarapan karena Bu Tina sudah selesai memasak untuk sarapan.