
"Mom,tadi kak Rey telpon Alira kata nya malam ini nggak bisa pulang karena ada meeting dadakan"ucap Alira memberitahu Bu Tina ketika begitu sampai di lantai bawah dan duduk di samping Bu Tina
"Ooo,jadi dia ada meeting"balas Bu Tina sambil menganggukkan kepala nya
"He,em"balas Alira sambil mngengguk an kepal nya sekali
"Ya sudah kamu balik gih ke kamar mu,ini sudah malam istirahat"ucap Bu Tina menyuruh Alira untuk pergi ke kamar nya untuk ber istirahat
"Baiklah,mom"balas Alira kemudian beranjak dari tempat duduk nya lalu langsung pergi ke kamar nya.
**~~~~**
Di rumah Karin saat ini dia tengah bersiap-siap untuk pergi ke kantor karena selama tiga hari kemarin dia mengajukan cuti untuk merawat adik nya si aya yang lagi sakit.
"Dek,kakak mau kerja ke kantor dulu ya"ucap Karin berpamitan pada Aya,yang sekarang ini lagi sarapan di kamar nya.
"Iya kak, kakak hati-hati ya semangat kerja nya"balas Aya seraya memberi kan semangat pada Karin.
"Kamu juga cepet sembuh ya,jangan sakit-sakit lagi kakak khawatir sama kamu"ucap Karin kemudian mencium kening adik nya dan mengusap rambut nya.
"Ya udah kakak pergi dulu"ucap Karin berpamitan sekali lagi yang di balas anggukan oleh Aya.
Karin keluar rumah dan buru-buru mencari kendaraan umum karena Karin sekarang sudah pindah kontrak an lagi.dia kini tinggal di kontrakan yang dekat dengan jalan raya,pikir nya kalau dekat dengan jalan raya nanti kalau ada apa-apa lebih gampang.
Lima belas menit kemudian Karin sudah tiba di kantor Reyhan,iya sekarang Karin tidak lagi bekerja di perusahaan Rould Group tapi bekerja di kantor Reyhan sebagai karyawan biasa karena itu lah yang di ingin kan oleh Karin padahal Reyhan sudah menawarkan Karin untuk menjadi sekretaris nya namun Karin menolak.
"Selamat pagi mbak"sapa Karin pada Mbak Lia yang sebagai resepsionis kantor Reyhan
"Pagi juga mbak Karin"balas Mbak Lia dengan ramah
Karin langsung pergi menuju ruang kerja nya,dia melihat jadwal nya hari ini adalah harus menyelesaikan proposal proyek yang akan di ajukan Minggu depan.
"Whatt? proposal nya harus jadi Minggu ini?"ucap Karin dengan melebarkan mata nya
"Gila si ini"lanjut Karin kemudian dia langsung mengeluarkan laptop dan alat-alat lain nya untuk mengerjakan proposal nya,Saat tengah mengerjakan proposal ada seseorang datang.
"Kar,ini gue udah ngerjain setengah lo tinggal lanjut in yang setengah nya ya"ucap seseorang itu sambil duduk di atas meja nya Karin.
"Seriusan lo udah ngerjain setengah nya?"jawab Karin tidak percaya
"Serius lah,kalau nggak percaya cek aja tuh"ucap seseorang itu sambil menunjuk proposal nya
"Okey,nanti gue cek btw makasih ya"ucap Karin sumringah
"Iya,iya,apasih yang nggak buat kamu"ucap Bella kemudian turun dari meja nya Karin.
"Baiklah"jawab Karin
"Sekali lagi makasih ya,lo memang teman terbaik deh"ucap Karin mengacungkan kedua jempol nya.
"Jangan lupa traktir gue ya"ucap Bella sebelum benar-benar pergi dari ruangan Karin.
Karin membalas ucapan bella dengan jari telunjuk dan jempol yang membentuk huruf O kemudian Bella sudah pergi menghilang dari ruangan Karin.
"Huh,akhir nya gue hanya tinggal ngerjain setengah nya aja"ucap Karin lega kemudian dia langsung buru-buru mengerjakan setengah nya karena hari ini proposal nya harus sudah ada di tangan Reyhan.
Sedangkan di ruang Reyhan.
Reyhan dan Johan masih pusing gimana cara nya mengetahui keberadaan Gita dan Rizki sekarang,karena mereka sudah melacak nomor ponsel nya tapi tidak ketemu alias nomor tersebut sudah tidak ada.
Kemungkinan Gita dan Rizki sudah merusak dan membuang nomor nya itu.
"Gue harus nangkap mereka berdua hidup-hidup,karena mereka sudah merusak kepercayaan gue dan juga membawa kabur semua dana perusahaan"ucap Reyhan dengan tatapan tajam
"Gue dukung lo Rey,gue akan bantu lo"ucap Johan yang ingin mendukung dan membantu Reyhan.
**~~~~**
Sedangkan Alira sekarang tengah sibuk memasak karena dia hari ini berencana untuk membuat kan makan siang untuk kakak tercinta nya siapa lagi kalau bukan Reyhan.
"Semoga aja kak Rey suka dengan masakan gue"ucap Alira penuh harap dengan masakan nya.
"Mom,nanti Alira minta izin mau ke kantor nya kak Rey ya"ucap Alira meminta izin saat melihat Bu Tina membuka kulkas di samping Alira
"Mau ngapain sayang?"tanya Bu Tina
"Ini Alira mau ngasih kotak makan siang untuk kak Rey,Alira khawatir kalau kak Rey sejak tadi malam belum makan mom'jawab Alira yang masih sibuk dengan masakan nya.
"Baiklah,nanti kamu minta di atar pak Harto ya"ucap Bu Tina mengizin kan Alira pergi ke kantor Reyhan.
"Siap mom"ucap Alira kemudian Bu Tina pergi ke ruang tamu sambil membawa beberapa buah yang sudah di kupas.
Beberapa saat kemudian makanan yang di buat Alira sudah siap,kini tinggal Alira saja yang harus bersiap-siap.
"Akhir nya selesai juga,gue harus cepat-cepat mandi deh gue gak sabar ngelihat Reaksi kak Rey nanti saat gue datang ke kantor nya"ucap Alira sumringah,Kemudian Alira pergi ke kamar nya untuk mandi dan bersiap-siap.
Di komen dongš„°