
Walaupun Alga mempunyai sifat dingin tapi dia bisa bersikap ramah terhadap orang yang sudah lama di kenal apalagi sama Bu Tina yang biasa terkenal baik orang nya,Alga juga sudah menganggap Bu Tina sebagai keluarga nya juga.
"Bentar,tadi yang ketinggalan itu ponsel milik kak Rey?tapi kok tadi Bu Tina bilang kalau anak nya baru masuk kuliah"ucap Alga bertanya tanya pada saat dia mengendarai motor matic nya.
"Bukan nya anak nya Bu Tina kak Rey saja ya?"ucap nya lagi
"Tau deh nanti tanya aja sama mama di rumah"ucap nya Alga kemudian dia menambah kecepatan motor nya supaya cepat sampai karena dia ada kelas hari ini.
**~~~~**
Di sisi lain kini Alira sudah berada di depan ruangan Reyhan lagi karena dia harus meminta tolong untuk di pesenin ojol untuk pergi pulang.
"Huh males gue ke sini lagi"ucap Alira sebelum mengetuk pintu ruangan Reyhan.
"Tok,,, tok,,, tok,,, tok"suara pintu yang di ketuk oleh Alira namun tak ada suara jawaban dari dalam, Alira segera masuk saja nanti semisal di salahkan oleh Reyhan masuk nggak ketuk pintu dulu atau permisi lah ya nggak salah Alira karena pikir nya sudah ketuk pintu tapi nggak ada jawaban.
"Lah kok nggak ada orang si,kak Rey kemana perasaan gue baru tinggal sepuluh menitan udah nggak ada aja ni orang"ucap Alira ketika masuk ke dalam namun tidak mendapat i keberadaan Reyhan.
Tiba-tiba dari arah pintu Reyhan masuk dengan mengendap ngendap dan berencana untuk mengkageti Alira dari belakang.
"Dorrrr"seru Reyhan yang mengkageti Alira
"Astaghfirullah hal adzim laa haula wala quwwata illa billah"ucap Alira yang seketika kaget.
"Tumben lo nyebut"ucap Reyhan yang mendengar Alira beristighfar
"Setan lo ya kak ngagetin gue aja"ucap Alira yang sedikit kaget
"Hahahaha maap nggak sengaja"ucap Reyhan sambil mengangkat jari telunjuk dan jari tengah nya.
"Nggak sengaja nggak saja"balas Alira menyinyir
"Mau apa lo kesini lagi?"tanya Reyhan sambil jalan menuju kursi nya
"Hehehehe ponsel gue ilang entah jatuh di mana jadi nya gue nggak bisa pulang kak,tolong pesenin ojol dong"ucap Alira memohon sambil berwajah sok imut nya.
"Dih,sok imut lo"ucap Reyhan seketika melihat wajah Alira yang sok imut
"Lah emang gue imut kok,banyak tau yang ngejar ngejar gue"balas Alira yang sangat pede tapi emang iya banyak laki laki yang mengejar Alira tapi di tolak Alira karena Alira beralasan ingin fokus sekolah nya dulu.
"Mana buktinya?nggak pernah tuh gue lihat lo jalan sama cowok"ucap Reyhan
"Ntar kalau lo lihat gue jalan sama cowok malah pingsan lagi"balas Alira
"Mana ada begitu"balas Reyhan
"Udah ah kak tolong pesenin ojol dong"ucap Alira memohon,Belum sempat Reyhan menjawab perkataan Alira tiba-tiba ponsel nya berdering.
"Bentar ibu nelpon nih"ucap Reyhan kemudian mengangkat telpon dari Bu Tina
"Hallo Bu"ucap Reyhan ketika mengangkat telpon nya
"Waalaikum salam"Reyhan menjawab salam nya Bu Tina
"Kak spiker dong"ucap Alira tanpa suara kemudian Reyhan menyalakan spiker nya
📞"Ada apa ibu menelpon?"tanya Reyhan
📞"Ibu cuma mau tanya,apakah Alira masih di kantor mu?"tanya Bu Tina menanyakan keberadaan Alira
📞"Iya Bu ini Alira masih di sini,ponsel Alira nggak ada entah jatuh di mana atau ketinggalan di rumah tante Lena tadi ya"jawab Alira
📞"Syukurlah ponsel nya nggak hilang"ucap Alira bersyukur karena ponsel nya tidak hilang,memang awal nya dia merasa kalau ponsel nya itu tertinggal di meja ruang tamu saat mengantar makanan ke rumah tante Lena.
📞"Kalau hilang pasti dah nangis tujuh hari tujuh malam"ucap Reyhan
📞"Pasti lah kan data yang di ponsel Alira berharga semua,nggak bisa ngebayangin kalau hilang beneran deh"ucap Alira yang dramatis
📞"Alay lu bocah!"seru Reyhan
📞"Suka suka lah"balas Alira
📞"Sudah sudah,sayang kamu mau pulang jam berapa? Nanti biar di jemput sama pak Harto"ucap Bu Tina
📞"Sekarang aja mom,Alira di sini di sia sia in sama kak Rey"jawab Alira
📞"Mulut nya ya"balas Reyhan
📞"Ya sudah tak bilangin sama pak Harto ya"ucap Bu Tina
📞"Okey mom,makasih momy ku sayang muachh"ucap Alira lalu ngasih Bu Tina kiss jarak jauh
📞"Dihhhh" tanggapan Reyhan
"Tut,,, Tut,,, Tut,,, Tut"suara sambungan telpon yang sudah di matikan oleh Bu Tina dari sebrang sana.
Setelah selesai berbicara dengan Bu Tina Alira kembali duduk di shofa,sambil menunggu jemputan dari pak Harto.
"Bosen gue cuma duduk duduk doang di sini"ucap Alira bersandar di shofa sambil melihat ke arah jendela,Alira langsung berdiri karena dia ingin melihat pemandangan luar kantor dari jendela.
"Indah juga pemandangan nya dari sini"ucap Alira menikmati pemandangan
Tak lama telpon kantor Reyhan berbunyi karena ada panggilan dari resepsionis, resepsionis ingin memberitahukan bahwa sopir nya sudah berada di bawah.
"Cepat turun,pak Harto udah sampai tu"ucap Reyhan menyuruh Alira untuk segera turun karena sudah di tunggu pak Harto.
"Hemmm,gue pulang ya kak"pamit Alira sebelum dia pergi dari ruangan Reyhan
"Hemmmm"jawab Reyhan
Alira segera turun dari lantai atas ke lantai dasar dia berjalan dengan terburu buru,karena dia harus pergi ke kafe juga hari ini untuk merekap keuangan bulan ini.
"Siapa cewek itu?kenapa malah dia yang masuk ke dalam mobil bukan nya pak sopir nya tadi mau jemput pak Rey ya?"batin resepsionis ketika melihat Alira masuk ke dalam mobil yang di supiri oleh pak Harto.
"Apa jangan-jangan dia pacar nya pak Rey?"ucap nya pelan lalu langsung menutup mulut nya.
"Wow berita bagus ini,gue ambil foto nya ah kebetulan jendela mobil nya nggak di tutup"ucap resepsionis kemudian langsung mengeluarkan ponsel nya lalu memotret nya.
-
-
-
-
-
Mohon di komen nya cerita nya👍
dan jangan lupa dukung aku terus yaaa🥰🤗