ALIRA

ALIRA
episode 81



"Iya iya ah"ucap Citra pasrah dengan tangan nya yang di tarik tarik oleh Vega


Vega segera pergi sambil masih menarik tangan Citra kemudian menatap Citra supaya dia bisa cepat jalan nya tapi ternyata Citra masih membawa gelas sambil meminum nya.


"CITRAAA!"ucap Vega dengan keras dengan sedikit berteriak sontak citra langsung kaget


"Lo mau ikut gue nggak kalau nggak mau ya udah makan noh gelas nya sampai habis"ucap Vega dengan kesal kemudian melepaskan tangan Citra dan langsung pergi.


Citra yang mendapat i Vega langsung pergi kemudian langsung menaruh gelas nya di atas meja dan pergi cepat menyusul Vega.


"Veg tungguin gue"teriak Citra sambil berlari mengejar Vega sedangkan Vega yang mendengar teriakan citra hanya diam saja dan mempercepat jalan nya.


"Aelah cepet banget jalan nya tu anak"ucap citra saat berjalan mengikuti Vega karena citra sudah capek lari lari an tadi.


**~~~~**


Sedangkan di sisi lain yaitu di kantor Reyhan kini Reyhan dan Johan sudah menemukan titik terang keberadaan Gita dan Rizki.


"Jadi sekarang mereka menetap di Dubai?"tanya Reyhan pada Johan


"Yah lo bener"jawab Johan


"Baiklah besok kita terbang ke sana,kita buat kejutan buat mereka"ucap Reyhan


"Okey,gue urus tiket nya dan semua yang di perlukan di sana"ucap Johan kemudian bangkit dari duduk nya untuk mempersiapkan semua nya nanti saat di Dubai.


**~~~~**


Citra masih saja mengejar Vega dan juga Vega mengejar Alira mereka malah saling kejar kejar an.


"Alira mau kemana si"ucap Vega yang masih mengejar Alira,Kini Alira mau pergi ke kafe nya untuk menghilangkan rasa kesal nya pada Alga.


Vega dan Citra pun mengikuti Alira sampai kafe senja tetapi Citra masih tertinggal di belakang karena dia sudah capek berlari mengejar Vega yang sudah meninggal kan nya tadi.


"Huh,,,huh,,,huh,,,"suara nafas Vega yang memburu


"Mas orange squash satu ya,huh,,,huh,,,"ucap Vega yang masih dengan nafas yang memburu


"Baik kak"ucap Gilang selaku barista yang ada di kafe senja


Vega melihat sekitar kafe untuk mencari Alira pergi duduk di mana,di lantai atas atau bawah namun Vega tidak mendapat i keberadaan Alira.


"Kok Alira nggak ada ya,perasaan tadi dia ke sini deh udah masuk ke dalam tapi kok nggak ada,nggak mungkin gue salah liat kan"batin Vega dengan mata nya yang masih mencari keberadaan Alira.


"Mas tadi ada liat mbak mbak yang baru masuk sebelum saya nggak?"tanya Vega pada Gilang


"Em nggak mbak"jawab Gilang


"Ya udah mas makasih ya"ucap Vega


"Iya mbak"ucap Gilang


"Apa yang di maksud mbak itu mbak Alira ya karena tadi sebelum mbak itu masuk emang mbak Alira duluan yang masuk"batin Gilang


"Gue kasih tau aja deh ke mbak Alira dia temen nya atau bukan"ucap Gilang yang akhir nya memutuskan untuk memberitahu Alira,Gilang kemudian pergi menemui Alira di ruangan nya.


"Tok,,,tok,,,tok"suara pintu yang di ketuk oleh Gilang


"Iya masuk"ucap Alira dari dalam Gilang kemudian langsung membuka pintunya dan masuk ke dalam ruangan Alira.


"Mbak tadi ada orang yang nyariin mbak kayak nya temen nya mbak Alira deh"ucap Gilang


"Masak si?"ucap Alira yang nggak percaya


"Iya mbak tadi itu dia tanya sama saya apakah saya melihat mbak mbak yang masuk sebelum dia terus saya jawab enggak karena menurut saya itu privasi mbak Alira jadi saya nggak mau sembarangan ngasih tau ke orang"jelas Gilang


"Tapi kalau saya pikir pikir kok kayak nya itu temen mbak yaudah saya ke ruangan mbak Alira mau kasih tau aja ke mbak Alira"ucap Gilang lagi


"Ouh,,,,gitu yaudah makasih ya informasi nya"ucap Alira


"Okey mbak,saya permisi dulu ya"ucap Gilang berpamitan


"Okey"ucap Alira kemudian Alira melihat cctv nya untuk melihat orang yang di maksud oleh Gilang,memang Alira tidak tau kalau Vega dan Citra mengikuti nya.


Alira mengamati satu per satu kamera cctv nya,dan ya memang ada Vega yang duduk di kursi pojok an tempat biasa yang mereka duduk i.


"Ni bocah emang ya,tapi kok gue nggak ngerasa dia ngikutin gue ya"ucap Alira


"Ya udah deh gue samperin aja kasian gue liat muka nya yang kayak nya kelelahan habis ngejar gue"ucap Alira yang memang mengamati wajah Vega.


Alira menutup komputer nya kemudian keluar dari ruangan nya untuk menemui Vega yang lagi duduk sendiri karen memang citra belum sampai.


Alira berjalan Pelan-pelan dari arah belakang Vega yang ber keinginan untuk mengkaget i Vega dari belakang.


"Dorrr"ucap Alira mengkageti Vega


"Hahahaha"tawa pecah Alira kemudian duduk di depan Vega


"Tumben nyebut"ucap Alira


"Wah parah lo ya Al"ucap Vega dengan kesal


"Lo habis dari mana si kok tiba tiba muncul perasaan tadi gue liat liat di sekitar an sini nggak ada deh padahal gue bener bener liat kalau lo itu emang masuk ke dalam kafe ini"ucap Vega menanya kan Alira habis dari mana.


"Ya emang,gue tadi ke toilet dulu"ucap Alira yang terpaksa berbohong


"Maafin gue ya veg,gue nggak bermaksud bohongin lo tapi ini belum saat nya tau kalau gue juga termasuk pemilik kafe ini.


"Ohh"ucap Vega


"Lah terus citra mana?tumben tu anak nggak ngikutin elo"ucap Alira yang menanyakan Citra


"Tadi dia si ngejar gue tapi entahlah dia tersangkut di mana,gue kesel ama dia"ucap Vega


"Kenapa?"tanya Alira


"Gue ajak dia untuk pergi ngejar lo tapi dia malah keasikan minum es jeruk nya katanya nanggung ya udah gue suruh makan aja nih gelas nya sekalian sampai habis"ucap Vega yang menceritakan kejadian tadi saat di kantin.


"Hahahaha,emang ya kalian berdua itu lucu"ucap Alira


"Apanya yang lucu?"tanya Vega


"Ya lucu aja"jawab Alira


"Ya terserah lo deh mau ngomong apa"ucap Vega.


Tak lama kemudian setelah Alira dan Vega membicarakan citra kini sang empu nya baru datang dan langsung menduduk an diri nya di kursi yang ada di samping Alira dan juga Vega.


"Capek gue"ucap Citra


"Lo nyangkut di mana si?lama amat nyampe nya"ucap Vega yang mulai mengintrogasi Citra


"Nyangkut nyangkut pala lo Gue capek lari anjir ngejar lo,yaudah gue jalan aja toh gue juga udah tau lo berdua pergi ke kafe ini"jelas Citra.


"Permisi,kak ini minuman nya"ucap Gilang samb meletakkan minuman milik Vega


"Makasih ya mas"ucap Vega


"Okey mbak"ucap Gilang


"Eh mas gue pesen lemon squash ya"ucap Citra


"Okey mbak"ucap Gilang


"Gue red Velvet aja ya"ucap Alira yang ikut memesan


"Okey mbak,ada lagi yang mau di pesan?"ucap Gilang memastikan apakah ada lagi yang mau di pesan oleh mereka.


"Tambah croffle cocholate satu ya mas"ucap Vega


"Udah mbak?"tanya Gilang


"Udah"jawab Vega


"Baiklah say ulang untuk pesanan meja nomor 12 satu Red Velvet satu lemon squash dan satu croffle cocholate"ucap Gilang mengulangi pesanan yang di pesan eh Vega,Alira dan Citra.


"Iya mas bener,tolong jangan lama lama ya"ucap Vega


"Baik mbak mohon di tunggu ya"ucap Gilang kemudian pergi untuk menyiapkan pesanan nya.


-


-


-


-


-


-


-


-


Maaf banget ya guys baru bisa update karena mimin lagi dapat musibah🙏