ALIRA

ALIRA
episode 74



"Terima kasih banyak ya neng"ucap bapak penjual siomay nya


"Iya pak sama sama,Alira permisi dulu ya pak"ucap Alira berpamitan


"Iya neng hati hati semoga kebaikan neng di balas oleh Allah SWT yang lebih banyak"ucap bapak penjual siomay mendoakan Alira.


"Amin"ucap Alira meng amin kan ucapan bapak nya


Tak tersadar ada seseorang yang memperhatikan mereka berdua dari ke jauhan, melihat Alira yang sudah pergi seseorang itu pun juga ikut pergi.


"Aduh ini pasti telat"ucap Alira sambil menepuk jidat nya


Dan benar saja sesampai nya Alira di kampus kelas nya sudah di mulai,Alira mengetuk pintu dulu sebelum masuk dan mengucap kan permisi.


"Permisi"ucap Alira ketika ingin masuk ke kelas


"Maaf pak telat"ucap Alira menghampiri dosen nya


"Iya nggak papa,duduk aja kamu"jawab pak dosen nya


"Terima kasih pak"ucap Alira kemudian pergi untuk mencari tempat duduk yang kosong


"Baiklah pertemuan kita hari ini cukup sampai di sini,apa ada yang di tanya kan?"ucap pak dosen nya setelah dua jam setengah mengisi kelas.


"Tidak ada pak"jawab seluruh mahasiswa


"Baiklah kalau begitu saya permisi dulu"ucap pak dosen sembari membereskan semua barang barang nya kemudian keluar dari ruangan.


Kini waktu nya istirahat karena kelas akan di mulai lagi nanti setelah 1 jam istirahat dengan mata kuliah yang berbeda dan dosen yang berbeda pula.


"Hufht gue enak nya ngapain ya,di sini nggak ada temen kalau mau pulang nanggung karena cuma satu jam istirahat"batin Alira yang merasa bosan hanya dengan duduk duduk saja di kursi nya.


"Lagian kenapa si,si Dara pindah jurusan,udah bener bener kemarin satu kelas sama gue eh malah pindah,kan gue jadi nggak punya teman"Batin nya lagi yang malah membuat nya kesal.


"Gue ke kantin aja kali ya,eh tapi gue lupa kantin nya ada di sebelah mana"


"Arghhh,bisa gila gue ni kalau gini macam perang batin aja"ucap Alira sang masih membatin.


"Eh ayo bareng kita mau ke kantin nih"ucap salah satu mahasiswa yang mengajak Alira


"He,em ayo sekalian daripada lo sendiri an di kelas"ucap mahasiswa yang satu nya


"Hah gue sendirian?"batin Alira lagilalu menoleh ke belakang dan benar saja jika dua mahasiswa itu keluar maka Alira akan sendiri an di kelas.


"Tapi nggak papa kalau gue gabung sama kalian?"ucap Alira


"Yaa gak papa dong, justru kita malah seneng punya temen baru"jawab salah satu mahasiswa itu


"Okey deh"ucap Alira kemudian bangkit dari tempat duduk nya untuk menghampiri kedua mahasiswa tadi.


Mereka yang awal nya cuma berdua kini menjadi bertiga karena ketambahan Alira,mereka bertiga berjalan bersama keluar dari kelas untuk pergi ke kantin.


"Oh iya kita kan belum kenalan yak"ucap salah satu mahasiswa


"Kenalin gue Vega"ucap Vega sambil menunjuk diri nya sendiri


"Kalau gue Citra"ucap yang satunya dan menunjuk ke diri nya juga


"Gue Alira"ucap Alira memperkenalkan diri nya


"Semoga kita bisa menjadi teman yang baik ya"lanjut Alira


"Pasti dong"ucap Vega


"Ini kantin nya di mana?"tanya Vega di sela sela mereka berjalan yang entah ke arah mana


"Ya ampun Vega Vega dengan lo ngajak kita ke kantin gue kira lo udah tau di mana kantin nya,eh ternyata malah nggak tau"ucap citra


"Hehehe,lah daripada kita gabut di kelas kita mending ke kantin dong bener nggak Al?"ucap Vega meminta kebenaran pada Alira.


"Iya juga si,tapi ni seperti nya di antara kita nggak ada yang tau deh di mana kantin nya"jawab Alira


Mereka memang aneh bisa bisa nya kantin di kampus sendiri nggak tau di mana keberadaan nya.


"Lo tanya aja deh Veg"ucap citra menyuruh Vega untuk bertanya pada salah satu mahasiswa yang mereka lewati


"Ya udah gue tanya in"balas Vega


Vega pergi menghampiri salah satu maba yang sedang duduk sambil membaca buku sedangkan citra dan Alira menunggu nya di depan nya Vega tapi agak kejauhan.


"Permisi,,,kak mau tanya,kantin nya ada di sebelah mana ya?"ucap Vega yang bertanya pada mahasiswa tadi


"Hallo,,,kak"ucap Vega lagi


"Ni orang aneh di tanya tapi nggak jawab,budeg kali ya"ucap Vega pelan kemudian Vega mengamati nya dengan intens ternyata siswa itu memakai earphone di kedua telinganya.


"Pantesan kagak denger orang kuping nya di sumpel in"ucap Vega yang kala melihat ada earphone di telinga mahasiswa itu.


Vega beralih posisi yang tadi nya bertanya dari samping kini Vega pindah tepat di depan mahasiswa itu,kalau nggak dengar pasti bisa lihat lah ya kalau ada orang begitulah isi pikiran Vega.


Dan benar saja setelah Vega pindah posisi di depan mahasiswa itu mendongak melihat ke arah Vega lalu melepas salah satu earphone nya yang ada di telinga nya.


"Permisi kak,,,saya mau tanya,dimana ya kantin nya?"tanya Vega


"Ouh kamu lagi nyari kantin?"ucap mahasiswa itu


"He,em"jawab Vega dengan anggukan kepala nya juga


"Kantin nya ada di ujung sana"jawab mahasiswa itu sambil menunjuk kan arah kantin nya


"Oh di sana toh,baiklah makasih banyak kak"ucap Vega berterimakasih


"It's okey"balas mahasiswa itu


Setelah Vega mendapat jawaban Vega langsung bergegas menghampiri Alira dan Citra untuk memberitahu kan kantin nya ada di mana.


"Gimana gimana"ucap Citra ketika Vega menghampiri Alira dan juga Citra


"Kata nya tadi si Kantin nya itu ada di ujung sana"ucap Vega sambil menunjuk persis apa yang di tunjukkan mahasiswa tadi.


-


-


-


-


-


-


-


tolong di like and komen yaaaa 🙏🤩


dadahhh👋