ALIRA

ALIRA
episode 108



📥(08xxx)tes


Itu lah pesan yang di dapat oleh Alira "ini orang siapa sih, nggak jelas ngirim pesan nya"ucap Alira


Pesan itu hanya di read oleh Alira ia tidak berniat untuk membalas pesan tersebut karena pikir nya mungkin orang yang iseng jadi ya tidak penting, Alira kembali meletakkan ponsel nya lalu bersiap untuk tidur.


Sedangkan di sebrang sana Alga sedang menunggu Alira untuk menjawab pesan nya hingga sampai ketiduran.


**~~~~**


Keesokan hari nya mama Lena sedang berkunjung di butik Yara milik Alira,mama Lena ingin melihat lihat dan memastika gaun apa yang akan di pakai saat Alira menikah nanti.alga juga nanti siang juga akan ke sini untuk fitting kemeja dan jas pernikahan.


Beberapa hari ini semua orang sibuk mempersiapkan pernikahan Alga dan Alira walaupun mereka berdua meminta pernikahan private yang hanya di hadiri oleh keluarga namun semua orang tidak mau hanya pesta pernikahan yang biasa saja.


Hari ini Alira akan mencari ayah nya untuk menjadi wali nikah nya nanti,Alira tidak ahanya sendiri untuk mencari ayah nya namun di temani oleh Alga.Alga sudah tau semua tentang Alira Bu Tina yang menceritakan nya pada Alga, Mereka berdua sedang perjalanan menuju rumah Alira yang dulu ia tinggalkan.


"Ternyata rumah ini masih sama"batin Alira saat melihat rumah nya yang dulu masih sama tidak ada perubahan,lalu Alira langsung turun dari mobil dan Alga mengikuti nya dari belakang.


"Tok,,,tok,,,tok,,,"suara pintu yang di ketuk oleh Alira


"Assalamualaikum"Alira mengucapkan salam namun tak ada yang menyaut


"Kok kaya nggak ada orang yang ra"ucap Alga karena mereka sudah menunggu cukup lama namun belum ada orang yang keluar membuka kan pintu.


"Iya ga,coba sekali lagi gue ketuk ya"ucap Alira kemudian kembali mengetuk pintu sekali lagi.


"Tok,,,tok,,,tok"suara pintu yang di ketuk Alira sekali lagi


"Iya, sebentar"ucap orang yang ada di dalam rumah


Alira dan Alga lega akhir nya ada yang menyaut dari dalam rumah lalu pintu rumah terbuka,Alira terbengong karena bukan ayah,ibu atau adik nya yang buka pintu nya tapi orang lain yang Alira tidak kenal.


"Maaf mau cari siapa ya?"tanya seorang perempuan yang tidak Alira kenal


"Saya mau cari yang punya rumah ini mbak"ucap Alira


"Iya saya orang nya,ada apa?"tanya perempuan itu yang membuat Alira semakin bingung hingga Alira hanya diam saja


"Ouh mbak mau cari orang yang punya rumah ini sebelum saya?"ucap perempuan itu yang seakan akan tau dengan diam nya Alira


"Ah iya mbak"jawab Alira


"Maaf mbak saya kurang tau dia ada di mana"ucap perempuan itu ya memang tidak tau keberadaan ayah,ibu dan adik Alira


"Setau saya itu yang punya rumah ini menjual rumah nya kepada saya karena ayah dan ibu nya sudah meninggal"ucap perempuan itu memberitahu Alira apa yang dia tau saja.


"Duarrr"bak di sambar petir hati Alira ketika mendengar ayah dan ibu nya sudah meninggal,seketika air mata Alira mengalir tanpa aba aba.


Alga yang melihat air mata Alira mengalir langsung ingin mengajak nya pergi "terima kasih ya mbak informasi nya,kami pamit pulang dulu"ucap Alga pada perempuan itu lalu mengajak Alira pergi dari sana.


Alira masih terdiam yang masih dengan air mata nya yang mengalir berjatuhan "ga gue tadi salah denger kan?"ucap Alira yang masih tidak percaya yang dia dengar tadi.


"Ra lo tadi nggak salah denger kok,lo yang sabar ya"ucap Alga berusaha menenangkan Alira


"Hiks,,,,hiks,,,hiks gue anak macam apa yang tidak tau kalau ayah dan ibu udah meninggal ga,gue anak durhaka hiks,,,hiks,,,hiks"ucap Alira dengan tangisan nya yang pecah.


"Udah Ra,lo nggak salah atau pun anak durhaka,lo emang nggak tau jadi bukan salah lo"ucap Alga menenangkan Alira yang masih memeluk nya.


"Bahkan adek gue aja nggak ngasih tau gue ga,sebenci itukah dia sama gue,hiks,,,hiks,,,hiks"ucap Alira dengan sesegukan karena tangis nya.


"Udah ya kamu tenang dulu,nanti kita cari adikmu dan minta penjelasan pada nya"ucap Alga,namun Alira tidak menyahut Alga merasakan Alira tidak sesegukan lagi dan tidak terdengar tangisan nya.


Alga melepaskan pelukan nya betapa terkejut nya Alga yang melihat Alira pingsan dalam pelukan nya tadi "Ra,bangun Ra"ucap Alga yang mencoba membangunkan Alira namun Alira tidak bergeming sedikitpun.


Alga langsung panik lalu menanca ful gas mobil nya untuk membawa alura ke rumah sakit terdekat,baru kali ini Alga panik apda seorang perempuan kecuali mama nya.


Tak butuh waktu lama Alga sudah sampai di rumah sakit terdekat,alga langsung turun dari mobil nya untuk membopong Alira yang pingsan masuk ke dalam rumah sakit.


"Dok,,,dok tolongin"ucap Alga ketika sampai di depan UGD


"Langsung bawa masuk pak"ucap dokter pad Alga,alga langsung masuk dan membaringkan tubuh Alira di brankar rumah sakit.


"Mohon tunggu di luar ya pak"ucap suster nya, Alga sebenarnya tidak ingin meninggalkan Alira namun bagaimana lagi Alga harus keluar dari UGD.


Alga tidak bisa duduk dengan tenang ia terus mondar mandir di depan pintu UGD,sampai lupa mengabari keluarga Alira dan juga keluarga nya.


Tak lama kemudian dokter nya menangani Alira keluar alga yang melihat nya langsung menghampirinya dokter nya dan langsung bertanya keadaan Alira.


"Gimana dok keadaan nya Alira?"tanya Alga yang masih sedikit panik


"Pasien baik baik saja,dia hanya syok saja jadi bapak tenang ya tidak yang di khawatirkan,tapi pasien masih belum sadar dan akan di pindahkan di ruang rawat inap jika nanti suda sadar boleh langsung pulang,baik saya permisi dulu ya pak"ucap dokter nya kemudian pamit pergi.


"Syukurlah, terimakasih ya dok"ucap Alga lalu brankar Alira kaluar dari UGD dengan keadaan masih tidak sadar kan diri ,alga mengikut nya dari belakang.


"Gue belum ngabarin mama dan Bu Tina,kabarin nggak ya gue takut mereka khawatir dengan Alira tapi kalau nggak di kabari nanti malah tambah khawatir lagi,yaudah gue kabari aja deh"ucap Alga dengan bingung,laku langsung mengeluarkan ponsel dari saku celana nya untuk mengabari mama lena dan Bu Tina.


Alga menelpon mama Lena terlebih dahulu "assalamualaikum ma,ma Alira pingsan ini lagi berada di rumah sakit"ucap Alga memberitahu mama Lena


"Nanti Alga ceritakan semua,tapi Alira nggak papa kok ma kata dokter hanya syok saja"ucap Alga


"Mama nggak usah ke sini,nanti kalau Alira sudah sadar bisa langsung pulang kok"ucap alga lagi


"Minta tolong kabarin Bu Tina juga ya ma, Alga mau nemenin Alira dulu, assalamualaikum "ucap alga kemudian langsung mematikan ponsel nya.


-


-


-


-


-


-


mohon maaf kalau ada typo nya ya 🙏


like and komen nya juga jangan lupa ya,dan mohon dukungan nya juga❤️❤️🙏