
"Kak Alira mau lewat,geser ke sini dong"ucap Alira menyuruh Karin untuk geser ke arah Reyhan,Karin hanya menuruti nya saja.
"Kak"panggil Alira saat mereka makan pun spontan mereka berdua menoleh di saat itu juga Alira pun langsung memotret mereka berdua.
"Hapus nggak itu foto"ucap Reyhan
"Nggak mau,udah ya gue mau pulang dulu nanti kalau kakak pulang jangan lupa di bawa tuh wadah bekal nya kalau nggak ya udah nanti rasakan aja amukan momy"ucap Alira kemudian melambaikan tangan nya dan keluar dari ruangan Reyhan.
Beberapa menit kemudian Reyhan dan Karin sudah selesai makan Karin berdiri dan memberes i semua.
"Lo mau bawa kemana tuh wadah-wadah?"tanya Reyhan yang melihat Karin membawa wadah-wadah bekas makan tadi.
"Gue mau cuci lah"jawab Karin
"Nggak usah,biar nanti ob aja yang nyuci,lo kembali kerja aja"ucap Reyhan
"Ya gak bisa gitu lah pak Reyhan,masa kita yang makan tapi nyuruh ob yang nyuci in nggak baik ah"ucap Karin yang tetap ingin mencuci wadah nya
"Udah lah Rey,biar gue aja yang nyuci ribet amat"ucap Karin Kemudian pergi dari ruangan Reyhan
"Keras kepala juga tu anak"gerutu Reyhan
Saat Karin keluar dari ruangan Reyhan ia langsung mendapt i Bella di depan pintu
"Eh Bella,ngapain kamu ke sini?"tanya Karin sedikit gelagapan
"Ini loh aku mau minta tanda tangan pak Reyhan,pak Reyhan ada kan di ruangan nya?"jawab Bella
"I-iya ada kok di dalam"balas Karin yang masih gelagapan
"Lo bawa apa tuh dari ruangan pak Reyhan?"tanya Bella begitu ia melihat Karin membawa sesuatu dari dalam ruangan Reyhan
"Oh ini gue,,,emm jadi gini tadi kan gue udah selesai in tuh proposal nya terus tak anter kesini gue serah in sama pak Reyhan,nah gue kan mau langsung turun tapi pak Reyhan minta tolong ke gue untuk bawain ini sekalian ke bawah biar di cuci sama ob"jawab Karin sambil menunjuk an barang yang di bawa oleh karin
"Oooo,jadi gitu"balas Bella, kemudian Karin hanya mengangguk
"Ya udah ya,gue mau masuk dulu"lanjut Bella
"Ya masuk aja sana" balas Karin lalu Karin pergi dari sana sedangkan Bella masuk ke dalam ruangan Reyhan.
**~~~~**
Di sisi lain
Alira kini sedang berkumpul dengan Dara, Aldo dan Andi untuk pergi melihat kafe baru nya yang kini sudah selesai di renovasi,mereka memakai jasa proyek yang hanya di kerjakan kurang dari dua Minggu walaupun bayar nya lebih mahal tapi jasa proyek itu cepat jadi nya.
"Gue gak sabar nih lihat kafe nya,ih mana sih si Aldo kok gak dateng dateng lama amat deh"ujar Dara yang tidak sabar
"Ya sabar lah Dar"balas Alira
"Kan gue tadi udah bilang nggak sabar,jadi nya ya nggak sabar,lo jangan bilang ke gue untuk sabar Al,Aldo emang selalu aja telat "ucap Dara
"Eh lo juga ngaca ya,biasa nya juga elo yang telat main ngatain orang lagi"ucap Aldo yang tiba-tiba datang di belakang Dara
"Bodo amat,yang penting hari ini gue gak telat"jawab Dara
"Yeeee"ucap Aldo menanggapi ke songong an Dara
"Udah udah ayo kita berangkat aja daripa adu bacot mulu"ucap Andi menengah i Aldo dan Dara
"Ayo"balas Alira
Mereka ber empat pergi menuju lokasi yang di tuju yaitu jalan delima nomor 12 tempat dimana kafe yang merke ber empat buat sebagai bisnis sampingan,tak butuh waktu lama kini mereka sudah sampai di tempat tersebut.
"Woww,ini sih estetik banget Al gue ngeliat aja udah tertarik ingin masuk apalagi orang-orang ya,gue jamin deh pasti kafe kita ini rame"ucap Dara yang penuh dengan keyakinan.
"Iya lah,gue minta sama om gue untuk cari pekerjaan yang profesional tau"balas Andi yang juga ikut puas dengan hasil renovasi nya.
"Ya udah yuk kita masuk"lanjut Andi Kemudian Andi mengambil kunci yang ada di dalam saku nya lalu membuka gembok pada pintu tersebut.
Mereka semua masuk ke dalam setelah Andi membuka gembok dan pintu nya,saat mereka masuk mereka ternganga dengan desaign nya karena ini di luar ekspektasi menurut mereka ini sangat indah dan estetik desaign nya.
"Woww gue gak ekspek sih kalau jadi nya akan se indah dan se estetik ini"ucap Andi saat masuk ke dalam.
"Iya An,gue juga nggak ekspek akan jadi sebagus ini"ucap Alira
"Iya nih,pasti mahal"timbuh Dara
"Udah ah yuk kita duduk di sana,kita bahas aja di sana"ucap Alira sambil menunjuk ke arah lantai dua nya.
"Nah bener tu Alira,gue juga pengen kesana"ucap Aldo,Mereka ber empat pergi ke lantai dua.
Setelah puas memandangi semua sudut dari lantai dua,kini mereka lagi duduk santai sambil membahas bagaimana biaya nya.
"Terus ini gimana An biaya nya?"tanya Alira
"Jadi gini,kan uang sisa kemarin gue serahin semua ke om gue nah om gue nggak mau ngambil tukang renovasi yang abal-abal atau kurang ahli lah,terus gue di tanya konsep kafe nya gimana"jawab Andi
"Gue jawab dong kalau kita pengen nya di lihat dari luar satu lantai tapi di dalam asli nya dua lantai,terus om gue ngambil tukang renovasi yang profesional otomatis kan biaya nya mahal gue komplain ke om gue kalau uang kita hanya sisa segitu.terus om gue nawarin gimana kalau di pinjamin dia uang bayar nya nanti kalau kafe kita udah rame,seandainya kalau kafe kita nggak rame ya udah terpaksa kita serahkan ke om gue tapi gue yakin si kalau kafe kita bakal rame pengunjung nya"lanjut Andi menjelaskan panjang lebar
"Terus soal barista nya gimana?kita kan nggak bisa jadi barista,kalau kita yang jadi barista nya bisa-bisa pelanggan langsung lari duluan"ucap Aldo
"Tenang,pokok nya om gue udah siapin semua tapi om gue hanya bisa ngasih dua barista"balas Andi
"Ya nggak papa,yang nganter-nganter ke pelanggan sementara kita aja dulu sambil nunggu kita ada panggilan masuk kuliah"ucap Dara
"Nah bener,tumben tu otak lo lancar Dar"balas Aldo
"Ya iyalah gue gitu loh"ucap Dara membanggakan diri
"Kita buka kapan nih kafe nya?"tanya Alira
"Ets,kan di sini belum ada bahan-bahan nya"jawab Aldo
"Oh iya juga ya"ucap Alira
"Ya udah ayo kita belanja"ajak Dara
"Tapi kita nggak tau apa aja yang harus kita beli"ujar Alira
"Sebelum kita belanja,kita buat dulu menu-menu yang kita inginkan untuk kafe ini,nanti gue hubungi om gue supaya dia tanya tu ke barista nya bahan-bahan apa yang harus kita beli "ucap Andi
"Yups,lo bener"ucap Dara
Mereka membuat semua menu-menu untuk kafe nya di mulai dari minuman yang mereka sering beli di kafe-kafe dan minuman yang mereka sukai hingga mencari-cari di internet menu apa yang di sukai oleh kalangan remaja lain nya.
Satu jam lama nya mereka berdiskusi membuat menu-menu dan kini akhir nya mereka selesai juga.
"Hufht, akhir nya selesai juga setelah satu jam lama nya kita ber cek cok"ujar Alira
"Buruan deh An lo hubungi om Atdmaja"ucap dara menyuruh Andi untuk segera menghubungi om Atdmaja.
"Ya,ya ah"jawab Andi kemudian mengambil ponsel nya dan menghubungi om Atdmaja
Setelah Andi menghubungi om Atdmaja beberapaenit kemudian ada pesan masuk di ponsel Andi,itu adalah pesan dari om Atdmaja yang memberikan list belanja bahan-bahan yang haru di beli.
"Nih gue udah di kasih list belanjaan nya,lo catat atau gue share ke grup?"tanya Andi tapi belum di jawab Andi sudah mengeshare nya di grup.
"Buset,banyak amat nih bahan yang harus di beli"ucap Aldo yang kaget melihat betapa banyak nya list belanjaan nya.
"Kita bagi aja nih, supaya cepat"ucap Alira memberikan ide
"Oke,gue sama Alira yang bagian atas lo berdua yang bagian bawah"ucap Dara
"Nggak bisa gitu lah,kita para cowok nggak bisa bedain mana barang yang bagus dan barang yang nggak bagus"ucap Aldo
"Em okey,gini aja deh gue sama Andi lo sama Alira aja,gimana?"ucap dara meminta persetujuan
"Okey deal"balas Aldo
Mereka ber empat beranjak dari tempat duduk nya kemudian pergi ke supermarket terdekat untuk berbelanja.
jangan lupa di komen yaaaa🌹