
Pagi hari pun tiba
Vero terbangun pada jam 05.00, ia merasa tubuh nya membaik, namun Vero merasakan sedikit pusing dikepala nya, Vero pun beranjak dari kasur nya dan pergi untuk mandi.
Vero pun menggunakan pakaian se-rapi mungkin, ia juga tidak lupa untuk menutupi luka memar nya.
hari ini Vero menggunakan rok berwarna hitam, sepatu bewarna hitam, kemeja putih serta pita dan jas nya, tidak lupa ia juga membawa tas selempang nya, Vero pun keluar dari kamar nya, ia mencari ayah nya namun tidak ada, ia merasa bahwa ayah nya sudah pergi bekerja, Vero juga memperhatikan rumah nya yang terlihat sudah bersih, ia pun tenang dan langsung pergi ke kantor, ia hari ini tidak perlu berjalan kaki, karena bos nya sudah memberi ia uang untuk menaiki kendaraan, saat diperjalanan Vero tidak lupa untuk membaca buku yang bos nya berikan kemarin.
Sesampainya di kantor
Vero pun berjalan masuk ke dalam kantor, ia juga tak lupa untuk menyapa Luna dan Yora, "selamat pagi." ucap Vero dengan tersenyum,
"wah kamu sudah datang ya, bagaimana hari pertama mu bekerja,apa bos marven sangat kejam?" tanya Luna penasaran, Yora pun langsung menyenggol lengan Luna, "tidak boleh begitu, sekejam apapun dia, dia tetap bos kita." ucap Yora kepada Luna , "tidak kok, kalian jangan salah faham, dia tidak kejam kok, kemarin saja aku diajak ke makan di restoran." ucap Vero, "wah beruntung sekali." ucap Yora dan Luna, "ngomong ngomong, Vero kenapa kamu memakai masker?" ucap Yora penasaran, "oh iya aku baru sadar, apa kamu sedang sakit?" tanya Luna, "aku hanya terkena demam." ucap Vero dengan gugup, Yora pun menyipitkan matanya, "oh begitu." ucap Luna dan Yora bersamaan, "kalau kamu panas atau pusing, datang saja kesini kami akan mengantarkan kamu ke ruang medis." ucap Luna, "baiklah aku akan datang jika aku kenapa napa hehe." ucap Vero, mereka pun berpisah karena Vero harus membersihkan ruang Marven
Sesampainya di ruangan
Vero segera bersiap siap untuk membersihkan nya, untung saja Marven saat itu belum tiba di kantor nya, Vero membersihkan ruangan itu sambil berdansa dengan sapu, ia tidak tau bahwa ada seorang seseorang yang tertawa melihat nya melalui cctv. Waktu pun berlalu, Vero sudah menyelesaikan tugas bersih bersih nya, namun ia bosan jadi dia pun keluar dari ruangan dan memutuskan untuk membantu pekerjaan orang lain.
Sesampainya di lift
Saat vero menunggu lift ada seorang laki laki yang menunggu juga dia adalah Gabriel "Selamat pagi pak." ucap vero. sambil membungkukkan badan nya, "oh iya selamat pagi juga." ucap Gabriel, "kamu sekretaris Marven kan?" sambung nya.
"Iya pak, memang kenapa." ucap Vero, "haha tidak apa apa, ngomong ngomong kamu kenapa memakai masker, kamu sedang sakit?" ucap Gabriel yang refleks memegang kening Vero, "oh aku tidak apa apa, kalau begitu ayo kita naik lift." ucap Vero yang segera berlari kecil untuk menghindari sentuhan dari Gabriel
Mereka pun menuju ke lantai 1, dan berpisah.
Di lantai 1
Vero mencari seseorang yang perlu bantuan, setelah ia mencari mencari ia pun menemukan seorang wanita yang bekerja sebagai cleaning service yang saat itu sedang membersihkan tangga, "Permisi." ucap Vero tersenyum, "ah iya kenapa?" ucap si cleaning service itu,
"boleh saya membantu kamu?, saya sedang senggang kok." ucap Vero.
"Wah apa tidak apa apa?" tanya si cleaning service itu, "tidak apa apa kok." ucap Vero seraya tersenyum,
Waktu pun berlalu mereka sudah menyelesaikan mengepel di tangga,
"waduh makasih ya non udah bantu saya, ngomong ngomong nama kamu siapa?" tanya si cleaning service, "iya sama sama, oh dan nama saya Vero kalau nama mbak siapa." tanya Vero balik, "nama saya Viona." jawab Viona sambil tersenyum, ketika Vero ingin membalas perkataan Viona, ada seseorang yang datang membuka pintu, FYI: mereka ngobrol di lantai paling bawah Deket pintu.
Dia adalah Yora, "ya ampun Vero,kamu ternyata disini." ucap Yora dengan napas memburu, "iya, memangnya kenapa Yora kamu terlihat panik begitu." tanya Vero, Yora pun menghela napas nya dan berkata, "pak marven marah karena kamu tidak ada disana, dan kamu harus mengerjakan tugas mu." ucap Yora, Vero pun panik lalu ia pamit ke mereka berdua ia pun langsung berlari untuk menaiki lift.
Sesampainya di ruangan marven
Vero pun memberanikan diri untuk membuka pintu nya. Ketika ia membuka pintu tersebut Suasana tampak tenang tak seperti yang dibilang oleh Yora, Vero pun menghampiri meja marven yang lumayan panjang, lalu ia pun membungkukkan badan nya
"maafkan saya pak." ucap Vero gugup, Marven pun menghela napas panjang dan berkata, "darimana saja kamu, tugas kamu tuh banyak, kamu kerja nya jangan jalan jalan di kantor doang." oceh Marven, "saya habis membantu cleaning service pak, saya janji tidak akan mengulangi nya lagi." ucap Vero dengan tersenyum, "jangan membantu pekerjaan orang lain, mereka itu sudah punya tugas masing masing." ucap Marven dengan nada kesal, "baiklah pak, saya minta maaf, saya janji tidak akan mengulangi nya lagi." ucap Vero tertunduk, "yasudah kali ini saya maafkan, kalau kejadian seperti ini terulang lagi saya ga segan segan untuk memecat kamu." ucap Marven dengan nada dingin, "ba-baiklah." ucap Vero, "yasudah bikin kan saya kopi." titah Marven. "Baik pak." ucap Vero yang kemudian dia pergi membuat kopi, saat selesai, Vero pun meletakkan kopi di samping rak kecil yang berisi map yang terletak di meja, saat Vero ingin pergi Marven menghentikan nya, "tunggu nona Vero, apa kamu sedang sakit?" tanya Marven, Vero pun membeku ketika di tanya seperti itu, Vero pun berpura pura terbatuk, "uhuk uhuk uhuk."
"iya pak saya sedang sakit, saya tidak ingin menularkan penyakit ini, jadi saya memakai masker." kata Vero berbohong, Marven heran karena kemarin Vero terlihat baik baik saja, kenapa sekarang Vero sakit, "kamu tidak berbohong kepada saya kan?" tanya Marven heran, "tidak kok." ucap Vero terbata bata, Marven pun bangun dari duduk nya lalu ia pun menghampiri Vero dan memegang kening nya, ya tubuh Vero tidak panas, Marven merasa kalo ia sedang dibohongi oleh Vero
Vero saat itu hanya bisa terdiam, lalu dengan cepat marven membuka masker nya dan.
BERSAMBUNG🌺
HOPE YOU ENJOY, see you
jangan lupa vote vote ya
Sampai jumpaaa 👋