Walky Love

Walky Love
Part 15~



Pagi pun tiba


Vero menggeliat kan tubuh nya dan membuka mata nya perlahan lahan, ia tidak mendapati marven di samping nya, Vero pun bangun dari ranjang dan memutuskan untuk duduk di ranjang, tak lama kemudian ada seorang pelayan yang datang menghampiri Vero. "Permisi nona,saya datang kesini untuk menjenguk anda." ucap si pelayan, "apa kondisi nona sudah membaik?" sambung nya, "oh, kondisi saya lumayan membaik pak, tapi kaki saya masih sakit." jawab Vero, "untuk kaki nona,nanti tuan muda akan membawa nona ke rumah sakit untuk memeriksa tulang nona." ucap si pelayan. "Oh baiklah kalau begitu, oh ya apakah saya akan dioperasi pak." tanya Vero kepada si pelayan,


"kemungkinan iya nona." jawab si pelayan[Deki], "yah saya ga mau ah pak,pasti sakit." ucap Vero dengan nada ketakutan, "tidak nona, tidak sakit kok, tu-tuan muda pernah dioperasi tulang juga jadi dia bilang tidak sakit, anda bisa menanyakan nya kepada tuan Marven." ucap si pelayan dengan gugup, "oh begitu ya,yasudah nanti aku tanya." ucap Vero,


Deki hanya menjawab nya dengan anggukan, "yasudah kalau begitu saya pergi untuk memanggil pelayan perempuan, untuk mengganti pakaian nona." ucap si pelayan sambil membungkukkan badannya,


"hm baiklah terimakasih pak." ucap Vero.


Tak lama kemudian dua pelayan perempuan datang


Lalu mereka mengunci pintu tersebut, dan mereka pun melirik satu sama lain, "salam kenal nona Vero." ucap mereka berdua dengan tawa nya, "haha iya salam kenal." ucap vero dengan senyum nya, "oh ya nama kalian siapa." sambung Vero


"perkenalkan nona Vero nama saya Anni, panggil saja bibi Anni." ucap bibi Anni, "dan perkenalkan nama saya Lina, panggil saja bibi Lina." ucap bibi Lina, "Oh begitu ya, saya harap kita bisa dekat." ucap Vero tersenyum,


"dengan senang hati nona, saya juga berharap bisa menjadi salah satu orang terdekat mu, Yasudah ayo ganti bajunya biar saya bantu." ucap bibi Anni. "A-apa tidak boleh, aku ga mau tubuh ku dilihat kalian, aku malu tau." ucap vero seraya memalingkan wajahnya, "haha tidak apa nona, kita kan perempuan jadi tidak apa, lagi pula pintu nya sudah saya kunci dan setau saya dikamar ini tidak ada kamera pengawas." ucap bi Lina,


"Hmph tapi tetap saja, aku tetap malu." ucap Vero, "baiklah baiklah kalau begitu nona ingin dipakaikan oleh tuan muda?" tanya bi anni usil


"E-eh tidak, tidak mau." tolak Vero,


"yasudah sama kita aja, kalau tidak nona pakai baju sendiri, untuk rok nanti kita pakaikan bagaimana." ucap bi Anni, "hm, yasudah lah boleh, kalian menghadap ke belakang ya,jangan melihat ke arah ku." ucap vero


"baiklah saya bantu pilihkan baju ya." ucap Lina. Vero hanya menjawab nya dengan anggukan, "nona suka warna apa, hitam biru atau yang lain?" tanya bi Lina yang sedang memilih baju,


"Bagaimana dengan warna coklat Yap aku suka warna coklat muda." ucap vero seraya tersenyum,


"Ah boleh,kurasa ini cukup bagus." ucap Lina, Lina pun memberikan baju dan sebuah rok kepada Vero,


"Bagaimana? mau yang ini?" tawar Lina, "Hemm boleh yasudah yang ini saja." ucap Vero seraya tersenyum,


"cepat kalian menghadap belakang" sambung Vero, Lina dan Anni pun menuruti perkataan Vero, "nona kenapa tubuh mu tidak ingin dilihat oleh siapapun." tanya Anni, "hm kurasa yang boleh melihatnya adalah suami ku hehe." ucap vero seraya tersenyum, "begitu ya."ucap Anni pelan. Hari itu Vero tidak mandi hanya memakai parfum.


Vero pun mengganti rok di bantu oleh Lina dan Anni


Baju yang Vero pakai~



Di luar kamar


"Baiklah kalian boleh pergi." ucap Marven, "baik." mereka pun melangkah kan kaki dan pergi dari tempat itu, Marven pun memasuki kamar, ia tertegun melihat vero karena hari itu ia sangat elegan dan bibir yang dioleskan sedikit lipstik berwarna pink kemerahan membuat nya terlihat tampak cantik, namun disisi lain Vero merasa aneh dengan wajah nya, karena itu pertama kali nya ia memakai alat kosmetik, Marven pun menghampiri Vero, dan duduk di samping nya, "kenapa, kamu terlihat seperti kebingungan." tanya Marven dengan lembut, "ah ini, aku baru pertama kali memakai kosmetik jadi terasa aneh." jawab Vero yang sedang menatap dirinya di kaca,


Marven sedikit kecewa dengan jawaban Vero. "kalau begitu, kamu boleh menghapus nya, jika tidak nyaman." ucap Marven, "Hemm sebentar aku pikir dulu." ucap vero yang sedang memejamkan matanya.


FLASHBACK


"Apa itu." tanya Vero, "ini adalah kosmetik, dengan ini nona bisa terlihat cantik di depan tuan muda." jawab bibi Lina, "cantik?" tanya nya lagi, "Iya, kami akan mendandani mu nona, agar tuan muda jatuh cinta kepada mu, karena jarang sekali tuan muda membawa perempuan ke rumah pribadi nya, betul kan mbak Lina." ucap bibi Anni, "ya begitulah tuan haha." ucap Lina, "wah, kebetulan sekali aku bisa menarik marven untuk mendekati ku hihi." ucap vero dalam hati nya, "baiklah pakaikan untuk ku ya." ucap vero dengan senyum nya, "Baik."ucap mereka berdua seraya tersenyum.


EARLY FLASH


"Kurasa tidak, aku tidak akan menghapus nya." ucap Vero seraya menatap Marven, "itu keputusan yang bagus." ucap Marven tersenyum, "bagus apa nya"tanya Vero, "tidak apa apa, ayo kita berangkat." ucap marven ia pun turun dari ranjang dan menggendong Vero.


"Heh, kenapa kamu menggendong ku, aku bisa jalan sendiri." tanya vero dengan heran, "ck bodoh, tulang kaki mu kan hampir retak, pasti kalau jalan kaki mu sakit kan." jawab Marven dengan nada kesal, "oh iya hehe aku lupa." ucap vero.


Mereka pun keluar dari kamar


Mereka pun menuruni tangga setelah itu. Semua pelayan pun berkumpul dan baris memanjang di depan pintu,


"semoga operasi nya berhasil nona, fighting." ucap semua pelayan dengan tersenyum


"Terimakasih." jawab vero sedikit teriak dan tersenyum, "pelayan dirumah mu sangat baik." sambung Vero, "ya begitulah mereka." ucap Marven, lalu mereka sampai di mobil yang sudah disediakan, dan marven menaruh Vero dengan sangat hati hati dan ia memakaikan seatbelt, lalu pintu pun ditutup dan marven duduk di samping Vero, dan mereka pun berangkat ....


BERSAMBUNG🌺




How how how?


Semoga kalian menikmati cerita yang aku bikin di eps ini,maaf kalo cerita nya kepanjangan atau ke pendekan,wkwk serba salah



Hope you enjoy and don't forget to vote and comment


Sampai jumpa di eps selanjutnya😉💕