Upik Abu Fall In Love

Upik Abu Fall In Love
Pekerjaan Jannah.



Jannah pun segera manyelesaikan Pekerjaannya di dapur membantu Bi siti.


Jannah pun berjalan mendekati nyonyaHalimah yang sudah menunggunya di Taman belakang.


"Iya ..buk ..ada apa ya.?" kata Jannah yang berdiri di samping nyonya halimah.


"Jannah.. sini ,duduk dulu."Nyonya halimah mempersilahkan jannah duduk kursi di samping meja dekat nyonya.


"Jannah.. mulai besok Jannah akan Kerja di Apartemen tempat anak ibuk tinggal."


"Maksut Ibuk ,?Jannah tidak kerja di sini Buk .!?" kata Jannah sedikit bingung.


"Bukan begitu jannah,Jannah masih bekerja dan tinggal di sini,Hanya saja jannah setiap hari akan bekerja di tempat anak ibuk tinggal."


"Kerja apa buk .?"


"Ya seperti bekerja Disini,beres-beres ,ya buatlah apa saja yang perlu kamu kerjakan."


"Iya buk."


"Jannah gak keberatan kan.?"


"Enggak buk."


"Dan ini ada Handfon buat kamu ,di dalamnya ibuk sudah Save no rumah sini,No hape ibuk,bapak dan juga no tlpon apartemen anak ibuk."kata nyonya Halimah sambil menyodorkan hp layar sentuh warna putih kepada jannah.


"Iya buk ,terimakasih."ucap Jannah sambil mengambil hape yang di atas meja.


"Jannah kamu sebaiknya menghubungi keluarga kamu,biar mereka tau keadaan kamu dan tidak mencemaskan kamu."


"Iya buk..,Nanti saya akan menghubungi keluarga saya."


"Jannah sudah tau kan kalau jannah tidak akan mendapatkan gaji selama 7bulan."kata nyonya halimah sambil membuka dokumen Jannah yang tadi sore di bawa dari Agensi Rosa.


"Iya buk ..Jannah tau.."


"Tapi kamu akan mendapat 50dolar bila kamu tidak mengambil Offday kamu."


"Iya buk.."


"Itu terserah Jannah saja.Kalau jannah tidak mengambil Offday juga Gak apa-apa."


"Iya buk."


"Jannah, apa ada Hal yang jannah ingin tanyakan.?"


"Tidak buk.!"


Bagaimana jannah ngomong pada keluarga jannah ya..Ucap jannah dalam hati.membuat Jannah sedikit kurang fokus pada pembicaraan Nyonya halimah.


"Kalau begitu ibuk masuk dulu ya."


nyonya Halimah pun masuk ke dalam rumah..


Suasana di halaman belakang yang sunyi,sepi dan kadang bertiup hembusan angin semilir mannambah sejuknya hati jannah yang mulai Bingung bagai mana Jannah mau ngomgong pada kaluarganya kalau jannah akan bekerja selama 7bulan tanpa gaji.


"Huuufffff..jannah menghembuskan nafas panjang dan melihat kearah taman yang di hiasi lampu-lampu tembak di bawah pohon .Pandangan jannah terheti Di kolam ranang yang biru dan Tenang tapi Menakutkan bagi jannah.


Jannah pun bergegas masuk kedalam rumah dan mengunci pintu,Mematikan lampu dan masuk kedalam kamar.


Didalam kamar bik siti sudah tidur,Jannah menaruh Hpnya di atas meja dan membaringkan badanya di samping biSiti.


Jannah mencoba memejamkan mata tapi Matanya enggan terpejan,fikirannya masih aktif memikirkan bagai mana caranya jannah ngomong pada kaluarganya.


Jannah pun akhirnya keluar kamar dan kamar mandi,Sebenarnya jannah hanya ingin buang air kecil.Tapi jannah sekalian ambil wudhu biar sedikit tenang.Jannah pun masuk lagi kedalam kamar dan duduk di sisi tempat tidur.Jannah masih gelisah.


Jannah melirik kearah ajam dinding. jarum Jam menunjukkan pukul 01.15.


Jannah pun keluar kamar dan berjalan menuju mushola di dalam rumah itu.


Jannah sholat dan mengadukan semua keluh kesah yang dia rasakan pada Tuhannya.


Dibelakang jannah ada sepasang mata tajam melihat kearah jannah.Jannah merasa ada yang mengawasinya Jannah menoleh kebelakang tapi tidak ada siapapun.


Jannah pun menyudahi kegiatan yang di lakukannya.Dan berjalan pelan-pelan masuk kedalam kamar.


Jannah membaringkan tubuhnya dan pelan pelan mata jannah mulai terpejam.


Keesokan Paginya...


Di rumah ini melakukan sholat subuh pun berjamaah.setelah mereka melakukan sholat jamaah bersama,Tuan dan nyonya kembali lagi ke kamar.sedang kan BikSiti pun mulai sibuk dengan pekerjaannya dan Jannah pun mengikuti bik Siti.


"Jannah kamu semalam gak tidur ya.?"


kata biSiti melihat kearah jannah yang berada di sebelahnya.


"Owh..Kamu sudah taukan apa pekerjaan kamu."


"Tau mbak..Katanya mulai hari ini Jannah akan pergi ke apartemennya anak Ibuk.!"


" Ya sudah, mendingan sekarang kamu mandi dan siap-siap dulu saja."


"Jannah sudah mandi lho mbak tadi,Jannah juga sudah siap."


Sambil mengarahkan badannya menghadap bikSiti..


Bik siti melihat jannah dan sedikit manahan senyum melihat jannah.Memakai celana panjang (celana Training) warna hitam dan kaos oblong warna hitam,Tampak seperti anak laki-lakinya di kampung.


"Ya sudah kalau begitu Kita sarapan dulu baru nati kita mulai kerja yang lain Ok."


Bik siti sarapan roti dan Secangkir kopi sedangkan Jannah memilih Roti dan secangkir Susu coklat.


"Mbak ..mosok Aku disini cuman bantuin sedikit-sedikit Thok." jannah berbicara dengan logat khas jawanya.


"Lha kamu kan kerjanya, di tempat Anaknya ibuk tow,Jadi kamu disini ya cuman bantu bantu saja ."


"Iya mbak, tapi Akunya Pengen bantuin ngeringanin sedikit pekerjaannya mbak Siti sebelum jannah berangkat."


"Ya sudah ..kalau begitu kamu bisa mengelap mobil .?"


"Bisa tow mbak..Nyuci mobil pun Jannah sudah biasa Mbak."


"Ya sudah,, habis ini kamu ngelap mobil saja ya,Lapnya ada di dekat garasi mobil."


"Siap mbak...laksanakan.."ucapjannah sambil mengangkat tangannya membuat tanda hormat dan tersenyum. dalam hati bik siti.


"Ni Anak semangat sekali,Semoga dia bisa tahan menghadapi kelakuan Tuan Syam.


Mereka sudah selesai sarapan jannah pun bergegas ke luar rumah dan mengerjakan perintah Biksiti dan menyelesainkannya dengan cepat Karena mobilnya memang sudah bersih dan hanya di lap saja.


Jannah pun masuk kedalam rumah menuju ke dalam dapur.di dapur sudah tidak ada bi siti. Jannah pun mecari bik siti untuk meminta pekerjaan lagi.


Jannah melihat biksiti sedang memilah milah baju yang akan di masukkan kedalam mesin cuci.


"Mbak sudah selesai,Sekarang apa lagi, ?"tanya jannah.


"Apa ya..?kamu sapu aja semua halaman sapunya ada di samping rumah..."


"Ya siap mbak..."Jannah pun pergi lagi..


sebenarnya Jannah bukannya tidak tau apa yang harua di lakukan hanya saja Jannah tidak mau melancangi Biksiti yang sudah lebih dulu di sini.


Jannah pun keluar dan mulai menyapu seluruh halam rumah dari depan sampai belakang sekalian mengelap semua jendela kaca di rumah itu. hanya area dekat Kolam renang yang Tidak jannah bersihkan.


Jannah masuk lagi kedapur di dapur sudah ada Nyonya Halimah ssdang sarapan.


"Selamat pagi Ibuk."jannah mengucapkan salam sambil tersenyum.


"Iya..Jannah sudah sarapan .?"


"Sudah buk,Tadi sarapan bereng Mbaksiti."


"Ya sudah kalau begitu,Jannah kamu siap siap nanti kalau Bapak sudah siap kita berangkat ya."


"Iya buk."Jawab jannah.


"Bik siti,Kamu sudah siapkan bekal intuk jannah kan,?"


"Iya buk sudah siap." jawab Biksiti sambil memperlihatkan bekal untuk Jannah.


Tak lama kemudian Tuan hasan pundatang dan sarapan bersama Istrinya.


"Jannah nanti ibuk tunggu di depan ya."


"Iya buk.."


Tuan dan Nyonya menunggu Jannah di dalam mobil.Di dalam jannah mengambil tas dan memasukkan hpnya dan tas tidak lupa bekal yang sudah di siap kan bik siti....


"Mbak saya pergi duluya ...doakan saya Semoga semunya lancar ya.." Kata jannah sambil mengambil bekalnya di meja.


"Aamiin..iya sudah sana di tungguin ibuk tu....


"Assalamualaikummmm....


Jannah pun berlari keluar rumah.


bersambung....