Upik Abu Fall In Love

Upik Abu Fall In Love
level ke up. sabaran.



Setelah sampai di rumah Jannah merasa rasa sangat sedikit lelah di kakinya . setelah berjalan menyusuri jalanan yang belum pernah dia lewati .


seperti seekor anak kucing yang di tinggal induknya itulah yang di rasakan Jannah saat ini.


jika dia tersesat atau pun tak bisa pulang, dia sudah pasrah sudah ikhlas dan sudah tidak ada yang dia takuti dalam kehidupan ini. Hanya mengharap ada belas kasihan dari orang orang yang berhati lembut yang akan menggapai jannah . menunjukkan arah jalan ke rumah.


Jannah hanya menjalani kehidupan ini dengan menatap lurus kedepan dan tanpa rasa takut.


semua pasti berlalu jatuh bangun kehidupan salah benar selalu di salah kan,rajin bekerja tak dapat pujian ,Sedikit kesalahan semakin jadi sasaran kemarahan.


Ya.! itulah pelajaran kehidupan yang sudah Jannah alami sebelum pergi ke negri Orang ini.


Pengalaman hidup yang sudah Jannah lewati selama ini dia jadikan sebagai pelajaran dan selalu dia praktek.untuk menjadi Jannah yang lebih baik lagi.di dalam profesi yang dia jalani.


ibarat jalanan aspal Jannah sudah kebal di Lindas ban omelan sang majikan.Setiap hari pasti ada saja kesalahan-kesalahan yang jannah perbuat.


Tapi itulah pelajaran kehidupan yang sudah tuhan persiapkan untuk masa sekarang Jannah menghadapi Syam..Jannah tidak ada rasa takut sedikitpun dengan Syam..bagi Jannah semua pasti akan berlalu. Jannah hanya berusaha menjadi yang terbaik .


Walau tidak mendapat pujian setidaknya Jannah bisa terhindar dari kemarahan.


Sampai suatu saat Jannah bisa melewati waktu 2tahun dan pulang membawa pundi pundi uang keberhasilan dari kerja kerasnya di negri orang.


bayangan senyum kebahagian orang orang yang ingin Jannah bahagiakan. semua itu adalah sumber pendorong Jannah untuk berjuang dan tetap bertahan.


Harapan besar dan angan-angan masa depan yang cerah yang sudah di tunggu jannah. .Akankah seindah yang di bayangan Jannah hanya waktu yang tau.


Di perjalanan ini Jannah ,hanya perlu bertahan dan berusaha lebih baik dan menjalani ini semua dengan ikhlas .Sudah pilihan Jannah jadi seorang Asisten rumah tangga.


Jikalau Jannah ada pilihan kesempatan untuk bersekolah sampai ke jenjang perguruan tinggi pastilah Jannah akan memilihnya .


Tapi akankah Jannah akan menjadi Jannah yang sekarang ini ?


sikap Jannah yang pantang menyerah membuat Jannah selalu berusaha jika mereka bisa kenapa Jannah tak bisa.ilmu buku bisa di pelajari, dan ilmu kehidupan Semua orang juga mengalami tapi tak banyaknya yang bisa mengambil jawaban dari setiap pelajaran kehidupan yang mereka alami.


Jannah menaruh barang belanjaan nya di atas meja dapur Jannah pun langsung membuka belanjaan nya dan mengambil daging dari dalam plastik yang berlogo mini market , menaruhnya di dalam wadah dan mencuci nya sebelum memotong nya.setelah Jannah selesai dengan dagingnya Jannah pun mengambil bumbu instan yang sudah dia beli di mini market di dekat pasar.


Jannah membaca dengan teliti instruksi yang tertulis singkat di balik bungkus bumbu instan itu. dibacanya DAGING MASAK MERAH..tak lupa jannah juga menanbahkan potongan kentang.Jannah sangat cekatan tak berapa lama masakan pun siap dan jannah pun tak lupa memasak sayur ca sawi .


Jannah pun membersihkan semua area dapur yang dominan warna putih dari mengelap seluruh permukaan dapur dan tak lupa mengepel lantai dapur.


sebelum Jannah pergi memanggil Syam.


Jannah sudah berjalan meninggalkan dapur dan menuju kamar Syam hanya beberapa langkah dari ruang dapur.


Jannah sudah ingin mengetuk pintu warna kayu warna coklat itu, tapi Jannah urungkan karena pintu tak tertutup rapat dan tidak ada tanda-tanda aktifitas di dlm kamar ,


Jannah pun memeriksa kedalam dengan mengintip sedikit dari pintu yang tak tertutup rapat itu.


jannah melihat ruangan yang redup minim cahaya hanya cahaya lampu dari belakang dan bawah kasur .


Jannah melihat Syam yang sudah berbaring dengan selimut di badannya dan lengan di atas matanya menutupi sebagian mukanya.


Jannah pun melangkahkan kakinya dengan sangat pelan mendekati Syam yang sepertinya sudah tertidur pulas itu.


Jannah mulai berfikir "Di bangunin gak ya.?Klo di bangunin pasti marah orang lagi tidur malah di ganggu,!Kalau tidak di bangunin juga pasti salah ,Kan sudah lapar ,!kenapa tidak di bangunin.! ?"


pertanyaan dan jawaban yang sudah terdiri di kepalanya Jannah, situasi yang sudah pernah Jannah alami.jannah pun tek kehabisan akal.


Jannah membungkukan badannya sampai condong kearah telinga Syam dan jannah mulai berbisik sangat Pelan sampai seekor semutpun tak akan bisa mendengar apa yang jannah bicarakan,


"Tuan makanan sudah siap ,"


Untuk mengambil tas dan bersiap untuk pulang kerumah.


di perjalanan Jannah mengingat kertas yang tertempel di kulkas hari ini.


Jannah pun mulai memikirkan skejul pekerjaan Jannah. supaya Jannah bisa melakukan yang terbaik .


"Aku harus berangkat lebih awal lagi .dan sebaiknya aku bilang sama.mbaksiti kalau muali besok aku sudah tidak bisa membantunya lagi.


perjalanan memakan waktu 1jam.kalau keluar rumah jam 5,jam 6aku sudah sampai disana.aku harus mencuci mobil,membersihkan kamar mandi sebelum dia mandi.menyiapkan sarapan,menyiapkan keperluan yang dia butuhkan,dan Semua harus beres sebelum Tuan syam bangun,setelah tuan pergi aku harus kepasar lagi untuk memasak makan siang dan makan malam dengan menu yang berbeda .belum Lagi harus membersihkan apartemen mengelap semua benda di dalam apartemen itu.menyapu mengepel..


itulah level jannah selanjutnya.


" Jannah kamu pasti bisa .!


'Semangat Jannah demi masa depan mu yang lebih indah."


Jannah mencoba menyemangati dirinya sendiri


tak lama kemudian Jannah pun sudah sampai dirumah Tuan dan nyonya Hasan. disinilah jannah merasa di hargai dan tidak di anggap sebagai Asisten,tapi Jannah dianggap sudah seperti keluarga.


Jannah melangkahkan kaki nya dengan senyuman dan masuk kedalam rumah itu.


"Assalamualaikum .."


ucap Jannah saat masuk kedalam rumah.


"Walaikumsalam. .." ...


Jannah merasakan Suasana yang berbeda di rumah ini


Jannah merasa seperti anak bungsu yang sedang keluar rumah yang selalu di tunggu orang tuanya ,dan ingin tahu bagai mana hari ini,? ada hal apa yang terjadi.? jannah mulai menceritakan semua yang jannah lakukan di apartemen Syam .


Tanpa membuat Syam terlihat seperti sengaja melakukannya agar jannah tidak betah bekerja di apartemen nya di depan mereka .Jannah menceritakan perlakuan tuan Syam kepada jannah semata mata karena ingin Jannah melakukan tugas jannah lebih baik lagi.


dan malam malam Jannah .


jannah selalu menyempatkan mengungkapkan semua isi hati Jannah yang dia tutupi yang tidak Orang lain ketahui jannah adukan kepada Tuhannya .


karena hanya Tuhannya lah yang tau apa yang sebenarnya Jannah alami.


Airmata jannah selalu mengalir di setiap sujud nya di setiap malam malamnya. Jannah hanya bisa berdoa dan berdoa..


ke esok harinya Jannah pun mulai berangkat lebih awal dia sangat bersemangat untuk melakukan permainan selanjutnya ,apalagi sekarang dia sudah bertemu dengan sahabatnya.Itu menjadi tambahan sumber semangatnya.


" Gak papa lah Semua pekerjaan pada dasarnya kan sama ada enak dan gak enaknya...Yang penting jalani saja...Semangat Jannah. ..


suasana pagi ,yang sepi dan angin yang berhembus terasa sangat sejuk menusuk di kulit lengan jannah yang tak ter tutupi.sesekali jannah menggosok gosokkan tangannya .di kulit lengannya . menuju stasiun MRT sangat sepi dan masih di terangi lampu lampu yang sangat terang.


Ya karena jannah berangkat lebih awal jadi hanya ada beberapa orang yang duduk sambil memainkan hp di tangan mereka sambil menunggu MRT lewat.


Jannah berjalan mendekati papan rute MRT yang akan jannah tumpangi .Jannah melihat titik di mana dia berada sekarang .dan mencari arah letak Apartemen Tuan Syam .


Dan jannah juga mecari letak Tempat kerja Sahabatnya FITRI. ..


belum sempat jannah menemukan letak tempat kerja Fitri . MRT yang jannah tunggu sudah sampai dan siap mengantarkan jannah ke tempat tujuannya.


.Jannah membalikkan tubuhnya melihat keadaan MRT dari luar pintu kaca terlihat keadaan sepi.jannah pun langsung masuk.