
"jangan jangan ,kamu goda majikan kamu ya .?"tanya Jannah curiga.
" Eh. aku tidak menggoda majikannku lah jannah, Dia sendiri yang tergoda padaku.!"bela Fitri.
" Fitri,kamu ini,di sini kerja Bukan buat cari masalah.!"ucap jannah mengingatkan.
" Iya ,aku juga tau,."Jawab Fitri.
" Pantesan saja ,Majikan kamu marah,Lihat pakaian kamu,dandanan kamu.!"ucap jannah mencoba mengingatkan Fitri .Yang selalu ingin terlihat cantik di depan laki-laki.
" Jannah ,aku ini memang Cantik dari sananya.!"jawab Fitri.
" Iya ,tapi kan kamu juga harus ingat,kita di sini itu untuk Kerja..!'
"Iya iya..Tapi Jannah kamu harus percaya sama Aku ,Aku tidak pernah menggoda Majikan Ku,Dia sendiri yang tergoda dan suka padaku.!"ucap Fitri membela diri.
" Bagai mana sih cara nya ngasih tau sama fitri.?" ucap jannah dalam hati.
"Baiklah,sekarang Aku percaya sama kata-kata kamu.!" ucap jannah menyudahi perdebatan mereka.
" Tapi kamu harus rubah pemanpilan kamu.!" pesan jannah.
" Aku gak janji,Aku nyaman kok dengan pemanpilan aku yang seperti ini. !" jawab Fitri.
fitri memang terbiasa berpakaian ketat dan dengan bodinya yang sexsi dan parasnya yang cantik,tak heran Lelaki hidung belang mata keranjang akan tertarik pada Fitri .lagi pula Fitri tak punya kriteria khusus bagi lelaki,Entah dia kaya atau miskin ganteng atau jelek,Asal mereka memuja Fitri,Fitri Akan menerima mereka.
Di apartemen.
Syam pun gelisah,karena jannah tidak datang ke apartemen hari ini.
Syam ingin menghubungi jannah tapi Syam tidak punya nomor telepon jannah.
" Ni anak ,kemana sih ,kok sudah siang blom datang." ucap Syam. sambil melihat kearah jam dinding di dapur sudah menunjukkan pukul 1Siang.
" Jangan - jangan dia pingsan lagi ,?atau dia tersesat.?" Syam pun mulai cemas memikirkan jannah.
Syam pun ingin memastikan Keadaan jannah dengan datang kerumah nyonya halimah.
Syam pun tak berfikir panjang,Syampun mengambil Kunci mobilnya dan keluar apartemen, dan melajukan mobilnya menuju rumah Ibunya,Yang selama ini belum pernah dia kunjungi.
Di taman.
Zul pun Hanya menjadi penonton perdebatan antara Jannah dan Fitri.
karena waktu sudah semakin siang. juga waktunya makan siang,Fitri pun menyudahi pertemuan mereka ,dan meninggalkan jannah Dan Zul.
" Jannah ,Aku naik dulu ya,Nanti keburu Nyonya Ku marah lagi,kalau kelamaan main diluar,."ucap Fitri.
" Iya ,sudah ,kamu hati-hati ya..!"pesan jannah.
" Iya. ."Fitri sambil berjalan meninggalkan mereka berdua. tak lupa Fitri pun melambaikan tangan dan melempar ciuman jarak jauh pada Jannah dan Zul.
" Ni anak genit banget ,"batin Zul .
" Dia memang seperti Itu,Encik Zul jangan heran ya.!" ucap jannah pada Zul.
yang mungkin merasa risih pada sikap Fitri.
Mereka pun berjalan berdampingan menuju mobil Zul yang ter parkir agak jauh dari tempat mereka .
" Encik Zul ,Terima kasih ya ."ucap Jannah sambil berjalan dan menoleh kearah Zul yang berada di sampingnya.
" Iya ,Tak apa lah,bagaimana sekarang mau kan ikut Abang.?"tanya Zul lagi.
".Kasih tau jannah dulu,mau kemana baru Jannah putuskan Ikut apa tidak .!"jelas jannah.
" Baiklah,Abang nak ajak jannah makan ,Macam mana nak tak .?"tanya Zul.
" Kalau untuk yang satu itu Encik Zul tidak usah bertanya ,jannah pasti akan mau.!" jawab jannah. tersenyum semangat .
mereka pun sampai di parkiran .Zul pun membukakan Pintu untuk jannah.
" Ow ,,So sweet ,,"ucap jannah spontan saat melihat Zul membukakan pintu untuk jannah.
" Encik Zul, Jannah boleh buka sendiri lah.!" ucap Jannah.ketus sambil masuk kedalam mobil.
" Eh, tadi cakap so sweet..!"tanya Zul heran.dengan sikap jannah yng tiba tiba berubah.
"'Itu kalau fitri, yang di perlakukan seperti ini.!"jawab jannah.
Zul.pun menutup pintu dan berjalan memutar mobil dan masuk kedalam.mobil.
Zul pun melajukan mobilnya.
"Kita ,mau makan dimana Encik Zul .?"tanya Jannah.
" Jannah Sukanya makan apa .?"tanya Zul. " Kalau Encik Zul Tanya Janah sukanya makan apa ? jannah akan jawab suka makan Nasi.!"jawab jannah.
" Baiklah,kalau macam itu Kita akan makan nasi .!"ucapZul sambil sesekali melihat kearah jannah.
tapi Jannah lebih suka melihat keluar jendela.menikmati pemandangan di negri itu.
Tak lama kumudian Mereka pun sampai ke tempat yang Zul tuju.
Zul mengajak Jannah makan di tempat dimana jannah bisa menikmati makanan yang dia sukai , di pinggir jalan. sambil melihat orang berlalu lalang membeli makan dan sekedar berjalan jalan.
Jannah sangat menikmati tempat makan yang Zul rekomdasikan.
Jannah duduk sendiri sedangkan Zul sibuk memesan Beberapa makanan yang mungkin akan jannah sukai.Seperti Chiken rise,Nasi lemak,Nasi goreng thailand dan beberapa minuman dan disert .
" Wah ,Encik Zul, banyak sekali makanannya.!" ucap jannah melihat banyak makanan yang di bawa Zul.
" Apa kamu suka .?"tanya Zul ingin tau dengan menu pilihan Zul.
" Tunggu ,biar jannah rasakan dulu .!" ucap jannah sambil mencicipi makanan di depannya.
"Emmmm. .enak nya.."'Ucap jannah sambil merasakan makan di mulutnya.
" sepertinya ,?jannah suka semuanya lah.!" tambah jannah.
Zul pun tersenyum. melihat tingkah polos jannah.
" Encik Zul,gak makan.?"tanya Jannah .melihat Zul yang dari tadi hanya melihat jannah makan dan sesekali meminum minumannya.
" Saya ,Lihat jannah makan saja ,Abang sudah merasa kenyang .!"Ucap Zul. tersenyum lagi.
" Encik Zul, tak mau makan,?'jangan jangan nanti janah suruh bayar sendiri .?"tanya Jannah curiga.
" Ya enggak lah.!"bantah Zul.
" lalu kenapa Encik Zul ,tidak makan.?"kalau Encik Zul tidak makan jannah juga tidak makanlah. !"ucap jannah sambil pura pura menyudahi aktivitas makannya.
" Iya ..Sudah baiklah,abang makan,mana satu yang boleh abang makan.?"tanya Zul pada jannah,karena semua makanan di hadapan jannah.
"Maaf Encik Zul., "Ucap jannah sambil menyodorkan 1 makanan kedepan Zul.
" Yakin ini beleh abang makan.?"tanya Zul meyakinkan jannah.
"Iya ,,"Ucap jannah sedikit tidak yakin.
Zul pun melihat ketidak relaan jannah,akirnya Zul pun membagi rata semua makan yang dia pesan .
Jadi mereka bisa merasakan makanan yang sama.
setelah selesai makan siang, Zul pun mengantar jannah pulang.
Di rumah.
Syam pun sudah berhenti di depan pintu dan ingin masuk tapi dia tidak berani.setelah sudah hampir 1jam akirnya Syam pun turun dari mobil dan memencet bel.
Bik siti pun kaget melihat Syam berdiri di depan pintu gerbang.
" Eh tuan Syam.,Silahkan kan masuk."Ucap bik Siti.
" Em..Bik Jannah baik baik saja .?"tanya Syam pada Biksiti. terlihat sedikit kawatir.
" Jannah. ,'Ucap biksiti sedikit bingung."Memangnya jannah kenapa Tuan .?"tanya Biksiti balik.
"Iya Jannah,aPa dia baik baik saja .?'kenapa dia tidak datang ke apartemen sya hari ini.?"tanya Syam Cemas.
"Ow..masalah Itu,Jannah ijin pada nyonya Dia hari ini ngambil OFF DAY Tuan,mungkin Jannah lupa bilang sama tuan." Jawab bik siti menjelaskan.
" Off day. Berani nya dia sudah bikin saya Cemas. !" gumam syam dalam hati .
" Ya sudah bik,!" ucap Syam pergi meninggalkan Rumah Nyonya halimah,tanpa masuk kedalam dulu.
"Tuan,Tuan tidak masuk dulu.?"ucap biksiti.
Tapi Syam tak menghiraukan pertanyaan Biksiti. dan melajukan mobilnya .Syam merasa terlihat konyol dengan apa yang dia lakukan.
"Jannah ,Kau sedang sibuk menikmati liburan ,dan sedang kan aku sibuk mencemaskanmu." gumam Syam dalam mobil.
...