
Jannah pun melanjutkan pekerjaannya,jannah mencoba mencari ganti gorden yang lain.di tempat biasa menyimpan sprei dan handuk di dalam lemari di dalam.kamar kosong yang tak pernah di tempati.
tapi setiap 1minggu sekali selalu di ganti sprei nya,
"ini kamar tak bertuan tapi selalu di rapikan"
Jannah mengambil gorden warna serupa yang di antar ke laundri ,"kenapa warna nya semua sama sih seperti tak ada warna lain saja ."
Jannah menyelesaikan pekerjaan nya,memasak dan membersihkan nya sebelum pulang .setelah menyelesaikan semua pekerjaannya jannah pun meninggalkan kan apartemen. "waktunya pulang."
Malam hari.
Syam pun pulang keapartemennya, membawa banyak sekali makanan seperti coklat,permen,makanan ringan dan beberapa susu ķotak dan susu bubuk.
belum sempat Syam menaruhnya di dapur .
Hp Syam di saku celana sudah berbunyi.
beb. ..beb...beb...
tanda getar di saku celananya Syam pun menaruh semua belanjaan nya di atas meja tamu dan segera menjawab tlponnya.
" ya..Ok.."
hanya itu ucapan Syam .Syam pun langsung keluar apartemen. setelah menerima panggilan singkat itu.
Syam sangat terburu-buru melajukan mobilnya menuju ke bandara internasional setempat .
keesokan harinya.
Jannah berangkat seperti biasanya ,jannah sedikit heran melihat keadaan yang apartemen Syam begitu berantakan.
seperti habis ada orang pesta,sisa makanan deliveri dan bungkus makanan ringan berserakan ,kabel tivi vidio game semua berantakan,jannah berjalan membuka jendela.dan berjalan kedapur,dapur pun keadaannya sama berantakan nya,botol susu,air mineral semua berantakan" Ya Alloh ini seperti kapal pecah" ucap jannah lirih,jannah hanya menaruh tasnya dan segera membersihkan kamar mandi tuan Syam dulu sebelum membersihkan ruangan yang lain.
Jannah masuk ke dalam kamar dan tanpa melihat ke arah tempat tidur. langsung masuk kedalam kamar mandi,jannah sedang asyik membersihkan kamarmandi tiba.
Tok..Tok. .tok..
suara ketukan dari luar kamar mandi.
"Ya sebentar ini sudah mau selesai." ucap Jannah dari dalam kamar.mandi.
" Mom is that You ?"
suara anak kecil dari luar pintu.
Jannah pun menghentikan pekerjaannya mendengar suara anak kecil di luar pintu.jannah pun penasaran dan langsing membuka pintu.
" Ahh. ..Jannah pun kaget melihat anak kecil yang berdiri di depan pintu kamar mandi,
"siapa kamu ?" tanya Jannah.
Syam yang menyadari mikail tidak ada di sebelahnya pun berusaha mencarinya Syam pun kaget melihat Mikail dan jannah sudah bersama di dapur.
Syam pun menghampiri jannah.
"Selamat pagi tuan,"
ucap jannah melihat muka tuannya yang sudah ingin menanyakan Banyak hal pada jannah tapi enggan untuk bicara.
"Anak tuan ,tadi mencari ibunya,waktu saya sedang membersihkan kamar mandi di pikir saya ibunya ,dia bilang ingin susu,jadi Jannah ajak mikail ke dapur lah, saya bikinin susu sekalian jannah kasih sarapan ,kebetulan jannah juga belum sarapan jadi kita sarapan berama."ucap Jannah menjelaskan.tanpa Syam bertanya. Jannah sudah sedikit.paham dengan karakter bosnya.Yang pendiam.
"Tuan juga mau sarapan bersama kita?" ucap jannah sambil menawarkan susu di tangan jannah.
" awas kamu jangan sampai bilang pada nyonya kamu tentang apa yang terjadi dirumah ini kamu paham,kalau tidak aku tidak segan-segan melakukan hal kemarin.!"ancam Syam .
" Tuan tidak usah takut,Tuan tidak usah keatir ya,jannah janji tidak akan memberitahu nyonya.!"ucap jannah tersenyum sambil mengangkat dua jarinya ke mukanya.
" Mikail.. di habiskan ya sarapan nya,Bi bik mau beres beres dulu ya,"ucap jannah sambil mendekati mikail yang sedang duduk di dekat Syam.
" Permisi Tuan." ucap Jannah berjalan keluar meninggalkan dapur dan membereskan ruang tamu.
"Gak nyangka Tuan Syam diam diam sudah punya anak ,apakah ini alasan tuan Syam ingin mengeluarkan ku dari sini,supaya tidak ada yang tau kalau tuan sudah punya anak..,ya sudah lah itu urusan tuan,,, urusanku di sini hanya KERJA"
ucap Jannah dalam hati,
sambil membersih kan ruang tamu.
flash back
Syam bertemu dengan seorang wanita dan seorang anak kecil berumur 5th. " ini kado kamu,2 hari lagi antar dia di sini lagi ya. nanti kita bertemu seperti biasa." ucapan ibu mikail saat menyerahkan Mikail pada syam dan pergi meninggalkan mereka.
flash on.
Syam dan Mikail pun sarapan bersama mandi bersama ,
"Jannah ..."teriak Syam dari dalam kamar.
"Ya tuan...."
jannah pun Berlari mencari arah suara Syam,
teriak jannah sambil memalingkan wajahnya melihat Syam dan mikail hanya memakai handuk yang melingkar di bagian bawah tubuhnya ,sehingga tubuh nya yang atletis pun terlihat mempesona.
"kenapa teriak.?"tanya Syam. mendengar suara Jannah.
" Kenapa tuan hanya memakai handuk.! kenapa tak panggil jannah setelah tuan pakai baju,Tuan sengaja kan ingin pamer."
ucap jannah masih memalingkan wajahnya dan menutupinya dengan kedua tangan.
Syam pun tersenyum menyeringai melihat tingkah laku jannah.
" Mikail ..kamu sama kakak jannah Dulu , uncle mau ganti baju dulu ya" ucap Syam pada mikail yang dari tadi hanya melihat tingkah mereka berdua.
" Pakai kan baju mikail."suruh Syam pada jannah.
mikail pun berjalan keluar mendekati jannah yang berdiri di luar pintu kamar,
"kakak ..ayo.."..mikail menggandeng tangan jannah.
Jannah masuk kedalam kamar yang biasanya kosong tak bertuan itu,mikail pun membuka pintu lemari yang biasanya terkunci seperti mikail sudah sering kesini.jannah pun melihat isi dalam lemari itu,ada beberapa pakaian anak dan pakaian wanita.
Jannah berniat membantu memakaikan pakaian pada mikail ,tapi mikail menolak ternyata mikail pandai berpakaian sendiri.
"Wah pandai ya kamu.?"
ucap jannah.
"Ya ...my mom ,ajar mikail semuanya."
ucap Mikail dengan wajah bangga pada ibunya.
"di mana mama kamu . ?"tanya Jannah penasaran.
" my mom ,have to do work. "Jawab Mikail singkat.
" Ow... kerja..." ucap Jannah sambil menganggukkan kepalanya.
mikail pun keluar kamar dan berjalan menuju kamar Syam .
" Uncle..."ucap mikail sebelum. masuk kedalam kamar.jannah yang mendengar pun berkata dalam hati.
"kasian kamu nak itu bapakmu ,kenapa kamu panggil paman."
jannah pun berdiri di belakang mikail.mendengar tidak ada jawaban dari dalam kamar jannah pun berinisiatif menfajak mikail bermain dengannya.
"Mikail ..sekarang mikail main sama bibik mau.?"
ucap jannah mengajak mikail berjalan ke ruang tamu.
"Emm....main apa ya..."Jannah berfikir dan melihat kearah game Xbox .
" Ok ..boy...you wanna play this game with me..?"
ucap jannah sambil memasang kabel game yang sudah Jannah rapikan tadi.
di dalam syam sedang menyelesaikan beberapa pekerjaanya. Dan Syam pun mengawasi mereka dari dalam kamar kerjanya.
Jannah dan mikail pun bermain bersama tertawa bersama .saking serunya jannah sampai lupa waktu.
jannah melihat Jam sudah hampir jam dua belas jannah asyik bermain sampai lupa belum kepasar,jannah pun Berlari ke kamar Syam.
Tok...Tok. .Tok...
krekkk. ..
Syam membuka pintu.
" Maaf tuan ..jannah mau ijin kepasar sebentar jannah lupa tuan belum belanja hari ini."ucap Jannah sambil menundukkan kepalanya.
" Tak payah,!."
ucap Syam singkat sambil menutup pintu.dan masuk kedalam kamar kerjanya lagi.
Jannah pun berjalan kembali ketempat mikail berada diruang tamu .
"Kakak ,tolong bikinin mikail susu ,mikail haus. "
ucap mikail saat melihat jannah berjalan mendekatinya.
"Ok ..sebentar ya Sayang.."ucap Jannah pada anak berusia 5th yang sangat sopan saat meminta sesuatu.
tak berapa lama kamudian jannah sudah membawa dua gelas susu coklat MxxO satu untuk jannah dan satu untuk mikail tak lupa jannah membawa cemilan ringan dari dapur "Ini kan sudah siang pasti mikail sudah lapar.."
saat mereka sedang menikmati susu dan cemilan Syam pun keluar kamar dan berjalan menuju ruang tamu Syam duduk di kursi tamu,sedang kan mikail dan jannah duduk di lantai di dekat sofa.
tak lama kemudian .
Ting......Tong. .....