Upik Abu Fall In Love

Upik Abu Fall In Love
level up 2.



1 minggu kemudian.


jannah baru melewati 1minggu dalam 2tahun waktu yang masih sangat luama.


pagi ini setibanya Jannah di apartemen Syam .


Jannah melihat Syam keluar dengan mobilnya tak lama kemudian Jannah pun masuk kedalam rumah seperti biasa.


Jannah mulai membersihkan ruang tamu tapi kali ini Jannah tak menemukan kertas atau tulisan .Jannah sudah mulai tenang bekerja disini tiba tiba tak lama setelah Jannah masuk, ada suara orang membuka kunci pintu dari luar.Sebelum pintu terbuka Jannah sudah membukakan pintu dari dalam.


Betapa terkejutnya Jannah melihat pria yang berdiri di depan pintu adalah Tuan Syam.


Jannah pun diam mematung.,tidak tau apa yang harus dia lakukan dan katakan pada tuan Syam.


Jannah hanya diam mematung sambil memegang pintu.


" ehemm! "


suara Syam mengejutkan lamunan jannah.


Jannah hanya diam dan berdiri di dekat pintu.


Syam pun masuk dan duduk di kursi ruang tamu, sedangkan Jannah masih berdiri di dekat pintu .Jannah bingung mau mengawali pembicarakan dari mana.jannah merasa mulutnya terkunci.


"Eh emm. .. suara Syam mengagetkan Jannah seperti mengisyaratkan pada jannah,


jannah pun mulai berbicara.


"Em..Tuan Syam Jannah minta maaf Sekali ataa perbuatan jannah yang tidak sengaja..." ucap jannah sedikit gugup.


"Ehem...."


syam melihat jannah dengan tatapan tanjan.


"Emm..maksud jannah ya yannah memenag sengaja.,! tapi waktu itu


jannah benar benar tidak tau ,kalo tuan Syam adalah anaknya nyonya,sebenarnya tuan yang pertamakali salah pada Jannah, jadi Jannah cumanmau mengajari kalu kita salah, ya kita harus brani minta maaf...."ucap Jannah tanpa titik dan koma. dan sedikit melakukan Jannah membelaan diri.


"Apa.!" Jawab Syam dengan nada tinggi melihat kearah Jannah danmembuang pandangannya kedepan.


"Tuan salah Jannah juga salah jadi kita sama sama salah tuan." Jannah melihat Syam yang sudah semakin emosi.


"Kamu bilang Q juga salah ?"


"Iya tuan..Tuan yang menjatuhkan hp saya dan tidak meminta maaf kepada saya." Jawab Jannah menjelaskan lagi.


"siapa yang slah.?"


Jannah mulai sadar dengan yang dia ucapkan..


"Maaf tuan iya Jannah yang salah tuan .!"


semua salah Jannah tapi tuan juga."gerutu Jannah. .


belum selasai Jannah menyelesaikan pembicaraan .


Syam sudah berdiri dan berjalan kedalam ruang kerja.


"Baik lah tuan juga salah tuan juga harus minta maaf."teriak Jannah saat melihat Syam berdiri dari tempat duduknya.


Syampun menghentikan langkahnya dan melirik kearah Jannah yang tertunduk.


"Apa ... Maaf.!"Jawab Syam sambil tersenyum meyeringai .


Jannah pun mengangkatkepalanya .


"Iya lah kan tuan juga salah seharusnya tuan juga minta maaf.."


Syam pun masuk ke ruang kerjanya .tanpa menghiaraukannocehan jannah .


tak lama kemudian Syam keluar membawa kertas dan di tempel di kulkas,


Jannah pun membaca nya dengan seksama "Ini norang belum puas ya bermain main denganku.Baiklah Jannah tunjukkan siapa drimu.kamu pasti bisa Jannah ."


ucap Jannah dalam hati .


hari ini tuan Syam ada di rumah Jannah pun hanya menyelesaikan pekerjaan nya saja dan bersiap untuk pulang.jannah mengambil tas di dapur dan berjalan keluar.


"Mau kemana ?"


tanya tuan Syam menghentikan kaki jannah.


"mau pulang tuan pekerjaan saya sudah selesai,Permisi.." Jawab Jannah tanpa menoleh ke arah Syam yang berada tepat di belakangnya ,


"Tunggu !" Syam pun menarik tas Jannah untuk menahan langkah Jannah.


"Masakin Dulu baru kamu boleh pulang.!"


kata Syam dan melepaskan tas Jannah.


" Aduh aku kan gak begitu pandai memasak,bagai mana ini .


ucap Jannah dalam .


" baiklah ...Tuan mau di Masakin apa .?" ucap jannah dengan pnya.


" Up to you.." ucap sam sambil berjalan masuk kekamarnya lagi.


Jannah pun masuk kedapur ."Aduh bagai mana ini Aku kamu gak begitu pandai memasak,,


ucapan Jannah dalam hati sudah mulai bingung ..mau masak apa untuk tuan Syam


.Jannah pun membuka kulkas tapi tidak ada bahan-bahan yang bisa masak.jannah pun berencana meminta Yang pada tuan Syam untuk belanja bahan makanan.


Jannah pun berdiri di depan pintu kamar tuan Syam,untuk mengetok pintu.


Jannah menghela nafas dan "Bissmillah " Jannah menutup mata dan mengangkat tangannya untuk mengetuk pintu.


tiba-tiba pintu terbuka dari dalam dan Syam sudah berdiri di depan pintu .Jannah mendaratkan tangannya di dada tuan Syam. Jannah pun membuka matanya saat tidak terdengar ketukan.


" Ahh...plak...!..


.Jannah kaget dan memukul tuan Syam.


"Ahh. ..Maaf tuan..maaf ..bukan maksud jannah memukul tuan ,Tuan yang mengagetkan Jannah. ."ucap Jannah sambil nenelapukkan tangannya di depan mukanya .


.Jannah memang selalu refleks saat jannah terkejut Jannah pasti akan memukul benda di dekatnya.


sebenarnya Syam sudah mengawasi Jannah dari dalam kamar.


"Apa ..?"


" Tuan di dapur tidak ada bahan yang bisa di masak.."


"lalu.."


" saya tidak usah memasak lah.!"


Jawab Jannah tersenyum.


"Ni..!"Syam menyodorkan uang kepada Jannah.


" untuk apal tu..."


Jannah belum selesai mengajukan pertanyaan Syam sudah menyela .


"ke pasar.!"


Jawab Syam singkat.dan menutup pintu


"Tapi ,tuan saya tidak ta." ucapan Jannah terpotong karena melihat Syam menutup pintu.


"Sya akan tidak tau jalan kepasar bagai mana ini?,Tuan kau sungguh keterlalauan.".gerutu Jannah sambil melangkah kakinya .baru beberapa langkah dari kamar pintu pun terbuka .


Jannah pun berbalik badan mendengar pintu kamar terbuka.


" beli secukupnya saja. !" ucap Syam sedikit memperingatkan .


"Tuan saya tak tau jalan ke pasar?"


ucap jannah sedikit bingung.


"Tak tahu jalan .,!? tahu jalan balik.!"


ucap Syam sambil tersenyum menyeringai. Jannah pun tertunduk mendengar ucapan Syam.


"Tau Tuan..."ucap Jannah lirih.


"kau tau kan apa nak buat.!"


ucap Syam masuk ke dalam kamarnya dan menutup pintu.


Jannah tau maksud tuan menyuruh Jannah kepasar.karena Jannah belum tau jalanan pasar dan jannah akan menyerah dan minta di pulangkan,ini semua hanya akal akal akalan syam.untuk mengerjai jannah.


bukan Jannah kalau menyerah.jannah pun keluar apartemen, melangkah kan kakinya.


"Tok..tok..tok..


suara Jannah mengetuk pintu.Makcik Halimah yang berada di ujung lorong.


Jannah bermaksud ingin bertanya pada Makcik halimah.


tapi dari dalam tidak ada jawaban .Jannah pun hanya berjalan dan berharap ada seseorang yang bisa membantunya.menunjukkan jalan arah ke pasar terdekat.


dari kejauhan terdengar samar samar seseorang sedang memarahi orang yang berdiri di sebelahnya.


jannah memerhatikan nya secara seksama dan berjalan mendekat kearah mereka,betapa terkejut dan bahagianya Jannah ketika orang yang dia lihat tidak lain adalah Mbak Imah.


membuat Jannah tersenyum sangat lebar.


"Asaalamualaikum. " ucap janah mengagetkan mereka.


"Walaikumsalam "..Ucap mbak imah dan nenek bersamaan sambil menoleh kearah Jannah. .


"'Mbak imah.."ucap Jannah dengan nada sangat gembira.


"Jannah....!"ucap mbak imah terkejut dengan sosok yang berdiri di belakangnya adalah Jannah .


imah pun langsung memeluk Jannah.


kegembiraan yang tak terduga bisa bertemu dengan teman sekampungnya di tempat yang asing ini.sungguh sesuatu yang jarang terjadi.


Jannah dan mbak imah tak banyak bicara karena sungkan dengan nenek yang di rawat Mbak Imah.Jannah hanya menanyakan akan kepasar pasar .


Jannah pun melanjutkan perjalanannya ke pasar.


karena hari sudah agak siang jannah pun masuk ke mini market di dekat pasar.Jannah mengambil kerangjang belanjaan.


dan memasukkan banyak sekali sayuran daging dan ayam ,


Karena perjalanan kepasar cukup jauh. Jannah pun mengurungkan niatnya.


,Jannah teringat pada Mbak imah.


Jannah pun mengembalikan semua bahan belanjaan nya dan mengambil secukupnya saja.


supaya Jannah bisa setiap hari bisa bertemu sahabatnya itu.


Jannah berputar putar mencari penolongnya.


" pandai kamu Jannah .inilah penolongmu .


ucap Jannah ter senyum melihat berbagai macam bumbu instan. Jannah pun membeli berbagai bumbu instan khas masakan melayu.


"dengan ini orang yang tak pandai memasak seperti aku pun jadi bisa memasak."


jannah pun mengingat ingat setiap jalan yang dia lewati tadi ,jannah berjalan di jalan yang sama yang tadi dia lewati.berharap mbak imah masih di sana.


tapi tak seperti harapan jannah ,


"gak papa Jannah masih ada hari besok ,Kamu kan bisa bertemu mbak imah lagi.


Setelah hampir 2jam jannah pun sampai Di apartemen.