Upik Abu Fall In Love

Upik Abu Fall In Love
pulang bersama Syam.



Siang Hari.


Di dalam mobil Tuan hasan,nyonya Halimah,kak Aisyah ,mikail dan Jannah. berangkat bersama mengantar ,Aisyah dan mikail ke bandara.


Sedang kan Syan menyusul belakangan karena ada sedikit Urusan.


suasana bandara sangat ramai,


banyak Turis mancanegara berlalu lalang,ada yang sekedar jalan-jalan dan shopping sekalian cuci mata.


Jannah ,Nyonya halimah dan mikail sedang duduk di kursi Tunggu , sedangkan kak Aisyah bersama Tuan hasan sedang melakukan cek in.


saat kan Aisyah sudah waktunya masuk kedalam ruangan. Cek in,Entah dari mana Syam pun tiba-tiba sudah sampai di tempat mereka mengantarkan Aisyah dan mikail.


" Kamu hati-hati ya sayang,,"Ucap nyonya halimah memeluk Aisyah.


" Iya ma ,Syah janji akan lebih sering kesini jenguk papa dan mama." Jawab Aisyah.sambil memegang tangan nyonya.


Saat Aisyah dan mikail sudah selesai berpelukan dan berciuman dengan nenek,kakek dan syam .


" Mom Can I Kiss Kakak, " ijin mikail pada ibunya ,saat melihat kearah jannah.yang belum dia peluk dan cium perpisahan.


"No ,,Need ,sayang..,,"Ucap Jannah. jannah sambil tersenyum dan menundukkan Wajahnya.


" A ..see..kakak Jannah gak mau tu.." ucap Aisyah melihat kearah Mikail dan jannah.


" Maybe ,You can have hug..!?" Aisyah menyarankan Mikail .


"kak jannah , Mikail boleh peluk kaka jannah gak ..?"ijin mikail pada jannah.


Jannah pun menganggukkan kepalanya dan menyetarakan tubuhnya dengan mikail agar mikail lebih mudah untuk memeluknya.


mikail memeluk jannah dengan sangat erat.


" Kak jannah,Terimakasih ya,Sudah bilangin My mom..," ucap Mikail saat memeluk jannah.


" Iya sayang.sama sama.." ucap Jannah sambil tersenyum.


Syam yang sedang memerhatikan mereka pun mendengar perkataan Mikail.


mereka pun mengantarkan Aisyah dan mikail dengan senyuman.


Di parkiran .


Tuan dan Nyonya Pun sudah di dalam mobil saat jannah ingin berjalan mendekati Mobil Tuan Hasan,


Syampun menarik tas Jannah .


" Eh...eh...,"Jannah pun menoleh kebelakang melihat tuan Syam.menarik tas nya "kenapa tuan menarik tas saya.?" tanya Jannah.


" Kamu Ikut saya..!" suruh Syam sambil melihat kearah mobil Syam yang ter parkir di depan Syam.


" Maaf Tuan ,Tapi jannah Gak mau, jannah mau pulang sama Nyonya .!"bantah Jannah.


"Berani menolak perintah kamu.?"ancam Syam.


Jannah pun akhirnya Masuk kedalam mobil Syam.


Tuan hasan yang melihat jannah sudah masuk kedalam mobil syam pun langsung meninggalkan parkiran dan keluar dari bandara.


Sedang kan Syam dan jannah pun pulang menuju apartemen. kali ini Jannah hanya diam Syam pun menyalakan radio di dalam mobil .saat itu lagu yang sedang di putar di radio itu adalah lagu yang jannah pernah dengar di Indonesia. Jannah pun bersenandung dengan Lirih.tapi Syam masih bisa mendengar nya.


Sebenarnya Syam mengajak jannah semobil dengannya karena ingin berterimakasih pada jannah.tapi Syam tak tau bagai mana mengatakannya.


Syam pun sesekali melihat kearah jannah.


" Tangan Kau,Bagai mana .?"tanya Syam basa basi.


" Oh..Sudah gak Apa apa Tuan..,"ucap jannah sambil melihat kearah tangannya dan lebih suka membuang muka ke arah luar melihat pemandangan dan bersenandung.


" Tuan, ..pemandangan di sini indah ya...? ter tata rapi ,Bersih lagi ." ucap Jannah kagum.melihat pemandangan taman ,gedung ,jalanan semua tertata dengan sangat rapi dan cantik.


" biasa Saja..!" jawab Syam.


"Tuan ,Ini ,Apa selama hidup tuan ,? tidak ada yang tuan kagumi ya..?"ucap jannah sambil melihat kearah Syam.


" Lihat lah tuan Gedung ,Tinggi itu,Taman taman yang indah ,langit yang biru awan yang cerah,,Ahhhh. ..indahnya dunia ini.."Ucap jannah sambil menyadarkan kepalanya.


" Ni anak memang aneh..!" batin Syam.


" Tuan, Kenapa Kak Aisyah tidak tinggal di sini saja bersama Tuan dan Nyonya. ?" tanya Jannah ,Heran .


" Dia ,Sayangkan Suami dia."Jawab syam.


" Sampai segitunya kak Aisyah Mencintai Suaminya..! Apa suami nya Tau Kalau kak Aisyah sangat mencintai Suaminya.?"


" Entah..Kenapa kamu tidak tanya sendiri ?" jawab Syam.


" Iya ya..Oklah lain Kali pasti jannah akan tanyakan. pada kak Aisyah ?"


jannah pun menyudahi pembicaraan mereka...


baru beberapa saat mereka terdiam jannah pun mulai bicara lagi.


" Tuan kenapa tuan,Menyuruh Jannah Pulang bersama tuan.?" tanya Jannah.


Syam pun terdiam memikirkan pertanyaan dari jannah.


" Em...,Kamu kan harus beresin Apartemen ku..!"jawab Syam.


" Tuan ,Apa tidak boleh saya Bersihkan besok saja tuan,..!"pinta jannah.


Jannah pun terdiam " hemh. ..kok ada ya orang seperti dia.."batin jannah.


Jannah pun menggerutu dalam hati sampai dia tertidur di dalam mobil Syam.


Syam pun melihat jannah yang sudah tertidur. " Eh ,sudah tidur..!"


Syam pun sedikit melambatkan laju kendaraannya supaya Jannah bisa tidur lebih lama di dalam mobil.


Jarak bandara ke aprartemen yang bisanya 1 jam pun kini syam tempuh sampai 2jam.


Setelah 2jam Syam pun sampai di apartemen nya.Saat mobil berhenti Jannah pun terbangun.


" Eh,, baru Sam pai ,Kok Jannah merasa lama banget ya.."Ucap Jannah.


syam keluar dan menunggu jannah keluar dari mobil.setelah jannah audah keluar Syam pun mengunci mobilnya.


dan berjalan beriringan menuju apartemen dan masuk lift bersamaan.


Sesampainya Jannah di apartemen Syam.


Jannah pun mulai membereskan kan ruangan sedangkan Syam membersihkan kamarnya sendiri .


" Tuan..Tidak usah ..biar nanti Jannah kerjakan setelah jannah membersihkan kamar mandi.."ucap Jannah saat melihat Syam ingin mengganti sprei .


" Kau pikir Aku tak boleh buat keh.?" tanya Syam melihat jannah meremehkan dirinya


syampun memperlihatkan kecekatannya mengganti sprei .


" Wah gak nyangka Tuan juga pandai beres beres.."puji jannah .


Jannah pun ikut membantu memasang sarung bantal .


" Bilik Air, tak payah kau Bersihkan. "ucap Syam saat jannah ingin masuk kedalam kamar mandi


"kenapa Tuan..?" tanya Jannah sedikit heran.


" Kalau saya cakap tak payah,Ya tak payah..!"jelas Syam.


" Iya tuan ..Iya.."Jawab Jannah sambil keluar meninggalkan Syam yang masih di dalam.kamar .


Jannah pun masuk kedapur ingin menyiapkan makan malam.


"Tak payah masak .!"ucap Syam saat melihat jannah sudah membuka kulkas dan berfikir mau masak apa.


"kalau jannah Tidak masak,Tuan mau makan apa ?" tanya Jannah. menoleh kearah Syam .tapi Syam sudah tidak ada di dapur.


" Ih..ni orang kenapa sih..kok sedikit aneh hari ini...gerutu Jannah.


jannah pun duduk di kursi dapur memikirkan perlakuan Syam padanya hari ini.


hari sudah mulai petang jannah pun ijin ingin pulang. jannah mencari keberadaan Syam. Syam sedang di dalam kamar kerjanya.


"Permisi ,Tuan ..Jannah mau pulang dulu..ni sudah mau gelap,lagi pula jannah sudah tidak ngapa ngapain " ucap Jannah.


"Tunggu kejap..!"suruh Syam.


Jannah pun keluar dan menaruh tasnya lagi di dapur.


" Di sini suruh ngapain sih,?," gerutu jannah jannah pun keluar dari dapur dan duduk di kursi santai di teras.


tak lama kemudian Suara bel pun berbunyi.


Jannah pun Berlari membuka pintu.ternyata Syam sedang memesan banyak makanan Delivery.


Jannah heran melihat makanan yang Syam pesan berbeda dengan waktu mikail disini.


kali ini makanan Menu Masakan melayu.


Jannah baru meletakkannya di meja,dan akan memanggil Syam untuk meminta uang,tapi Syam sudah berjalan luar kamar.


Tak lama kemudian, Saat jannah ingin kedapur membuat minuman, bel pun berbunyi lagi.Ternyata Syam mengundang Zul untuk makan bersama mereka.


Jannah yang dari dapur pun melihat Zul sudah duduk di kursi dan berbicara dengan Syam.


" Eh Encik Zul..!"


" Hai ..Jannah ..bagai mana kabar kamu .?" tanya Zul saat melihat jannah.


" Alhamdulillah...Sudah sehat Encik Zul. ."ucap Jannah sambil tersenyum dan menaruh minuman di atas meja.


"Dah..jom,kita Makan dulu dah lapar lah.!" ajak Syam pada Zul.jannah pun berjalan meninggalkan mereka.


" Kau nak kemana. ?"Tanya Syam melihat jannah.


" Mau kedapur tuan,!"jawab jannah.


" Duduk.!"suruh Syam.


Zul pun heran melihat tingkah Syam.yang memerlakukan jannah berbeda dengan Art Art nya sebelum Jannah.


" Ah mungkin Syam kasihan pada jannah." batin Zul dalam hati.


"Jannah duduk lah.,makam bersama kita , ni makan banyak sekali ni..,kita tak akan habis."Ucap Zul sambil membuka beberpan makanan di depannya.


Jannah pun duduk bersama mereka.dan makan bersama..


...