
Di dalam mobil jannah melihat kearah Mikail yang tidur di pangkuannya ,Jannah melihat Mikail dengan wajah polosnya dan tidak bersalah harus menjadi Korban dari kesalahan orang tuanya,
Syam melajukan mobilnya di jalanan yang lenggang karena sudah Tengah malam hari .
Jannah melihat kearah Syam yang sedang fokus menyetir dan sesekali melirik kearah spion untuk melihat Mikail
"Tuan ,apa jannah boleh ,Ikut mangnya Mikail bertemu Ibunya.."
" Hemm..."Syam pun mengiyakan permintaan jannah karena selama mikail di Apartemen nya ,Keberadaannya masih aman dan sepertinya Jannah bisa di percaya.
1jam kemudian mereka pun sampai di bandara Syam menurunkan mereka di lobby bandara jannah turun dan menggendong mikail yang sedang tidur ,sedangkan Syam memakirkan mobilnya tak jauh dari situ. Syampun berjalan mendekati jannah dan mengambil Mikail dari gendongan jannah,Saat itu mikail pun terbangun dan minta di turunkan.mereak bertiga jalan masuk kedalam.bandara yang sudah sepi tapi masih terlihat beberapa aktifitas disana.
"Mommy, ,,,Teriak Mikail saat melihat seorang wanita ,cantik berkulit bersih dengan rambut terikat ,Duduk sambil memegang Hp di tangannya ,
wanita itupun menoleh kearah Mikail yang berlari menuju arahnya wanita itu membentangkan kedua tangannya mengambil tubuh Mikail dan mendekap nya di pelukannya,Pemandangan seorang ibu yang rindu pada anaknya .Jannah melihat dengan sedikit haru, Terlihat betapa wanita itu sangat menyayangi mikail. wanita itu pun menciumi wajah mikail.
Setelah Syam dan jannah sudah di dekat mereka ,Wanita itu pun tersenyum dan memeluk Syam , jannah melihat hubungan di antara mereka tampak baik baik saja.
Wanita itu pun menyapa Jannah uang berada di sebelah Syam.
" Hay ,,..." ucap wanita itu dengan nada lemah lembut dan senyuman di wajahnya.dan mengulurkan tangannya pada jannah.jannah pun menyambut tangan wanita itu dan dengan senyuman balasan.
Syam pun menggandeng wanita itu menjauh dari tempat jannah. Jannah pun duduk di dekat mikail ,jannah sesekali melihat kearah Syam.
Tak lama kemudian wanita itu pun mendekati jannah dan duduk di sebelah jannah.tapi Syam entah pergi kemana.
"Jannah ...Terimakasih ya..Sudah bantu Syam jaga mikail...!"
ucap wanita itu dengan lemah lembut dan sikap keibuan.
" Iya ..Nona ..tidak Apa apa.."Jawab Jannah
"pasti mikail banyak merepotkan kamu ya. ?"
" Tidak Nona, Justru Jannah malah senang kalau ada mikail..Suasana jadi lebih ramai.."
" Sayang kamu sudah siap pulang kan..?"Tanya wanita itu pada mikail,Mikail hanya mengangguk.
Jannah yang tau isi hati mikail pun mengutarakan permintaan mikail.
"Nona ....apa tidak sebaiknya Nona Tetap tinggal di sini.."Ucap Jannah memberanikan dirinya.
"Maaf jannah ...Saya tidak bisa tinggal disini ."
" Saya tidak tau apa masalah yang Nona hadapi sehingga membuat Nona tidak bisa tinggal disini,itu Hak Nona,Tapi sekarang Di sini Ada Mikail,Dia juga punya hak yang sama Untuk dia di sayangi dan di akui oleh Orang tua Tuan.."
" Tolong Nona pertimbangkan lagi ,Di sini bukan hanya Nona Dan Tuan Tapi Di sini sudah ada Mikail,Dia tidak bersalah,Tapi kenapa dia harus ikut menanggung kesalahan Orang tuanya yang egois.."
Perkataan Jannah membuat wanita itu terdiam, dan tanpa mengomentari perkataan jannah. wanita itu pun melihat jam tangan warna hitam di tangannya.lalu berjalan meninggalkan jannah.menuju ruang Cek in. tak lama kemudian wanita itu menghampiri Mikail yang masih duduk.
" Mikail...Come.." ucap wanita itu ,Mikail pun berdiri dan memeluk jannah. Mikail pun melepas pelukannya,Dan berjalan menuju ibunya,Wanita itu menggandeng tangan mikail,dan jannah pun berjalan di belakangnya ,Sesekali mikail menoleh kearah Jannah seperti ingin meminta pertolongan. dengan wajah yang sendu.
" Nona, saya Mohon Biar kan mikail tinggal di sini lebih lama."pinta jannah pada wanita itu .
" Jannah ...Maaf kan saya..saya tidak bisa membiarkan mikail tinggal di sini sendiri lebih lama ,."
" Tidak, semudah itu jannah." Wanita itu mengatakannya dengan wajah yang penuh dengan penjelasan tapi rumit untuk di jelaskan.
" Kamu mungkin, akan melakukan hal yang sama, jika kamu melakukan kesalahan, seperti yang kulakukan. "
Jannah mencoba mencerna perkataan wanita itu.
" Jika Saya berbuat kesalahan,Saya akan meminta Maaf dan berusaha memperbaiki kesalahan saya,."
Ucapan Jannah membuat wanita itu terdiam lagi .
"Walau pun kesalahan saya tidak ter maafkan, setidak nya Saya akan mencoba memperbaiki kesalahan saya ,sampai kesalahan saya di maafkan.."
sepertinya ucapan Jannah benar sehingga membuat wanita itu berfikir. wanita itupun membalikkan badannya dan berjalan menuju ruangan cek in.
enak dari mana Tiba tiba tuan Syam bersama seorang lelaki datang menghampiri mereka ,Dan mikail pun memeluk laki laki itu dan menaggilnya dengan Sebutan "Daddy " Jannah pun kaget mendengar itu."Hah dia bapaknya,Lalu Tuansyam siapa bapaknya juga .?"kamu alu dilihat lihat mikail lebih mirip dengan laki aki ini ,..Atau jangan jangan tuan ahh. ..
Wah jannah jadi salah paham dengan wanita itu.
" Nona, maaf kan Jannah ya..Jannah sudah banyak bicara.."ucap Jannah lirih saat wanita itu memeluk jannah.
" Gak perlu minta Maaf,Ucapan kamu benar,." ucap lirih wanita itu.
Syam pun memeluk laki laki itu dan berpelukan lagi dengan wanita itu dan juga mikail..Janah dan Syam pun melambaikan tangan kepada mereka,Senyuman sesekali terlihat di wajah Syam. dan juga senyuman terlihat di wajah mikail dan laki laki itu,Tapi tidak di wajah wanita itu..
Syam pun mengantar jannah pulang di dalam mobil yang sunyi jannah memikirkan apa yang dia katakan pada wanita itu,Dan melihat Syam begitu ikhlas melepas orang yang dia cintai bahagia dengan orang lain.
" Tuan..sepertinya Saya harus banyak belajar kepada tuan ,Bagai mana bisa Tuan se ikhlas itu merelakan Orang orang yang Tuan sayangi,Jannah saja sampai sekarang masih belum ikhlas,Tapi tuan kenapa tuan menyembunyikan nya dari Nyonya.?sebenarnya Apa sih masalah Tuan.?" ucapan Jannah yang panjang lebar itu sama sekali tidak mendapat jawaban atau respon,Syam hanya Fokus menyetir,melihat kedepan dan sesekali melihat kaca Spion. setelah hampir 1jam Syam keluar dari kawasan bandara setempat.
Syam pun menepuk an mobilnya di depan komplek perumahan Tuan hasan dan nyonya Halimah.
" Eh..kenapa tuan berhenti ,"ucap jannah .sambil melihat sekeliling.
" TURUN. !" ucap Syam tanpa melihat kearah jannah.
" Owh..Sudah sampai to...TERIMAKASIH TUAN..."ucap Jannah menegaskan perkataannya. sambil membuka sitbelt yang melingkar di badan dan pinggangnya.
Setelah jannah turun Syam pun langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. meninggalkan jannah sendiri di pinggir jalan. "hati hati di jalan tuan" ucap jannah melambaikan tangan pada mobil Syam yang sudah angan jauh itu.
jannah pun Berlari menuju rumah.Karena hari sudah sangat larut malam.
Setibanya di rumah Jannah heran melihat suasana di dalam dapur dalam keadaan lampu masih menyala ,jannah pun masuk pelan pelan melihat sekeliling dapur berantakan tercium bau Roti di dalam Oven.
Jannah pun merapikan dapur dan membersihkan peralatan dapur yang kotor,jannah pun masuk kedalam kamar janah melihat Mbak siti Masih tertidur dengan lelap."lho mbak Siti tidur,Lalu siapa yang bikin roti ?"
Jannah pun mengambil baju dan keluar ,jannah masuk kedalam kamar mandi karena seharian jannah belum mandi ,Setelah jannah mandi dan wudhu jannah pun berjalan menuju ruang Mushola di dalam rumah itu untuk melakukan kebiasaan jannah.
Jannah pun menghentikan langkah nya saat mendengar suara tangisan dari dalam mushola.Jannah mencoba mendekat jannah melihat dan mendengarkan Nyonya halimah sedang menengadahkan tangannya dan berdoa untuk anak anaknya..
Jannah pun mengurungkan Niatnya dan berjalan meninggalkan mushola dan duduk di Dapur. .'Sebenarnya apa yang terjadi di rumah ini.."ucap Jannah dalam hati ,kanan sedikit kepikiran tentang aemua yang terjadi di rumah ini dan di apartemen Syam.
Jannah pun mencoba menghubung hubungkan semua yang terjadi selama ini .Tapi Jannah masih tidak paham.