
Bagaikan disambar petir di siang bolong ,Susana hati Jannah saat mendengar perkataannya Nyonya halimah.
Jannah pun berusaha menjelaskan kejadian kepada nyonya halimah.
"Nyonya ini tidak seperti yang nyonya dan tuan lihat ,Saya dan tuan Syam sama sekali tidak melakukan apa apa nyonya,Nyonya ,,Nyonya tolong percayalah pada jannah nyonya."
Jannah mencoba menjelaskan tapi perkataan jannah di anggap sebagai angin lalu saja.jannah melihat kearah Syam yang sedang duduk di sofa jannah pun mendekati Syam .
" Tuan Syam tolong bantu jannah menjelaskan kan pada mereka tuan ,Kita tidak melakukan apa Apa " pinta jannah pada Syam tapi Syam hanya diam tampa melihat ke arah jannah.
Syam merasa penjelasan nya hanya akan sia sia. Syam sudah tau watak ayahnya.Semua yang sudah di katakan harus di patuhi.
"Tuan ..!" ucap jannah dengan nada tinggi.melihat Syam tanpa usaha.
Tuan hasan yang memerhatikan jannah dari tadi pun berusaha membuat Jannah mengerti apa maksud tuan menikahkan jannah dan Syam.
"Jannah ,Tenang lah Nak,! ini semua Bapak lakukan semata mata Hanya ingin melindungimu dari Dosa Zina Nak .Tidak lebih. "
ucapan tuan Hasan menenangkan jannah, seperti seorang ayah yang ingin melindungi anaknya.
Jannah pun terdiam mendengar perkataan tuan hasan .
Jannah pun ingin meminta izin pada orang tuanya tapi hp dan tas Jannah ada di apartemen. Jannah hanya bisa pasrah.
pernikahan jannah di wakilkan dengan wali hakim. Syam Jannah ibuk dan bapak dan seorang ustad dan saksi pun sudah bersiap melangsungkan akhad nikah.
Nyonya halimah melepaskan cincin pernikahannya dan menaruhnya di atas meja sebagai mas kawin Syam untuk jannah.
Syam pun berbisik pada jannah yang duduk di sampingnya tanpa riasan tertunduk diam.
"Siapa nama mu.?"tanya Syam sambil berbisik dan melihat kearah ustad.
"Jannah .!"
"Nama.!"ucap Syam menegaskan .
"Siti Nur Jannah.."Jawab Jannah lirih dan tertunduk masih bingung memikirkan semua ini.
penghulu memulai menjabat tangan Syam dan memulai prosesi ijab Qobul. dengan pak ustad sebagai wali hakim untuk jannah menggantikan orang tuanya.
" Saya terima nikah dan kawinnya SITI NUR JANNAH binti Bapak Nur kholis dengan mas kawin tersebut dibayar tunai.!"
pengucapan ijab dengan sekali tarikan nafas pun lantang di ucapkan Syam tanpa harus mengulanginya .karena Syam tidak ingin berlama lama bersama mereka.
Syah ...syah...syah...
dan pak ustad pun mebacakan doa dan mereka pun mengaminkannya mungkin hanya jannah dan Syam yang tidak mengaminkannya dengan setulus hati.
akhirnya pernikahan SIRI secara diam diam pun terlaksana tanpa ada pihak dari jannah yang mengetahui .
Jannah masih duduk terdiam berusaha mencerna apa yang dia alami.
Jannah dan Syam pun tanpa bersalaman .Jannah pun pulang bersama tuan dan nyonya ke rumah Tuan hasan. Syam pun pulang keapartemennya.
di perjalanan Syam pun merasa permainannya kembali mempermainkan dia.
sedangkan Jannah hanya terdiam di dalam mobil sepanjang perjalanan ke rumah. Tuan hasan dan nyonya sesekali melirik kearah Jannah.
Sesampainya di rumah Jannah pun langsung masuk ke dalam kamar.
jannah merasa di permainkan di tekan sesuka keinginan mereka. Jannah merasa seperti boneka untuk mereka.sesuka hatinya mereka mempermainkannya.
Jannah tidak menangis jannah hanya masih bingung dengan apa yang terjadi.
bik siti yang melihat jannah pulang dengan tuan dan nyonya pun berusaha ingin tau tapi Jannah hanya diam.seribu bahasa.
di dalam kamar nyonya dan tuan hasan masih memikirkan hal yang sama.
Nyonya menyetujui pernikahan ini agar nyonya bisa mengawasi Syam semakin dekat .lagi pula ini hanya pernikahan siri secara diam diam .Dan Jannah juga tidak akan mencintai Syam.dan tuan hasan menikahkan mereka Agar mereka bisa terhindar dari dosa tanpa ada maksud lain.
Jannah menyadari di dalam kamarnya kalau jannah di sini di bayar untuk bekerja .Jannah pun bersikap profesional.
keesokan harinya Jannah berangkat seperti biasa .
Jannah menganggap tidak terjadi apa.jannah msuk kedalam apartemen di dalam apartemen Syam sudah duduk di sofa ruang tamu menunggu kedatangan jannah.
sebenarnya Syam sudah melihat jannah dari balik jendela.
Jannah pun ngin melangkahkan kakinya ke dapur .
" Tunggu. !suara Syam menghentikan langkah Jannah.
Jannah hanya menghentikan langkahnya tanpa melihat kearah Syam.
"ganti semua ini hari ini.!" ucap Syam menyuruh jannah mengganti gorden.
"Baik tuan."
ucap Jannah singkat.
sebenarnya Syam ingin menjelaskan kepada jannah bahawa yang dia lakukan kemarin hanyalah untuk menakuti jannah.
tapi Syam pikir ini belum waktu nya Syam masih menunggu waktu yang tepat untuk mengancam jannah lagi.
Jannah pun melakukan aktifitas secara profesional.Seperti tidak terjadi apa apa pada mereka.
Syam pun tidak belum ke kantor Syam mengerjakan pekerjaannya dari rumah. hanya kalau bertemu klien dan mengurus beberapa hal saja yang di rasa penting .baru Syam akan keluar.
janah pun mencari tangga tapi tidak ada .Jannah pun mendekatkan kursi di dekat jendela dan jannah hanya perpegangan pada jendela pengaman dan tangannya satunya melepaskan pengait pengait gorden warna putih dancream itu .
Syam pun keluar untuk berangkat mengurus sesuatu .langkah syam terhenti melihat jannah melakukan aktifitasnya Syam pun mengagetkan Jannah .
"Ehemm!".suara Syam mengagetkan Jannah.
"Aaahhhh.....teriak Jannah kaget mendengar suara tuan syam.jannah pun reflek jannah melepaskan pegangannya dan.
"Gubrakkk..!!!
aduhhhh ...Tuan kenapa tuan mengagetkan saya."ucap Jannah kesakitan terjatuh dari kursi.melihat Syam yang sudah rapi bersiap untuk keluar.
syam pun tersenyum kecil melihat jannah kesakitan terjatuh .
" kamu pikir aku akan menangkapmu saat kamu terjatuh!"ucap Syam meninggalkan jannah dan berjalan keluar .
Jannah pun segera menyelesaikan pekerjaannya dan mengantarkan ke laundri.
di perjalanan pulang keapartemen jannah bertemu dengan nenek sedang duduk bersama seorang gadis berambut panjang berkulit putih berparas cantik dan terlihat sangat anggun memegang jas putih di pangkuannya.jannah pun berjalan menjauh tapi nenek sudah melihat jannah dan menyapa jannah.
" Jannah .."kata nenek.
" Assalamualaikum nenek."Jannah mencium tangan nenek dan menyapa gadis cantik yang duduk di sebelah nenek.
"Jannah ini kenalin ..inilah lah cucu nenek,nisa."
Jannah pun bersalaman dan menyapa cucu nenek.
" Jannah terimakasih ya sudah menemani nenek dan membuat kami semakin dekat nenek sering sekali membicarakan kamu."kata nisa sambil mempersilahkan jannah duduk.
Khoirunnisa adalah seorang gadis cantik,dewasa,dan bersahaja.dan berpendidikan tinggi dan berprofesi sebagai dokter.
jika orang melihat parasnya pasti akan jatuh cinta.
mereka berbincang bincang tak lama mbak imah pun datang dan Nisa pun pergi meninggalkan kami.jannah pun juga ijin pulang untuk melanjutkan pekerjaannya.
Jannah begitu kagum dengan Nisa,Sampai wajah Nisa masih terbayang di ingatannya.Jannah ingin seperti Nisa jadi wanita anggun,lemah lembut,berpendidikan tinggi,ini semua bertolak belakang dengan jannah.