
Zul pun mengajak jannah pergi dari Restoran itu,dan mecari tempat makan melayu di daerah itu juga tidak jauh dari restoran Syam dan Nisa.
"Wah..ini baru jannah suka. !"ucap jannah gembira melihat makanan di depannya dengan suasana outdoor, di pinggir jalan dengan AC alami,dengan pemandangan keramaian orang,itulah tempat kesukaan jannah.
" Encik Zul ,makan juga kan.?"tanya Jannah.
" Iya, lah..,Abang pun lapar juga."Jawab Zul.
" Tapi kenapa ,?Encik Zul pesen untuk jannah saja.!"ucap jannah.
" Siapa bilang untuk jannah je.?Abang nak kita kongsi lagi lah..!"
ucap Zul sambil membagi makanan mereka.
" Pandai Encik Zul."puji jannah sambil Mangacungkan jari jempolnya .
"Kalau Abang tak pandai,? tak kan semua urusan Syam tu abang yang selalu handle. !" jawab Zul bangga.
Jannah yang sudah sangat lapar pun langsung melahap makanan di depannya.dan Zul pun menikmati makan bersama jannah.
Di restoran.
Syam mulai cemas ,memikirkan jannah dan tak menghiraukan Pembicaraan Nisa.
" Kamu, tunggu di sini ,Saya mau cari jannah dulu.!"Ucap Syam sambil berdiri meninggalkan Nisa.
" Syam Tunggu. "Ucap nisa mencoba menghentikan Syam.
Tapi Syam tak menghiraukan Nisa,Nisa pun berjalan menyusul Syam mencari Jannah di Toilet.
" Syam ,biar saya saja yang masuk,!" ucap Nisa menghentikan Syam yang sudah ingin masuk kedalam Toilet Bertuliskan "LADIES ."
Syam pun menunggu dengan cemas di Luar Toilet wanita.
"Syam ,Jannah tidak ada di dalam ."ucap Nisa .
" Kemana anak itu.?" Syam pun keluar dari Restoran dengan tergesa-gesa dan Nisa pun melihat kecemasan di wajah Syam."Kenapa Syam begitu mencemaskan jannah, ?apa jannah seberartinya itu untuk Syam.?Sama seperti waktu aku masih di hati Syam dulu.."
gumam Nisa dalam hati.
Mengingat kecemasan Syam untuknya dulu.
" Jannah kamu di mana ?"
ucap Syam dalam hati.
Syam pun Berlari melihat mencari kesekeliling restoran itu kepanikan terlihat jelas di wajah Syam.
Syam pun mencari di parkiran mobil tapi tak menemukan keberadaan jannah
Syam pun membuka ponselnya.tapi Syam ingat dia tidak punya Nomor Hpnya jannah.
" Syam biar,aku coba hubungi jannah dulu."ucap Nisa mencoba menenangkan Syam.
tak lama kemudian Panggilan pun terhubung tapi tak ada jawaban dari Jannah.
" Tak ,ada jawaban..!" ucap Nisa.
Syam pun semakin panik,Mendengar ucapan Nisa.
Di tempat makan di pinggir jalan.
Jannah masih asyik menikmati Desert ,Roti canai plus kari ayam.
Jannah tak mendengar Handphone nya berbunyi berkali-kali. karena suasana bising.
Tak lama kemudian Zul pun menerima panggilan dari Syam.
" Halo ...
Syam]
" Jannah Hilang,..!"
Zul*]
"Jnnnah.... hilang..? Jannah ada sama saya..
" Kamu tidak usah kwatir,kamu lanjutkan saja makan malam kalian...
Syam ]
"Kalian di mana.?"
Zul]
" Di **** di dekat tempat kamu makan .
Syam pun menutup panggilannya .
" Ada apa Encik Zul .?"tanya Jannah sedikit penasaran.
" Syam pikir kau hilang."Jawab Zul.
" Dia ,sibuk nyariin kamu."tambah Zul.
" Lalu, mereka jadi makan malam apa tidak.?" tanya Jannah. sedikit penasaran.
" Entah, dah makan lagi,habis ini Jannah nak kemana .?"tanya Zul.ingin tau.
"Antar jannah balik ketempat Tuan Syam saja." Jawab Jannah ringan .
Setelah menutup panggilannya Syam pun bergegas menuju tempat dimana Jannah dan Zul berada .yang tak jauh dari tempat Syam dan Nisa. dan meninggalkan Nisa sendiri untuk makan makanan yng sudah terlanjur mereka pesan.
Syam mencoba mencari keberadaan Jannah dan Zul,Syam melihat jannah dan Zul sedang tertawa dan berbicara sambil menikmati makanannya.
" Syam..!" ucap Zul kaget melihat Syam berdiri di belakang jannah.
" Encik Zul,mana ada Tuan Syam di sini,dia sedang menikmati makan malamnya dengan pujaan hatinya." ucap Jannah. menyangkal.
Zul pun melirikkan matanya pada jannah,mengisyaratkan jannah untuk melihat kebelakangnya.
BRUPPP. .....makanan jannah muncrat. .
Saat Jannah menoleh kebelakang dan Syam sudah berdiri di belakangnya.
" Kamu..!" ucap Syam. .
" Maaf..,Tuan,Maaf ,jannah tidak sengaja. " ucap Jannah.
"Syam ,kenapa kau kesini .?" tanya Zul.
" Aku juga mau makan disini ."Jawab Syam sambil duduk di samping Zul.menghadap Jannah.
" Lalu mana Nisa.?" tanya Zul.
" Dia makan di restoran ."Jawab Syam.
" Tuan,Kenapa tuan tinggalkan Kak Nisa." ucap Jannah.
" Siapa yang meninggalkannya lebih dulu.!?" tanya Syam dengan tatapan tajam.
" Iya ,jannah."Jawab Jannah sambil memalingkan wajahnya dan merasa bersalah.
" Ya sudah ,Ayo kita makan disana."ajak Jannah sambil berdiri .
" Tunggu ,biar aku makan dulu,!" ucap Syam sambil memakan makanan yang belum jannah dan Zul habiskan.
" Iiihhhh. .Taun Syam. ..!" ucap jannah.
Zul pun mengedipkan matanya. mengisyaratkan jannah untuk duduk lagi.
Zul juga ta kalau Syam sebenarnya juga tidak begitu menyukai Jepanes Food.
Dan Zul juga tau apa yang di katakan Syam itu sulit untuk di ganggu .
Setelah mereka bertiga menghabiskan makanan di tempat makan itu.
mereka pun kembali ketempat Nisa berada di dalam restoran sendiri.
" Kak Nisa. .,maafin jannah,"ucap Jannah saat melihat nisa duduk sendiri menikmati makan yang sudah Syam pesan.
"Tidak apa-apa, jannah.,Ayo kita makan , tadi Syam pesankan khusus buat kamu."Jawab Nisa sambil menyodorkan makanan yang di pesan Syam untuk jannah.
Jannah duduk bersebelahan dengan nisa berhadapan dengan syam,sedang kan Nisa ber hadapan dengan Zul yang duduk di sebelah jannah.
beberapa kali Syam melihat kearah jannah yang nyaman makan di tempat itu,berbeda saat mereka makan di luar bersama Zul tadi.
Membuat Syam tidak fokus pada makannya dan fokus memikirkan tingkah jannah,yang berubah jadi pendiam.
"Ni anak ,kenapa berubah,tadi tampak bahagia makan bersama Zul,tapi di sini diam saja.?"
Jannah pun menghabiskan makan yang Syam pesan untuknya,karena makanan restoran porsi kecil jadi muat di perut jannah ,walau tadi sudah terisi.
hari sudah mulai larut. mereka pun menyudahi makan malam mereka.
Mereka berempat berjalan keluar menuju tempat parkiran mobil Syam dan Zul.
" Jannah kamu ,Abang antar ya.?" tanya Zul pada jannah.
" Baik lah.," jawab Jannah.
" Jannah." panggilan Syam menghentikan langkah jannah.
" Ya Tuan.."Jawab Jannah .membalikkan badannya .
" Encik Zul ,Maaf kan jannah ya,Jannah pulang nya sama Tuan syam saja." ucap Jannah sambil melihat mata tajam Syam mengisyaratkan untuk jannah masuk kedalam mobil Syam.
Zul pun yang melihat tingkah aneh Syam pun membiarkan jannah masuk kedalam.mobil Syam.
" Zul,Boleh saya ikut Awak.?" tanya Nisa yang sedari tadi tidak ada yang menghiraukan keberadaan nya.
"Ok ..baiklah."Jawab Zul .
" Kak Nisa maaf ya..,Encik Zul jannah pulang dulu."
ucap Jannah.
Syam pun tanpa melihat kearah Nisa.
Jannah pun masuk di dalam mobil Syam duduk di depan di samping kursi kemudi.
Syam pun melajukan mobilnya meninggalkan Nisa dan Zul yang masih di parkiran.
Di dalam mobil.
"Tuan, Tuan seharusnya mengantar Kak nisa pulang ."ucap Jannah.
" kenapa.?" tanya Syam.
" Ya iyalah..,harusnya itu kesempatan tuan untuk bisa berdua dengan kak Nisa." Jawab Jannah.
" Dia kan nak balik dengan Zul."bantah Syam.
" Iya sebab tuan Syam ,tak ajak kak Nisa masuk mobil,harus nya itu, tuan buka kan pintu mobil untuk kak Nisa,mempersilahkannya duduk di samping tuan."Jawab Jannah.
" Takkan tuan,tak paham tentang kemauan wanita.?"tanya Jannah.
" Tak ..!"jawab Syam simple.
"Tuan..ini ya, ! pasti tuan, tidak pernah lihat film romantis .?"
" Buang buang waktu saja.!"jawab Syam.
Tak lama kemudian mobil syam pun berhenti di depan Rumah Nyonya halimah.
" Eh kenapa tuan turun kan jannah di depan rumah.?"tanya Jannah heran.
"Kemarin saja tengah malam di turunannya di pinggir jalan,sendirian pula ."gerutu jannah.
sambil membuka sitbelt dan membuka pintu turun dari mobil syam.
" Terimakasih Tuan,"Ucap jannah sebelum.menutup pintu mobil syam.
Syam hanya melihat kedepan dan tak melihat jannah.
Jannah pun membuka kode sandi pintu gerbang untuk masuk kedalam rumah.
setelah jannah masuk kedalam rumah . Syam pun melajukan mobilnya, pergi meninggalkan rumah Nyonya halimah.