Upik Abu Fall In Love

Upik Abu Fall In Love
prolog



Siti nur jannah biasa di panggil jannah.Seorang gadis desa biasa yang tangguh,ceria dan sensitif kalau menyangkut masalah keluarga.Nekat pergi keluar negri karena faktor ekonomi dan masalah pribadi, karena patah hati .Ini semua karena dirinya yang selalu memendam perasaan sendiri,sehingga membuatnya merelakan orang yang di cintainya,melihat orang yang di cintainya akan menikah dengan saudara tirinya ,membuat hari-harinya terasa berat ,tapi dia harus belajar ihklas menerima semuanya.


Dia berjanji pada dirinya sendiri tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dan jujur pada diri sendiri dan perasaannya. dan memilih pergi Keluar negri,dan di pertemukan dengan Syam Majikan jannah.


Berbeda dengan jannah,Syam Pria pendiam.dingin dan angkuh.


Siang itu suasana haru isak tangis kesedihan terlihat di depan tumah kecil ber alaskan tanah dan berdinding anyaman bambu..


"Nduk ..bapak hanya bisa mendoakan, semoga kamu mendapat kan apa yang kamu cari dan menggapai apa yang kamu cita-cita kan,hati hati,jaga diri baik baik, jaga kehormatan kamu,di negri orang tidak sama seperti di negri kita sendiri" pesan seorang bapak pada anak gadisnya, yang akan pergi meninggalkan rumah.


Untuk waktu yang lumayan lama dan jauh.


Sebenarnya ini bukan yang pertama kali bagi jannah ,keluar rumah untuk bekerja.Kalau biasanya jannah hanya bekerja di di luarkota,beberapa bulan sekali bisa pulang tapi kepergiannya kali ini butuh waktu 2tahun,bukan waktu lama tp juga tidak sebentar.


"Iya ..jannah akan inget pesan"bapak..sambil menahan airmata yang akan jatuh di pipi .Sambil mencium tangan bapaknya dan berpaling melangkahkan kakinya berjalan menjauh dari rumah itu, menuju mobil yang sudah menunggu siap mengantarkan nya ke asrama..


"Assalamualaikum..teriak jannah ..melambaikan tangan dan masuk kedalam mobil.


"walaikumsalam ati"nak ..ya Alloh jaga dan lindungilah anakku di manapun dia berada ..


Ucap bapak jannah mengiringi keberangkatan anaknya.


Semoga dengan kepergianku aku bisa membantu bapak dan move on,.guman jannah dalam hati..."Amiin..


Di dalam mobil sudah ada dua temannya, Rokimah dan Fitri yang sudah duduk manis ,dan melambaikan tangan mereka pada keluarga mereka. Beberapa orang melambaikan tangan dan banyak doa mengiringi keberangkatan mereka.


Mobil melaju melewati jalanan yang lenggang sesekali bersimpangan dengan sepeda motor.Sejauh mata memandang,


Terbentang luas persawahan ,anak anak sungai, pepohonan rimbun di kanan kiri jalan.jannah seakan tidak ingin melewatkan pemandangan di desanya seditpun.


Jannah hanya melihat keluar kaca dengan menitikkan air mata,


"Jannah .!udah lah ingat tujuan kamu apa?jangan terlalu bersedih ya "ucap imah sambil memeluk jannah yang memandang keluar jendela mobil.


"Iya ..na !"timpal fitri sambil ikut berpelukan ,mereka bertiga duduk di kursi tengah berpelukan bersama .


"Mbak.. kok kamu bisa sekuat ini sih,padahal kamu kan ninggalin seorang anak dan suami ?tanya jannah pada imah.


rokimah nekat keluar negri demi merubah masa depan rumah tangganya.


"Ya mau gimana lagi,?mungkin sudah takdir,! ini semua kan aku lakukan juga untuk masa depan kami ,agar lebih baik."jawab imah.berusaha menyemangati dirinya sendiri dan teman-teman nya.


"Berat ya mbak? "tanya fitri pada imah.


"gak..!gak berat ,kalo berat ya tinggal di taruh saja ,kan jadi ringan"..jawab jannah


menjawab pertanyaan fitri yang kadang"gak masuk akal.


"betul ..itu na".ucap fitri sambil tersenyum,


"klo aku sih jelas alasan nya demi kluarga jadi ya gak berat ,,lebih ke ikhlas aja,,ucap imah menjawab pertanyaan fitri.


"gak kayak kamu cuman ikut-ikutan aja"imbuh jannah yang ingin tau alasan sebenarnya kenapa fitri nekat pergi.


"Eh !, siapa bilang aku cuman ikut-ikutan,aku itu kesana mau cari jodoh !" ucap fitri menyangkal tujuannya.


"hah..cari jodoh..! fit fit cari jodoh kok jauh-jauh ke luar negri ,di sini juga banyak fit,gak usah jauh-jauh.."ucap imah..


"Gak papa mbak,siapa tau nanti disana ketemu bule trus naksir sama aku trus nikahin aku." ucap fitri sambil senyum.


"Ya ..jannah ya..ya .."fitri membuat jannah ikut bicara.


"itu bule mesti buta,!karena jatuh cinta samakamu .."sindir jannah sambil tersenyum.


"ahh .. jannah ..kok gitu sih,jadi gak semangat ni aku..ucap fitri lemas.


" Enggak ..enggak fit !cuman bergurau"ucap jannah mencoba menyemangati fitri.


"lagian kamu ngarepin bule sih,ketinggian khayalan kamu itu,klo menghayal itu jangan tinggi-tinggi..ucap imah ,mencoba menyadarkan khayalan fitri yang ketinggian.


"Nanti jatuh sakit ..!sahut jannah sambil tersenyum tipis,


"Dimana-mana klo jatuh juga sakit,aku juga tau lah na"..jawab fitri kesal.


"Ya klo cuman sakit sih gak papa ,klo patah tulang gimana ?kan jadi cacat "timpal jannah lagi bergurau.


"Emangnya jatuh dari gedung ! jadi patah tulang " bantah fitri kesal,karena khayalannya di buyarkan.


"Fit..!boleh kita mengkhayal tapi kita juga perlu lihat realitanya juga"ucap jannah mencoba menyadarkan khayalan fitri yang berlebihan.


"Iya fit ,!bener tu kata jannah" ucap imah membenarkan ucapan jannah.


seketika mereka sedikit melupakan kesedihan mereka, dengan menghibur satu sama lain.


inilah guna sahabat saling menguatkan saat sedang lemah,saling menghibur saat sedih.saling mengisi satu sama lain.


beruntung nya aku dapat memiliki mereka dalam hidupku.


" Na ..!klo kamu dapat jodoh orang sana gimana ?"ucapan fitri mengagetkan jannah,dan membuat jannah berfikir.


"Heh .. ya gak mungkin lah jannah kan mau kerja buat masadepannya dan kluarganya!"jawab imah cepat.


wah tumben anak ini omongannya bener,


gumam imah .


"Ya beda lah fit ..cari jodoh sama ketemu jodoh..ucap imah.


"Jannah jawab ..!"ucap fitri ,mengaget kan jannah .


"Emm ..apa ..?"jawab jannah santai.tidak begitu menanggapi pertanyaan fitri.


"bagai mana kalo kamu ketemu jodoh mu di sana..ucap fitri mengulangi pertanyaannya.


"emm ..klo ketemu ya ..jannah terdiam,mencoba memikirkan jawaban yang tepat.


"Kalau ketemu ya gak ngapa ngapain" jawab jannah santai sambil melihat keluar jendela .


"Ah..!masak gak ngapa ngapain,gak seru .,"ucap fitri kesal.


"Ooo..!ngucapain salam ..Assalamualaikum jodoh ku "...gurau jannah.


"Aahh serius na"..rengek fitri.


"Lha trus mau gimana ?mau menari sambil teriak-teriak jodohku-jodohku gitu maksut kamu ?"ucap imah memalingkan wajahnya kearah fitri.


"Ya enggak gitu juga mbak ! maksudnya mau cium atau peluk atau nikah gitu. !ucap fitri mencoba menjelaskan.


"Eh ..! itu sih maunya kamu"ucap imah.


"Memangnya dari mana kita bisa tau klo orang itu jodoh kita atau bukan ,memangnya ada tulisannya di keningnya [aku jodohmu ] gitu ".ucap jannah.


"Iya juga sih "..jawab fitri mengangguk.


"Nah kamu juga gak tau kan orang itu jodohmu apa bukan" ? tanya imah pada fitri.


"Makanya ,kebanyakan mengkhayal sih ya gini jadinya"ucap jannah .mereka tertawa bersama.


"Jodoh itu gak usah di cari ,nanti juga datang dengan sendirinya ,kita bisa tau kalo orang itu jodoh kita,saat kita bersatu dalam ikatan pernikahan untuk selamanya sampai maut memisah kan itulah jodoh.." "Klo sudah berjodoh, ya gak akan kemana-mana .."walau pun terpisah di belahan dunia manapun kalo sudah jodoh,pasti di pertemukan dan di persatukan,kalo tidak bersatu ya bukan jodoh juga,begitu lho." sahut pak sopir ,pak sopir yang dari tadi jadi pendengar yang baik pun ikut bicara mendengar pembicaraan mereka,yang tidak ada titik temunya.


"Betul ..betul..betul..tu dengerin ..klo jodoh gak akan kemana ...jawab jannah membenarkan perkataan pak sopir.


dalam benak jannah ..


"Lalu dimana jodohku ya Alloh,aku mohon dekat kanlah dan pertemukan lah kami.


Mobil masih melaju dengan kecepatan sedang,mobil sudah mulai memasuki perkotaan.


Perjalanan dari desa ke tempat asrama membutuhkan waktu 2jam, membuat mereka lelah dan mengantuk.


jannah masih menikmati keindahan perjalanan ini.


A**kankah masih sama seperti ini saat aku kembali nanti,semua pasti akan berubah,aku pasti akan sangat merindukan semua ini.


Jannah melihat kedua temannya sudah tertidur,sambil tersenyum ,mereka begitu semangat dan penuh harapan.


Inilah kehidupan seperti roda yang berputar,mungkin saat ini roda kita lagi bawah dan suatu saat pasti juga akan diatas.


Setidaknya mereka sudah berani memulai dan berjuang untuk meraih masa depan yang lebih baik.Hanya Alloh yang tau apa yang akan tejadi pada kita nanti ,esok atau pun lusa .Semua sudah tertulis dalam takdir kita yang harus kita lewati.


"Ayo jannah semangat sesuatu akan indah pada waktunya.


Mobil berhenti di sebuah bangunan besar, di depan gerbang tertulis "PT Sentosa Jaya.


Mobil memasuki halaman dan berhenti di pelataran depan bangunan ,terhilat beberapa gerombolan perempuan,ada yang ngobrol ada yang pegang buku,ada yang cuman duduk,tp semua berambut pendek. jannah sedikit heran..


W**ah jangan-jangan nanti rambutku juga di potong seperti mereka ..oh no...guman jannah


Selama ini jannah belum pernah memiliki rambut sependek itu.Jannah sangat menyukai rambutnya yang panjang hitam lebat dan lurus,yang pasti lurus alami no smoting.


"Ayo..!turun sudah sampai "ucap pak sopir.


"Iya pak..!"jawab jannah yang dari tadi terjaga..


"Mbak bangun...!sudah sampai.."ucap jannah membangunkan imah,dengan sedikit menggoyang pundak imah dan fitri.


"Oh ...sudah sampai ya, cepet banget " ..jawab fitri


"eh bukan mobilnya yang cepet .kamu nya aja yang tidurnya kurang lama" jawab imah.


"eh.. mbak kamu juga tidur.."bantah fitri sambil keluar menggendong tas dan sibuk menurun barang-barang bawaan mereka,ada makanan,minuman dan beberapa kardus,entah apa isinya.


jannah hanya membawa satu tas tenteng tempat pakaian dan tas ransel kecil. Jannah hanya tersennyum melihat temannya yang kerepotan membawa bawaan mereka masing.Jannah berdiri didekat mobil menunggu imah dan fitri.


"Ayo ..kesini ikut saya.."ajak paksopir mengarah ke sebuah banguna utama dari komplek asrama.


Mereka bertiga mengikuti berjalan di belakang pak sopir...


"bersambung.....