
Perkenalkan.
Malam hari di apartemen .
.Syam masuk kedalam apartemen nya,dia memperhatikan setiap sudut ruangan didalam apartemen nya itu .
Ingin memastikan bahwa tidak ada tanda-tanda. kalau ada seseorang yang datang ke apartemen nya.
Melihat keadaan Apartemen nya masih sama saat Syam keluar rumah tadi pagi.
Syam pun tersenyum di dalam hati .Akhir nya Dia berhasil membuat ibu nya menyerah .karena selalu mengirimkan ART untuk mengawasi nya.
Syam pun masuk ke dalam kamar kerjanya menaruh tas tempat laptopnya di atas meja. dan masuk ke kamar nya. Merebahkan dirinya di atas tempat tidur nya ,Syam menghela nafas dan memejam kan mata tiba tiba ,terlintas kejadian saat Jannah mendoakan diri nya sial hari ini. Syam pun tersenyum menyeringai.
Karena tidak terjadi apa-apa pada diri nya. Syam pun bangun dan masuk ke kamar mandi,
Syam berdiri Di bawah guyuran air sower yang hangat merileks kan tubuhnya yang seharian letih bekerja ."Ahh..besok akan lebih sibuk lagi.." karena besok ada pertemuan dengan klien..
Syam mempunyai wedding organiser yang dia dirikan bersama Zul.
Setelah beberapa saat Syam pun keluar dari kamarmandi.
Dan bersiap keluar bersama dengan Zul.
Di rumah Tuan Hasan.
Jannah masih belum tidur,Jannah keluar kamar dan sholat malam lagi .
lagi lagi ada sepasang mata mengawasi Jannah dari kejauhan.
Jannah pun menyudahi Kegiatannya.dan masuk kedalam kamar...Jannah memejamkan mata tapi Jannah malah memikirkan pria yang menabraknya tadi pagi (Syam). Jannah pun merencanakan sesuatu untuk memperkenalkan diri dengan Syam. Perkenalan yang tak mungkin bisa Syam lupakan.
pukul 04.00
semua orang di dalam rumah sudah bangun semua karena Tuan Hasan mau pergi kerja keluar negri.setelah mereka sholat jamaah bersama ,bersiap-siap dan sarapan. untuk menghindari macet di perjalanan .setelahTuan dan nyonya keluar.
Jannah pun bersiap siap berangkat lebih awal juga..dengan harapan bisa bertemu dengan pria yang menabraknya (Syam...)
"Mbak punya botol air minum gak ?" tanya Jannah sambil membuka pintu khichenset warna putih itu.
"Buat apa .?"Tanya bi siti.sambil berjalan kearah Jannah.
"Buat sesuatu mbak."
"Ni ..!"kata bi siti sambil menyodorkan botol plastik bekas.
Jannah pun memasukkan susu nya kedalam botol..Mata Jannah melihat kearah cangkir-cangkir yang ada di atas meja,Jannah pun mulai tersenyum sendiri memikirkan apa yang akan dia lakukan pada pada pria yang menabraknya. (Syam.)
"Mbak ,aku mau berangkat sekarang ya mbak, soalnya kan kemaren gak sempet bersih bersih ,pasti di apartemennya Tuan Syam Kotor banget..;"Kata Jannah memberi alasan.
"Iya kamu Ati ati Ya..."
"Ya mbak ..Assalamualaikum..."
Jannah berjalan keluar komplek dan melakukan perjalanan yang indah baginya .Jannah melihat awan cerah biru bersih,jalanan yang bersih,taman taman yang tertata rapi Apartemen ,melihat orang-orang sibuk dengan aktifitas mereka .
pagi ini Suasana di stasiun MRT sangat ramai.karena Jannah keluar pada jam jam sibuk.jannah berjalan di jalanan yang sama seperti kemaren .
Tapi Jannah tidak langsung masuk ke blok apartemen . .Jannah berdiri di belakang tiang apartemen Menunggu Orang yang menabraknya kemarin.(Syam). .Jannah mengawasi pintu lift dari kejauhan.beberapa kali orang keluar masuk.Jannah masih menunggu dengan sabar sampai.
30 menit.... berlalu..
1jam...pun berlalu...
beberapa orang lewat melihat dengan tatapan tanda tanya melihat gerak gerik Jannah yang sedikit mencurigakan.
Jannah sudah ingin menyerah .Ya sudah lah mungkin ini hari keberuntungan nya.. tiba tiba..
Pintu Lift terbuka keluar lah beberapa orang dan salah satunya adalah Syam .Pria ganteng dengan tatanan rambut rapi,berkulit bersih, tinggi 185,mengenakan setelan jas modern.
Jannah mulai tersenyum.Jannah pun Berlari Kearah Syam dan sengaja. menabrak kan dirinya dengan memegang botol di tangannya dan sengaja di pencet biar air dari dalam botolnya tumpah di baju Syam.
...suara Jannah menabrak kan diri dan menumpahkan air di dalam botol yang sengaja dia siapkan dari rumah.
".Upsh ..Sorry sir..."ucap Jannah sambil melihat kearah Syam.
"Aarrhhkkk. .." suara Syam marah melihat kearah bajunya sudah basah dan kotor.
",Maaf ya Sirrr...""ucap Jannah dengan wajah pura pura bersalah,tapi dalam hati Jannah. " Emang enak." ."Saya sengaja "ucap Jannah lirih lalu berlari memasuki lift yang terbuka.
"Hey You..!!." teriak Syam .yang melihat Jannah melarikan diri masuk ke dalam Lift.sambil tertawa Melihat ke arahnya.
Sebelum pintu tertutup.
"Yes Sir ..my name is Jannah..Have a nice day .."kata Jannah sambil tersenyum .Jannah pun segera memencet mencet tombol pintu lift tanda pintu tertutup..Dan Jannah pun memencet semua nomor pintu lift agar Syam semakin lama menunggu. syam melihat ke monitor Lift menunjukkan tanda naik sampai lantai 20 .syampun memutuskan menunggu dengan Wajah sangat kesal..
Jannah pun tersenyum puas melihat wajah Syam yang terbakar emosi.
"tu kalau berbuat salah itu harus minta maaf."
Jannah pun keluar di lantai 10.
Jannah melihat ke nomor yang tertulis di depan pintu warna Coklat itu .109-10-001.Jannah membuka kunci dan masuk kedalam rumah" Asaalamualaikum "
Sudah tidak ada tanda tanda kehidupan, gelap tanpa ada cahaya .Jannah pun melepaskan sepatunya di dalam dan di letakkan di dekat pintu.jannah mencoba mencari dimana saklar lampunya jannah Mata Jannah menemukannya .
"Hha. .ini dia..."
Tara....begini kan terang....
Jannah melihat sekelilingnya banyak bingkai foto ada yang kecil dan besar dan beberapa piala -piala yang terpajang rapi terpajang di atas lemari di dekat pintu masuk.
Jannah pun melangkahkan kakinya .
langkah Jannah terhenti melihat Foto yang terpajang di dinding di antara ruang ruang tamu dan kamar tamu...Jannah melihatnya dengan teliti..."seperti pernah melihatnya..."
Jannah mencoba mengingat di mana dia pernah melihat wajah itu.
Jannah pun menyamakan dengan pria yang tadi di Kerjainya .
"Glekkk. .. Jannah menelan airludahnya . "astagfirullah. ...bagai mana ini.?"...janah kebingungan melihat foto yang terpajang Adalah anaknya nyonya halimah .Tuan Syam.
Di bawah apartemen .
Syam perpapasan dengan Zul saat mau masuk ke dalam lift.Zul melihat keadaan Syam sudah kotor.
"Awak kenapa ni ..?ucap Zul sambil tersenyum melihat kawannya berwajah masam.
"Ah..Dah lah ...!"Jawab Syam kesal.dan masuk kedalam Lift.
Cekrek..Cekrek. .Cekrek .ter dengar suara orang memcoba membuka kunci pintu .
"Ahh ...itu pasti dia..balek mau ganti baju." kata Jannah sambil berlari secepat kilat mencari tempat sembunyi .dan jannah bersembunyi di bawah meja di dapur.
"Sepertinya tadi sudah ku kunci kenapa terbuka. "ucap Syam lirih melihat keanehan di apartment nya. Syam pun buru buru ke kamarnya ." pasti itu tuan Syam ."bagai mana ini YaAlloh Tolonglah hambamu ini...gum am Jannah dalam hati
"Jannah Jannah kenapa kamu jail sih..Sepatu ..ahh ...sepatuku ,bagaimana kalau dia lihat sepatuku..?"ucap Jannah lirih..kebingungan di bawah meja.
Jannah pun mendengar suara langkah kaki berjalan lurus melewati dapur menuju kamar mandi di dalam kamar.
Jannah keluar dari bawah meja memastikan Keadaan sudah aman Jannah pun keluar mengambil sepatunya dan kembali sembunyi di bawah meja dapur lagi."Ya Alloh ...Ya Alloh...Selamatkan aku"
tak lama kemudian Syam pun keluar lagi dengan terburu -buru..Syam melajukan mobilnya dengan rasa kesal.
Jannah pun keluar dari peesembunyiannya melihat sudah tidak ada tanda -tanda keberaan Syam .Jannah mulai membersihkan semua rumah dari menyapu mengepel mencuci kamar mandi bersih -bersih,dan mencuci baju yang Dia kotori "ini salahku jadi aku harus membersihkan nya..."
Jannah pun putus asa karena segala cara dia sudah lakukan untuk menghilangkan nodanya tapi tetap tidak bisa.
Jannah pun membawa pulang baju tuannya.