Upik Abu Fall In Love

Upik Abu Fall In Love
Rumah Majikan.



Jannah pun berjalan di belakang majikannya.Keluar kantor MemRosa.


Jannah sesekali melihat kearah Majikannya dan memikirkan Omongan Art Majikannya Yang lama."sepertinya orangnya Baik.Kenapa tadi Mbaknya bilang Hati-hati Ya."


Mereka berjalan menuju Mobil sedan BMW Warna hitam Yang terpakit di tepat di depan Kantor di sebelah Mobil MemRosa.


PiP.. PiP..!suara alarm mobil ..


Tuan Hasan dan Nyonya masuk ke dalam mobil di susul Jannah yang duduk di kursi belakang tepat di belakang nyonya halimah yang duduk si samping tuan Hasan yang duduk di kursi kemudi.


Setelah semua Masuk Tuan Hasan Melajukan mobilnya dengan kecepatan 40km/jam.Memasuki Jalanan Lalulintas Ramai Lancar. Jalanan yang Tertip,Mobil-mobil dengan sabar berjejer tanpa membunyika klakson tanpa menyalip satu sama lain,Berjarak tak berdesak desakan seperti ingin berebut sembako murah.


Jannah melihat keluar jendela kaca melihat pemandangan Gedung-Gedung apartemen Yang menjulang tinggi Yang tertata rapi Tinggi Rendahnya pun seperti di setarakan dan berwarna berbeda dari komplek satu dan yang lain seperti ingin memberi tau Kalau ini lah aku dan ini lah kamu Tapi kita tetep satu bangunan.


Bahkan pohon dan tanaman pun Tertata rapi sangat cantik dan Indah dengan jenis dan warna yang berbeda Tapi tetep masih satu jenis Tanaman.


Di sepanjang pinggir Jalan ada Trotoar dan tempat tempat duduk ,Orang berjalan, Berlari,bersepeda dan bahkan menyeberang jalan pun mengikuti Aturan dan tempatnya.


Jannah sangat menikmati suasana di Negri Ini.Nyonya Halimah sesekali melihat dari spion melihat Jannah hanya terdiam.Nyonya halimah pun Berbasa basi untuk mencairkan suasana yang terasa canggung itu.


"Jannah Sudah pernah Kerja sebelumnya?"tanya nyonya Halimah.


"Yes Mem.!sudah" jawab Jannah singkat.


sambil menoleh kearah Nyonya Halimah yang duduk di depannya.


"Kerja Apa ?"ucap nyonya dengan nada datar.


"Hause keeping And Baby sister Mem."


jawab Jannah dengan Bahasa orang Bule.


"Jannah Tak payah cakap Bahasa Orang Puteh Ye,Cakap pake bahasa Melayu je."kata Nyonya Fatimah.


"Yes Mem."jawab Jannah.


"Jannah ada Orang tua."


'Yes Mem".


"Jannah,Tak payah Panggil Mem lah, Panggil je saya Ibuk Dan Bapak,anggap kita Orang,Sebagai ganti Oarang rua jannah ya ."kata Nyonya Halimah sambil melihat kearah suaminya yang Fokus Menyetir.


"Iye ,Jannah itu pun kalau kamu betah Kerja dengan kita orang."tambah Tuan Hasan.


"Yes Mem,,Ya Buk,iYa Pak" jawab jannah masih terasa Canggung.


"Jannah kerja dah Berapa lama ?" kata nyonya Halimah sambil sesekali melihat dokumen Jannah.hanya Ingin Memastikan dan Mencocokkan Dokumen Jannah.


"2Tahun di kota xxx dan 3 Tahun di kota xxx.!"jawab jannah simple.karena Jannah sudah di haruskan Menghafal semua Biodata nya.


"Wah jannah ,semoga Kamu juga bisa lama ya kerja dan tinggal sama kita Orang."jawab nyonya Halimah sambil tersemun mendengar sedikit penjelasan jannah.


"Jannah Ada suami kah anak kah ?"


"Don't have Mem,gak punya Buk.


Jannah masih Sigle."


jannah sedikit menjelaskan lagi.


Setelah sekitar 30menit Mobil pun mamasuki kawasan perumahan Bungalow. bukan gedung-gedung Apartemen .


Setelah melewati pos Penjagaan dan mobil melaju lurus melewati Deretan bangunan Rumah yang hampir sama hanya beda warna. dan setelah beberapa kali belokan Mobil Pun Berhenti Di depan Gerbang warna Brown,yang Terbuka secara otomatis.


Mobil Pun Berhenti di Garasi mobil di depan Rumah berdisaign Moderen Minimalis berwarna Putih itu Nampak bersih,rapi dan Tenang.


Setelah mereka Keluar dan memasuki rumah Di depan pintu sudah berdiri seorang Wanita kira-kira berumur 35an .memakai baju daster pajang dan lengan pendek.(Bik siti )


sudah siap menyambut Kami.


wanita itu hanya tersenyum melihat kami.Tuan Hasan Langsung Masuk kedalam rumah.Dengan mengucap Salam"Assalamualaikum".


wanita yang berdiri di depan pintu pun menjawab dengan nada datar"Walaikumsalam."


"Bi Siti ,kenal kan ini Jannah,Jannah ini Bik Siti,"Jannah dan bi siti pun bersalam dan tersenyum tipis di wajah mereka.


"Bi ..ajak Jannah masuk suruh mandi, kasih makan dan biar dia Istirahat dulu ya Bik,nanti biayar saya saja yang bicara, pada dia apa pekerjaan dia.".kata nyonya halimah


"Iya ..Buk. "jawab bi siti.


"Jannh kamu ikut bikSiti masuk."


"Ibuk masuk dulu ya."


mereka pun msuk kedalam rumah Jannah berjalan di belakang Bik siti ,Melewati Ruang tamu Tangga Kamar Mushola dalamrumah kamar mandi bersebelahan dengan tempat cucu dapur di dekat kamar bik siti. dari sini terhubung langsung dengan taman belakang yang hanya di batasi dengan dinding kaca tebal tembus pandang.


Terdapat taman Dan kolam renang berukuran sedang di luar rumah .Bik siti membukakan Pintu dan menyuruh Jannah melakukan apayang Nyonya Halimah Bilang.


"Jannah ..Taruh barang barang bawaan kamu di dalam,lalu kamu mandi dulu ya."Ucap BikSiti sambil membukakan pintu kamar, dan menunjukan kamarmandi.


"Iya.. Mbak."jawab jannah sambil menggukkan kepalanya dan masuk kedalam kamar jannah menaruh barang nya di atas Sofa kecil di dalam kamar dan sebuah lemari sedang dan meja lengkap dengan Tivi.


Jannah mengambil baju ganti dan bergegas ke kamar mandi.Sedangkan bi Siti masih sibuk di dapur menyiapkan makan malam.


Jannah pun mandi secepat kilat karena Jannah ingi mengejar waktu sholat asar.


jannah pun langsung masuk kedalam kamar dengan membawa baju kotornya lagi kedalam kamar.


"Permisi Ya mbak."seraya melewati bikSiti yang sibuk di dapur.


bik Siti hanya menganguk.


5 menit kemudian .


Jannah pun keluar kamar berjalan mendekati Biksiti yang masih di dapur.


"Mbak tak bantuin Ya." ucap jannah sambil melihat -lihat kira kira apa yang bisa dia bantu.mata jannah pun tertuju pada tumpukan alat-alat masak yang kotor di atas meja dapur.


"Sekarang kamu duduk dan makan dulu,tadi sudah tak siapin makanan buat kamu,Itu di makan dulu."ucap bikSiti sambil melihat piring berisi nasi ,sayur dan ayam di atas meja.


"Gak !ah, mbak ,nanti saja makanya berengan sama MbakSiti ya,"kata jannah yang masih mencuci perabotan kotor.


sebenarnya sih jannah sudah lapar tapi sungkan mau makan sendiri sedangkan temannya masih sibuk bekerja.


Mereka menyelesaikan memasak dan membersihkan dapur bersama,


terdengar suara langkah kaki menuju dapar.


"Jannah ..gak istirahat dulu."


suara nyonya mengagetkan mereka.


"Iya buk ..nanti."jawab Jannah.


"Bik ..sudah selesai belom.?"


"Iya buk ..sudah.."jawab bik siti.


"Ya sudah Ayo.."ajak ibuk.


"Iya buk..'jawab bik siti


"Jannah sekaliannya."kata ibuk


"Iya buk.."jawB jannah.


jannah bingung Sekalian mau kema ya.


"kalau bapak dirumah selalunya kita sholat berjamaah bersama,Sudah ayo ambil wudhu dulu."terang bik siti


"Iya mbak."


mereka sudah siap di dalam mushola menunggu Pak Hasan sebagai Imam.


Sholat jamaah terasa sangat khusyuk.


setelah mereka sholat.jannah dan Bik siti pun kembali ke belakang melanjutkan pekerjaan mereka.


Tuan dan Nyonya Pun duduk dan makan malam di meja makan dekat dapur.


setelah mereka selesai makan bersama.


"Jannah ibuk Tunggi di taman ya."


"Iya buk.."jawab jannah


nyonya halimah sudah duduk di kursi di taman belakang menghadap kolam renang.Menunggu Jannah menyelesaikan pekerjaan di dapur....


Bersambung......