
Saat perjalanan mengantar jannah pulang, Zul pun mengajak jannah untuk singgah, Di sebuah masjid di daerah itu.
Jannah sangat kagum.melihat sebuah masjid megah ber arsitektur timur tengah,modern .
" Jom Jannah, turun,kita sholat dulu.!"ajak Zul setelah memakirkan mobilnya.
" Wah...tapi Jannah lagi libur sholat ."ucap Jannah malu.
" Oh..baiklah kalu macam itu,Jannah tunggu abang kejap ya."Suruh Zul.
" Ah,baik lah,Encik Zul gak usah terburu -buru,Jannah mau lihat lihat sekeliling dulu ."ucap Jannah tersenyum meninggalkan Zul.
Zul pun masuk kedalam masjid sedang kan jannah berkeliling di area sekitar masjid.
15menit kemudian.
Zul pun keluar masjid dan tak sengaja bertemu dengan Tuan Hasan.
" Assalamualaikum,, Zul."Sapa tuan hasan.
" Walaikumsalam, Pak Cik.."Jawab Zul tersenyum dan mengulurkan tangan .
"Seorang je ?Mana Syam .?"tanya tuan hasan sambil menyambut uluran tangan Zul.
" Tak saya sama.?"zul pun ingin jujur tapi Zul urungkan."Saya sama kawan saya.,Syam tak ikut dia sibuk pak cik."Jawab Zul.
" Mana kawan kau..tak nampak pun.?"tanya tuan hasan.
Zul pun mencari keberadaan jannah. Zul pun menunjuk kearah jannah yang sedang duduk agak jauh dari tempat mereka ,Jannah duduk membelakangi mereka ,menghadap hamparan rumput hijau di depannya.
" Kawan ke? Girl friend. !" ucap Pak Hasan saat Zul menunjuk kearah jannah.
Zul pun hanya tersenyum malu.
" Baik lah kalu macam tu,Pak cik. pun nak masuk,Lain kali ajaklah Syam..!"pesan tuan hasan.seraya meninggalkan Zul.
" Baik,pak cik.,!"ucap Zul .
Zul pun berjalan mendekati jannah .
" Hai..!!."Sapa Zul menepuk pundak jannah sengaja mengagetkan nya.
"Aaa...plak..Ayunan tangan jannah men darat di lengan Zul.
" Aduh..hai...Sakit nya..."Rintih Zul sambil mengusap lengannya .
" Ha,Tau sakit kan lain kali, kagetkan jannah lagi..!"pesan jannah .
" Jom balik,."Ajak Zul.
" Sebentar lagi ya, Encik Zul. "Pinta jannah.
Zul pun duduk di sebelah jannah.
Jannah hanya diam menikmati pemandangan di depannya ,sesekali jannah memejamkan mata dan merasakan angin yang berhembus menerpa jawah nya.
Wajah Jannah yang polos tanpa poles an sedikitpun di wajah jannah yang terlihat natural dan alami,terpancar ketertarikan tersendiri saat Zul memandang jannah.
" Terimakasih ya Encik Zul.."Ucapan jannah ,mengalihakan pandangan Zul pada jannah.Zul pun pura-puramembuang mukanya.
" Buat apa lagi,Tadi kan sudah.?"tanya Zul.
" Buat hari ini,Sedah menemani jannah,Menyemangati Jannah, mentraktir makan jannah,dan tempat ini sangat damai." ucap Jannah panjang lebar dengan nada lemah lembut.
" Jannah, Semua ini terjadi karena takdir ,Buka karena Saya."Jawab Zul .
" Tapi ,Encik Zul yang jadi perantara nya.!"bantah Jannah .
" Ok baiklah..Kalau macam itu lain kali ,Jannah harus ajak Abang lagi tau ,kalau jannah Off day. " pesan Zul.
" Kenapa ..?"tanya Jannah sambil menghadap kearah Zul.
" Supaya Jannah ada yang bayarin makannya lagi.."Jawab Zul ambil tersenyum.
"Ah..Ok baik lah kalau begitu,Lain kali kalau jannah ambil Off day, jannah akan ajak abangZul.."ucap Jannah tersenyum.
Jannah tidak merasa curiga terhadap kebaikan Zul,karena dari awal jannah bertemu Zul ,Zul memang Baik orangnya.
Di apartemen.
Syam pun masih merasa kesal.
Syam merasa sepi tanpa kehadiran jannah.
Syam pun memutar dan melihat vidio rekaman Cctv .Di dalam kamarnya.
" Aku,memang sedikit keterlaluan ,memperlakun anak ini selama ini , dia pasti tertekan dengan perlakuan ku untuk mengeluarkan dia ,Baiklah, Aku memaafkan nya karena tidak meminta ijin libur padaku "ucap Syam.
" Sebaiknya aku merubah perlakuanku, lagi pula sekarang sudah tidak ada alasan untuk Aku mengeluarkan dia dari sini ."tambah Syam.
Di taman dekat masjid.
tapi tuan hasan tak menyadari bahwa wanita itu adalah jannah.
setelah hampir sore jannah pun diantar pulang oleh zul.kali ini jannah memilih turun di stasiun MRT di dekat komplek perumahan.
Jannah pun turun dan berjalan kaki masuk kedalam perumahan. Sesampainya di rumah .seperti biasa jannah akan masuk lewat pintu belakang.
" Assalamualaikum. ."ucap jannah menyapa bik siti yang sedang di dapur.
" Walaikumsalam, ."Jawab nyonya halimah..yang sedang di dapur juga .
"Jannah ..!"ucap kaget nyonya halimah saat melihat jannah .
" Iya buk.."ucap Jannah,Heran.
" Ini Jannah ,Wah ..Jannah Kamu benar benar seperti wanita seutuhnya.!"ucap nyonya halimah.
" memang Aku wanita kan." batin jannah .
" Memangnya kenapa Buk .?"tanya Jannah sedikit heran.
" Gak papa ,jannah Kamu terlihat cantik .!" jawab Nyonya halimah.
" Baiklah buk ,kalau begitu ,jannah mau Mandi dulu.!" ucap jannah sambil masuk keadalam kamar.
Di dapur nyonya halimah dan bik siti pun sibuk membicarakan jannah.
" Bik kalau ,jannah berpakaian seperti itu,dia cantik ya bik..,"padahal jannah kan" ....?" ucap nyonya dalam hati.
saat jannah keluar dari kamar mereka malah diam dan hanya tersenyum .
*****
Tanpa jannah sadari,hari hari jannah yang sudah Jannah lewati untuk bertahan menghadapi perlakuan Syam untuk mengeluarkannya.
Sudah membuat jannah bisa melupakan sakit hatinya,dan mengikhlaskan Orang yang dia cintai.
bah kan jannah tidak punya waktu untuk memikirkan bahkan membayangkan orang yang pernah dia cintai kini sudah menikah dengan kakaknya.
Ya itulah cara Tuhan yang tidak Jannah sadari. Agar jannah bisa melupakan rasa sakitnya.
Ke esokan harinya.
Jannah berangkat dengan wajah yng berseri seri penuh dengan semangat.setelah seharian jannah mengambil cuti,jalan jalan bertemu dengan sahabat nya. membuat Jannah semakin bersemangat dan semakin menyukai kehidupannya di negara itu.
seperti biasanya jannah selalu mengenakan celana trining dan kaos oblong.saat jannah bekerja.
Jannah masuk kedalam apartemen, Jannah melihat sekeliling ruangan tampak berbeda dari hari sebelumnya, jannah pun masuk kedalam dapur dan merupakan tasnya.
Jannah pun ingin mengambil alat untuk membersihkan mobil,tapi semua alatnya sudah tidak ada.
Jannah pun turun dan memeriksa mobil Syam.
mobil yang setiap hari selalu kotor hari ini,terlihat bersih sekali.
Jannah pun mengecek dengan jarinya,"tidak berdebu,Aneh..."ucap Jannah .
jannah pun naik lagi,dan ingin membersihkan kamar mandi Syam, tapi kamar Syam Terkunci dari dalam."Tumben terkunci.!"jannah semakin heran lagi,"Aduh jangan jangan tuan Syam marah karena Kemarin Aku tidak memberitahunya kalau aku mengambil Cuti..!"
jannah pun mulai cemas akan hal apa yang akan Syam lakukan.Jannah hanya membuka semua korden dan Jendela dan ke dapur untuk membuat kan Syam kopdar menyiapkan sarapan .
Jannah pun Terlihat cemas dengan pikirannya sendiri sedang kan Syam sibuk melihat kecemasan jannah lewat cctv .sambil sesekali tersenyum melihat kecemasan dan tingkah laku jannah,mondar mandir,sesekali mengacak rambutnya, sesekali tarik nafas.menenangkan dirinya sendiri.
Jam,menunjukkan pukul 8.00 pagi.
Syam pun keluar kedapur.
Jannah pun yang sudah menunggunya dari tadi sedikit merasa gugup dan cemas.
" Tuan..Maaf kan Jannah..!"ucap jannah saat melihat Syam yang sedang berjalan dan duduk di kursi .
Syam hanya tak memperlihatkan expresinya sama sekali.
"Tuan.?Apa tuan marah.?Apa tuan ingin mengeluarkan saya .?"Tanya Jannah.
" Duduk.!" jawab Syam.
Jannah pun belum duduk dan masih berdiri.
"Tuan marah .?Tuan maaf kan jannah,Jannah salah jannah sudah lupa tidak memberi tahu tuan kalau jannah Libur.!" ucap jannah panjang lebar.
" Duduk. .!"jawab Syam menegaskan.
Jannah pun duduk dengan lesu dan menundukkan kapalanya.sambil membuang nafas.
.....
bersambung.