
Setelah sampai di apartemen Syam. Jannah merasakan kesunyian di dalam apartemen itu ..tapi keadaan tak seberantakan kemarin.
jannah berjalan kedapur dan menaruh tasnya dan berjalan keluar membuka jendela di dapur.Hembusan angin yang menerpa Wajah Jannah saat membuka jendela memebuat jannah terdiam merasakan ,Hembusan angin sejuk di sertai percikan air hujan .
Jannah mengulurkan tangannya keluar jendela merasakan tetesan air hujan jatuh di telapak tangannya.jannah menarik tangannya dan membuka pengaman jendela, perlahan Jannah mendekatkan wajahnya ke jendela yang sudah terbuka tanpa pengaman itu.
jannah memejamkan mata dan merasakan percikan air hujan mengenai wajahnya,Terpaan angin sejuk di sertai air hujan berhembus membuat beberapa aliran air di jawah jannah.
suasana itu membuat memori yang tersimpan di ingatan jannah pun berputar, bayangan Seorang anak kecil sedang berlari lari di bawah guyuran air hujan yang sangat deras anak itu terlihat begitu bahagia dan datang Seorang...
" Kakak.... ucap Mikail membuyarkan nostalgia jannah.mendengar mikail memanggilnya jannah pun segera membuka matanya dan menoleh kearah Mikail.
" Eh ...sayang ...Sudah bangun...ada apa ?"
tanya Jannah sambil berjalan mendekati Mikail.
" kakak ..lagi apa .?" tanya mikail
"Em kakak lagi lihat hujan..."
Jawab Jannah sambil berjalan menutup pintu pengaman jendela dan Jendela nya .
"Kakak ..tolong bikinin mikail Susu.."
"Oke...sebentar ya.."ucap Jannah sambil mendekati mikail.
jannah membuatkan mikail susu dan Mikail pun kembali masuk kedalam kamar karena memang masih sangat pagi.
Jannah pun turun ke bawah mencuci mobil di bawah gerimis air hujan."Wah mumpung hujan, jadi nyuci mobilnya bisa lebih cepet.
walaupun hanya gerimis tapi lama lama rambut dan baju jannah pun basah.
Jannah pun masuk kedalam apartemen lagi.jannah mengerjakan pekerjaan rumah dengan baju yang basah.sampai menjadi agak kering.
jam pun sudah menunjukkan pukul 8.tapi Syam dan mikail tidak ada keluar kamar untuk sarapan.
Jannah pun ingin pergi kepasar untuk belanja tapi Jannah tak ada uang,jannah pun menunggu tuan Syam dan mikail bangun.jannah pun sarapan lagi.
sambil menunggu mereka bangun.
tak lama kemudian Mikail bangun dan berjalan kedapur ,
"Hay ..sayang...Sudah bangun lagi ,lapar kan .?"tanya Jannah pada mikail. yang sudah duduk di sebelah jannah.
mikail hanya menganggukkan kepalanya.jannah pun menuangkan sereal kedalam mangkuk mengambil susu cair dari dalam kulkas dan di tuangkan kedalam mangkuk yang berisi sereal.
"Taraaaa. ..Sereal dah siap...."ucap Jannah menaruh semakin sereal di depan mikail.
" Thank you.."ucap mikail.
" Sama sama..."Jawab Jannah.
jannah pun duduk lagi di tempatnya jannah melihat Mikail dengan penuh kasih sayang dan juga kasian,"kasian kamu nak kerajaan di sembunyikan." batin jannah dalam hati melihat seorang anak kecil yang duduk di depannya begitu manis,lucu,pintar,mandiri berkulit putih, .setelah jannah lama memandangi mikail jannah pun tersadar "Lho kok kamu gak mirip ya sama bapak kamu,..Ah mana mungkin bapak gak mirip sama anaknya,Mungkin mikail mirip sama Ibuk nya mungkin ..ini mikail Kulitnya Putih mirip orang bule rambutnya pun pirang matanya pun coklat...Secantik apa ya Istri nya Tuansyam. ?"
tak lama kamudian syam pun datang kedapur.
saat mereka sarapan jannah mencoba sesekali melirik re arah mereka berdua yang sedang duduk berhadapan,jannah membandingkan mereka berdua,"Ah... tidak ada kemiripan diantara mereka,Atau jangan jangan ,mikail Anak tiri seperti aku..Ah terserah lah. .."
Jannah pun mengalihkan pandangan nya saat Syam melihat kearah jannah merasakan dia mem perhatikan mereka berdua.
" Tuan ...Jannah hari ini mau kepasar ,?"
ucap jannah.
" Emm. ..!"
" Boleh Aku ikut kak.!"ucap mikail saat mendengar kata pasar.
"No..!"Ucap Syam.
"Boleh."ucap Jannah bersamaan.
" Tuan ,biarkan saya ajak .."Belum selesai jannah meneruskan kata katanya .
"Tidak ada yang ke pasar hari ini."
" Tuan tidak harus marah di depan anak kecil,Tuan harusnya bisa lebih sabar lagi,Manghadapi Anak tuan.!" Jannah memperingatkan Syam.
"Em ..Anakku..."Ucap Syam dalam hati mendengar kata-kata jannah.
Jannah pun meninggal kan Syam,dan kembali menemui mikail ,Mereka pun bermain dirumah menghabiskan hari dirumah dengan bermain bersama jannah dan sesekali di temani Syam.
Malam hari .
Jannah pun berbohong lagi pada Nyonya halimah.dengan alasan Ada teman teman tuan Syam jadi Jannah sedikit sibuk,dan akan pulang terlambat,Nyonya halimah pun mengiyakan Tanpa rasa curiga..
malam ini tidak seperti kemarin Mikail beberapa kali ,Mengucap kan terimakaih dan meminta maaf ,memeluk jannah seakan dia akan pergi jauh.
"Kenapa ..Sayang.."ucap Jannah saat Mikail memeluk jannah dengan sangat erat.
" Mikail ,mau pulang.."ucap sedih mikail di telinga Jannah.
" Hah ..pulang..kenapa mau pulang ?Mikail gak suka di sini sama kakak.?"
" Bukan..My mom akan jemput mikail."
"Ow. .Ya sudah Mikail Nanti bilang saja sama mama Mikail masih mau disini."
" My mom say,Hanya 2 day.."Jawab Mikail sedih dengan wajah tertunduk.
" Ya sudah nanti Biar kakak yang bilang sama your Mom, biar ijinin Mikail Tinggal di sini ,Ok.."ucap Jannah memberi harapan pada Mikail. mikail pun tersenyum
"Thank you ,Kakak." ucapan tulus seorang anak yang penuh harapan.
Syam yang mencari keberaan mikail pun berhenti dan mendengarkan pembicaraan mereka.dan pergi sebelum mereka mengetahui keberadaan Syam.
jannah pun berfikir bagai Mana dia bicara dengan ibunya Mikail.
jannah pun dan mengetuk pintu kamar tuan Syam.Jannah mau ijin untuk pulang.
Tok..Tok...Tok...
"permisi,,,, Tuan..."ucap Jannah.
langsung membuka pintu,Jannah melihat syam sedang Mecium mikail yang sedang tidur,dan menatap dengab penuh kasih sayang,Seperti tak rela mikail pergi.
Jannah pun melihat pemandangan Itu dengan haru,
Jannah mendekati Syam yang duduk di bibir kasur dengan wajah tertunduk lesu,.
Jannah berjalan mendekati Syam dan duduk di sebelah Syam.
" Sedih ,Rasanya saat Kita mengingat sebuah perpisahan,Dan membiarkan orang yang kita sayang jauh dari kita."Ucapan Jannah membuyarkan lamunan Syam.
" Maaf kan saya tuan ,sudah lancang ikut Campur urusan pribadi tuan, Inilah masalah orang dewasa Terkadang Egois,Mementingkan diri sendiri,Masalah yang terjadi antara tuan dan Istri tuan Sebaik nya di selesaikan dengan cara baik baik ,Ingat di antara Kalian sudah ada Mikail, Anak yang Tidak Tau apa apa Harus ikut menanggung akibat dari pertengkaran kalian, karena ke egoisan kalian ,Mikaillah yang paling tersiksa disini,Seorang Anak tidak tau masalah apa apa.Kasian dia,Sebaiknya Tuan segera selesaikan masalah tuan dengan istri tuan dengan cara baik-baik,Setidaknya tuan harus memperjuangkan anak dan istri tuan,Jika tuan tidak mampu melakukannya setidaknya tuan membuat mereka di akui keluarga tuan,."
ucap Jannah panjang lebar dengan nada seperti orang bercerita.
" Ya ...kamu benar."ucap Syam tanpa Reaksi sedikitpun di wajahnya.
Jannah pun merasa semua omongannya benar.
" Tuan , Kenapa tuan tidak mencoba sekali saja untuk memperjuangkan mereka." pertanyaan jannah dengan nada lirih..
"Aku ,sudah pernah mencoba.!" ucap Syam menghela membuang nafas panjang dan menyandar kan kepalanya di sandaran kursi.
" Coba lagi tuan,apa istri tuan lebih Galak dari Tuan Ya ?sehingga Tuan takut pada Istri tuan,?"Gurau jannah mencairkan suasana.
" Bagai mana Kalau kamu yang mengatakan pada Nya." Syam memberi ide.
" Hah ...saya Tuan saja takut dengan istri tuan,apalagi saya?"Jawab Jannah.
" Tuan ,Pertahankan lah Apa yang sudah Tuan miliki,Jangan sampai Mereka terlepas lagi.."ucap Jannah menyemangati Syam
"Kamu .mau pulang,?"
" Iya tuan ,Sekalian biar Aku antar kamu pulang, "
...bersambung ....