Upik Abu Fall In Love

Upik Abu Fall In Love
Tanda tangan Kontrak.



Di Rumah Agensi Rosa.


Memasuki rumah mewah berlantai 3 .Di dalam Mereka bertemu beberapa Art yang sudah lebih dulu tiba sana.


Jannah,Fitri dan beberapa Art lainnya pun masuk kedalam rumah Agensi Rosa.


Mereka akan tinggal di sini sementara.Selama majikan meraka belum datang menjemput mereka.


Jannah dan Fitri merasa sangat Asing ,Seperti mereka berada di tempat yang jauh,Seperti hanya ada dia dan Tuhan yang tau.Dan mungkin beberapa orang juga pernah merasakannya .


Seperti malam malam sebelumnya Jannah selalu sulit tidur di tempat baru.Jannah berusaha untuk memejamkan mata,tapi pikirannya selalu terbayang kenangan dengan Orang-orang yang di sayanginya.


Jannah pun bangun Dan melakukan sholat malam.Keheningan di Dalam kamar saat semua lelap ter tidur.Jannah pun sesekali Memejamkan Matanya lagi. dalam hati Jannah BerDoa. "Ya Alloh berikanlah yang terbaik untuk hambaMu ini,Hamba yakin apapun yang terjadi pada diri hamba itulah Yang Terbaik.Jaga dan lindungilah keluargaku jauh di sana.Aamiin.


Aktifitas di mulai bangun subuh,mandi,sholat,sarapan,dan bersiap melakukan Medical chekup.Bagi pendatang baru,lalu bagi yang sudah mendapat majikan akan di bawa mengurusi surat per Ijinan Tinggal.


Di Negri ini...


Setelah mereka semua selasai melakukan urusan mereka.Mereka di antar ke Kantor Agensi Rosa.Disana mereka AKan menunggu Majikan mereka datang menjemput mereka.


Suasana kantor yang ,Senyap dan menengangkan.Majikan silih berganti Datang bergantian.Menjemput Art pesanan mereka.Ada Yang di kembalikan dan di tukar ada juga yang baru bekerja seperti Fitri.


Jannah,Fitri dan beberapa Art lainnya duduk rapi di sebuah ruangan berbataskan dinding kaca.Sehingga bisa lebih Mudah Mereka Mengawasi kami.


Tidak boleh ngobrol Hanya diam dam baca buku yang sudah di sediakan Oleh pihak Agensi.


Dari dinding kaca Terlihat sepasang suami istri dan seorang anak kecil laki-laki kira berusia 5Tahun.Mereka duduk dan berbicara Dengan Mem Rosa.Tak lama kemudian datang karyawan Mem rosa masuk dan memanggil Fitri.


"Fitri .!"


"Yes sir.!"


Fitri menjawab dengan tegas.Berjalan mengikuyi karyawan keluar menuju meja dimana Mem Rosa duduk dan calon majilan Fitri.


MemRosa memperkenal kan Fitri Kepada majikannya.Taklama kemudian mereka menandatangani beberapa lembar dokumen.Fitri Pun masuk ketempat Tunggu dan Mengambil barang Bawaan Fitri.


Fitri Berpamitan pada jannah Mereka sempat Berpelukan Dan mengucapkan salam perpisahan.


"Jannah.. Aku Pergi dulu ya.."Ucap fitri dengan suara berat.menahan airmata.


"Fit Kamu hati-hati,Kerja baik-baik ya,


InsyaAlloh kita akan bertemu lagi."bisik jannah saat berpelukan dengan fitri.


Jannah sangat menghawatirkan Fitri karena Fitri belum pernah kerja sebelumnya.


"Iya ,Nanti kamu temuin aku di alamat yang udah aku kasih ya."kata fitri sambil berjalan dan menoleh kebelakang melihat sahabatnya untuk yang terakhir kali.


"InsyaAlloh."Jawab jannah lirih..sambil melihat kearah Fitri berjalan meninggalkannya dan tersenyum. Supaya Sahabatnya Semangat.


Hari sudah semakin sore. Tak ada yang menjemput Jannah.Jannah pun pulang lagi kerumah Agensi.di sana jannah bertemu Art Yang gagal di majikan pertama dan mencoba mencari majikan baru.


Jannah mendengarkan ceritanya Panjang lebar keluh kesahnya. "Lebih baik pulnag ke Agenai lagi mbak dari pada di pulangkan.Di sini kita bisa di carikan majikan baru.Yang penting majikan kita baik Mbak sudah bersyukur,Kalau soal Pekerjaan sih sama saja Mbak disini.


"Kalau jannah sih belum dapet majikan malah Mbak."


"Sabar Mbak,Rejeki Orang masing masing. Alloh pasti lagi menyiapkan Majikan yang baik Untuk mbak Jannah.


Perbincangan mereka pun sampai larut malam,Jannah gelisah dan sholat .setelah Jannah sholat Jannah merasa Sangat tenang karena Setelah kepergian Ibunya Hanya Alloh lah tempat Jannah mengadu.


Hati Jannah terasa Sangat Sepi Jannah Hanya perpegang Pada Rencana Alloh.


Keesokan harinya Jannah dan beberapa Art lainnya di Kirim ke Kantor Agensi Mem Rosa.Ya masih seperti hari kemarin.Majikan datang silih berganti Mengambil Art pesanan mereka Sesuai dengan kriteria dan kebutuhan mereka.


Hari pun sudah menjelang sore Jannah pun yang sudah hampir putus asa,karena dari kemaren belum ada Majikan yang datang Memilih nya. Jannah pun berdoa lagi di dalam Hati.


"Ya Alloh sudah beberapa hari Hamba disini,Tapi tak ada majikan yang mau memilihku, Ya Alloh sebenarnya Apa rencanamu.??


Jannah sudah mulai gelisah setelah jannah mengungkapkan isi hatinya Jannah merasa lega kembali. Jannah sudah mulai bersiap untuk kembali ke rumah Mem Rosa.Tiba tiba datang sepasang Suami Istri, Bersama Art yang berjalan di samping si Istri,memasuki ruangan Kantor memRosa.


Mereka Berbincang lumayang lama Sambil sesekali melihat Art yang di kembalikan dan Melihat Kearah Jannah.


Tak lama kemudian MemRosa memanggil Jannah.karena sudah mulai sore biasanya karyawannya sudah pulang.


"Jannah.."ucap MemRosa.


"Yes Mem."Ucap Jannah tegas sambil berjalan kearah Meja tempat memrosa dan tamunya.Jannah berpapasan dengan Art yang baru datang tadi. Masuk kedalam ruangan sambil mengucapkan "HATI-HATI. jannah pun menoleh sedikit dan melanjutkan jalannya dan berdiri di dekat meja antara memRosa dan Tamunya.


"Jannah ini ada Calon Majikan Kamu,Ini Tuan Hasan dan ini Puan Halimah ,"ucap memRosa sambil melihat kearah tamunya.


"Good afternoon Mem,Good afternoon Sir." ucap Jannah sambil membungkukkan badan kearah Tuan Hasan Dan puan Halimah


"Iya .."Jawab lirih suara wanita paruh baya dengan nada khas orang melayu.


sambil mengulurkan Tangannya pada Jannah.


Jannah pun langsung menggapai tangan itu dan menyalaminya. (salaman biasa,Bukan mencium punggung tangannya).


"Siapa namanya .?" tanya nyonya Halimah.


"Siti Nur Jannah Mem."


"Ok ,Biasa di panggil siapa .?"


'Jannah Mem."


"Ok..Jannah Mau tak Kerja Ikut Saya."


"Yes Mem."


Nyonya Halimah melihat Jannah yang saat itu mengenakan Celana panjang warna hitam dan kemeja 3/4 warna putih dan sepatu Flat shoes warna hitam,Dan berambut pendek Sekali dari atas Sampai bawah ,Tidak tampak Seperti Wanita Feminin sama sesekali.


Dan sesekali melihat kearah memRosa. dan Mem Rosa tersenyum penuh isyarat pada Nyonya Halimah.


"Ok ..Jannah, Sekarang, kamu siapkan barang barang kamu dulu ya.!" Ucap MemRosa sambil menoleh kearah ruang tunggu,mengisyaratkan Jannah masuk keruang Tunggu.Jannah pun sudah maksud Dan bergegas mengambil Tas gendong nya dan tas pakaiannya."Seharusnya Aku kan tanda tangan dulu "Ucap Jannah dalam hati.


Setelah Jannah mengambil Tasnya,Jannah pun kembali lagi Jannah melihat MemRosa bicara Dengan suara pelan Kepada Nyonya Halimah.


"Jannah ..Sekarang kamu Tandatangi surat Kontraknya dulu,nanti Work permit Kamu nyusul ya."Ucap MemRosa.


"Yes Mem.!" jawab Jannah,Jannah pun menandatanginya Tampa membacanya terlebih dahulu.Nyonya Halimah pun tanda tangan dan MemRosa pun menandatanginya,Setelah semua tanda Tangan.Mereka Pun berjabat Tangan dan bersiap Untuk meninggalkan Kantor MemRosa.


"Jannah Kamu harus Kerja dengan baik ya ,Jangan sampai kecewakan Saya ya .!"Ucap mem Rosa


"Yes Mem."jawab Jannah sambil menganggukkan Kepalanya dan berjalan mengikuti Tuan Hasan Dan Nyonya Halimah.


Bersambung ....