Upik Abu Fall In Love

Upik Abu Fall In Love
pertemuan Keluarga.



Dan Nona Aisyah pun berdiri menyambut kedatangan Jannah,dan memeluk jannah,


"Jannah ,,Kamu benar ,Setidaknya saya harus memperbaiki kesalahan saya,.."ucap Nona AiSyah .


" Eh..Jannah, Yang Sudah Banyak bicara Nona..,Eh Kenapa Nona tidak Masuk kedalam,Berarti Nona Semalaman di luar dengan Mikail,?"


" Tidak, Apa apa jannah ,saya juga baru datang,."


" Ih ...Ini tuan Syam kemana Sih...Ada kakaknya gak di bukain pintu ,malah di biarin menunggu di luar..."gerutu Jannah sambil menaruh bawaannya di atas kursi dan memutar tasnya menyampaikan meraih Kunci di dalam tasnya.


Cekrek...Cekrek. ...Cekrek. ...


"Assalamualaikum. ..Mari Nona Masuk,Selalunya Tuan syam masih Tidur.."


ucap Jannah sambil membuka pintu untuk Nona AiSyah.


Jannah pun mengambil bawaannya masuk kedalam Dapur.


"Terimakasih ..Jannah. .."ucap Kak Aisyah ,masuk kedalam apartemen.


AiSyah melihat sekeliling ruangan dan tersenyum melihat keadaan di dalam Apartemen, masih sama seperti yang dulu waktu Dia meninggalkan Apartemen itu.


AiSyah pun menitikkan airmata melihat Fotonya Bersama kedua orang tuanya Saat dia menerima penghargaan sebagai siswi terbaik,


Membuat AiSyah mengingat betapa kecewa orang tuanya padanya.


"Maaf kan Syah..Pa..,Ma. ...Syah dah Sangat Kecewakan papa dan mama...


Mikail pun Berlari menuju kamar Syam ,Tapi Syam tidak ada di kamarnya.


mikail pun mencari ke kamar lainnya tapi tidak menemukan keberadaan Syam.


mikail pun kembali ketempat ibunya berada.


" Mom ..Uncle is gone,Uncle tak ada mom "


ucap Mikail membuyarkan kenagan pahit AiSyah.


AiSyah pun berjalan masuk kedalam kamar mencari keberadaan Syam.


sedang kan Jannah di dapur yang sedang menaruh Bawaannya pun ingin mengabari Nyonya halimah,tentang keberadaan Nona AiSyah ada di Apartemen tuan Syam.


belum sempat jannah membuat panggilan di Hpnya,Aisyah sudah datang menemui jannah di dapur dan menanyakan keberadaan Syam.


" Jannah ,,Kamu semalam kan yang terakhir bersama Syam.!"tanya AiSyah panik. Aisyah pun mencoba menghubungi Syam Via tlpon pun Hpnya Tidak aktif.


" Iya ..kenapa Nona.?" jawab jannah .bingung kenapa Nona Aisyah panik.


" Syam ..tak ada di rumah.."


" Tuan Syam menghilang, ."ucap Jannah dalam hati.


" Nona Tenang ,Jangan panik..,Nona duduk dulu ,Nona tunggu di sini Jannah mau coba tanya sama Encik Zul dulu ya.."ucap Jannah menenangkan Aisyah.


"Tuan Syam kan sudah besar pasti dia bisa jaga diri nya sendiri,.."


ucap Jannah mencoba menghilangkan kepanikan Aisyah.


Jannah pun berjalan keluar dan meninggalkan Nona dan mikail di apartemen. Jannah mencoba mengetuk pintu apartemen Makcik halimah.


Tok...tok...tok...


tak lama kemudian pintu pun terbuka dan makcik halimah yang membukakan pintu.


" Assalamualaikum. ..Makcik.."


" Eh...kamu....Walaikumsalam.,,Ada apa nak .?"


" makcik Apa Encik Zul Ada di rumah.?"


" Kenapa Dia Bikin susah jannah lagi Keh .?"


" Eh ...tak makcik.."


" Dia tak ade, semalam Dia keluar ,sama Si Syam..?"


" Alhamdulillah. ..Emm....Makcik ,Jannah boleh minta, nomer Hpnya Encik Zul tak .?"


" Eh boleh..,jom. masuk ,Kejap ya Makcik ambil Hp makcik dulu ya.."


Jannah pun masuk kedalam apartemen makcik Halimah,tak lama kemudian Makcik halimah pun menyebutkan nomer tlpon Zul.


Jannah pun mengetik nya di hp jannah..Jannah pun tersenyum. berterimakasih dengan Makcik halimah.


Jannah pun berjalan keluar dan merencanakan sesuatu di otaknya,Jannah pun tersenyum.


Jannah mengirim pesan pada Zul. dan setelah mengirim pesan pada Zul .jannah pun menghubungi Nyonya halimah."


Karena ini masih pagi pasti tuan dan nyonya masih di rumah.." ucap Jannah dalam hati ter senyum.


" Assalamualaikum. .Encik Zul..ini nomer Jannah,Encik jangan bilang sama Tuan syam Kalau Jannah Kirim pesan sama Encik Zul ya...


pesan kedua.


"Encik Zul apakah Tuan Syam masih bersama Encik Zul sekarang .?"


Encik Zul.


" Iya ..Ini kita lagi di pinggir pantai.."


Jannah.


" Encik Zul tolong cegah Tuan Syam untuk tidak pulang dulu ya.."


Encik Zul.


jannah.


"Pokoknya, Encik Zul harus mencegah tuan Syam Pulang ,sebelum saya mengirim Pesan Pada Encik Zul ya.


Encik Zul.


" Beri tahu saya dulu ada apa ?apa Yang kau rencanakan ,kenapa Syam tak boleh pulang kerumahnya.


Jannah.


" Jannah ,mau ajak nyonya halimah ,untuk merayakan ulang tahun Tuan Syam Di apartemen Tuan Syam


.


Encik Zul.


" Jannah ,sebaiknya Urungkan Niat jannah Syam Akan marah ,bila tau Mak dia di Apartemen nya.


Encik Zul.


" Jannah ...Jannah Sebaiknya Urungkan Niat Jannah...


Encik Zul.


" Jannah ...abang minta tolong pada jannah ,Jannah urungkan niat jannah untuk ajak Mak Syam.tapi datang ke apartemen Syam..Syam tak kan suka dengan ide jannah..


di pantai.


setelah beberapa Pesan dari Zul tak dibalas Jannah Zul pun panik.dan Syam pun melihat kepanikan di wajah Zul.


" Awak ,,,oke keh..?"tanya Syam pada Zul yang terlihat panik.


" Eh ..oke ,,,Sa..ya..OK. ..ke...oke saya...!"


ucap Zul terlihat gugup dan menanti balasan dari jannah tapi tak ada balasan.


Syampun merebut Hp Zul dari tangannya dan membaca Semua pesan yang di kirim Jannah kepada Zul.


Syam sangat marah membaca pesan singkat dari jannah.


" Syam..Syam ..jangan marah . ..Jannah tu tak tau apa apa hal ,yang terjadi di keluarga Syam.."Ucap Zul mencoba menenangkan Syam tapi Syam tidak menghiraukan perkataan Zul.


Syam pun meninggalkan Zul ,Dan berjalan dengan amarah menuju mobil Syam yang ter parkir tak jauh dari bibir pantai.


" Syammm. ."Teriak Zul mencoba mengejar dan menghentikan Syam.tapi sama sekali tak menghiraukan Zul,Syam sudah terbakar Api amarah.


setelah nyonya halimah menerima tlpon dari jannah .pun Nyonya Dan tuan hasan Langsung datang ke apartemen Syam.


tak berapa lama mereka pun sampai di apartemen Syam. Jannah yang sengaja menunggu mereka di luar agar mereka tidak langsung masuk dan mengagetkan kak Aisyah.


" Jannah ..kamu tidak apa apa..?"tanya Nyonya halimah panik,Mendengar alasan jannah menyuruh mereka datang karena jannah Jatuh .


"Ibuk ,,,Bapak...Maafkan jannah,Sudah membohongi Bapak,,,Sama Ibuk,."


" Kenapa jannah ada apa lagi .?"


" Ibuk,,masa itu telah datang,,Nona Aisyah ada di dalam ,Dia sangat rindu sama Ibuk dan bapak ,dia juga ingin meminta maaf sama bapak sama Ibuk. ."tutur jannah .membuat Tuan dan nyonya Merasa tidak mungkin ,Jannah pun masuk kedalam apartemen bersama Tuan dan nyonya ,


Aisyah pun yang sudah menunggu jannah langsung berjalan keluar dari dapur,langkah nya terhenti melihat tuan dan Nyonya .sudah di depan Aisyah.


" Ma.." ucap Aisyah tidak bisa berkata kata melihat kedua orang tuanya ,di hadapannya setelah sekian lama mereka tidak pernah bertemu,Nyonya halimah pun langsung mendekati Aisyah dan memeluk ,AiSyah dengan Air mata yang sudah mengalir deras di pipi nyonya.


" Maafin Mama Sayang..".ucap nyonya halimah..


" Ma ...mama..gak salah...Syah yang salah Ma..."Jawab Aisyah sambil menangis di pelukan ibunya dan melihat kearah tuan Hasan.


Aisyah pun melepaskan pelukan ibunya dan berjalan mendekati Ayahnya yang sedari tadi melihat haru pada mereka.


"Pa ..Maafin Syah...Syah sudah Kecewakan Papa..dah buat papa malu.,!"ucap Aisyah meminta maaf pada ayahnya.


"Papa ..Dah lama maafin Syah...seharusnya papa ada buat syah,Kuat kan Syah, buka Menyalahkan mama Mu, Maafin ..Papa juga Nak..."Jawab tuan Hasan sambil memeluk erat Aisyah.


Setelah mereka bermaaf-maafan ,AiSyah pun mengajak mereka melihat Mikail yang sedang tidur di kamar,Karena semalem Mikail kurang tidur .


"Ma..pa..itu Anak Syah ,Cucu mama,Sama Papa..."


Aisyah memperkenalkan Mikail.


mereka pun berbicara dan melepas rindu di dalam kamar.


Janah pun kedapur sedang membuat teh untuk mereka..


tak lama kemudian Syam pun datang dan berteriak...


.."Jannah ....Jannah.....


Jannah yang mendengar teriakan Syam pun lang sung keluar,Jannah takut Tuan dan nyonya melihat Syam sedang marah.


"Tuan...Kenapa...


belum sempat jannah meneruskan perkataannya.


" Hey...Siapa Kau ...brani ..mencampuri Masalah Di keluarga Saya...


Kau di sini,Dibayar untuk kerja bukan untuk mengurusi Masalah keluarga majikan kamu.


"Maaf tuan tuan sedang.marah..Tuan...


Jannah sudah menyela.


" Hey..siapa yang menyuruh mu menyela perkataan ku...


.....