
Syam pun pergi meninggalkan, Zul dan jannah.
Jannah meresakan sedikit aneh dengan pernyataan Zul mengenai dia.
"Encik Zul, Kenapa kau bilang pada tuan Syam kalu saya ,Pacar Encik Zul. ?"tanya Jannah.
"Habis tu ,nak bilang apa .?nak bilang kamu ni kawan saya ? Syam tak kan lah percaya lah ,kalau sya bilang kamu ini kawan saya.!"jelas Zul
" kenapa ,?Tuan syam tak percaya .?"tanya Jannah sedikit bingung.
"Sebab semua kawan saya ,kawan dia juga kan .!"jelas Zul.
" Betul juga ya ,pantesan tadi tuan Syam langsung pergi.!"
" Baiklah kalau seperti itu,Jannah sekarang mau pergi dulu .!"
"Kamu mau kemana .?"tanya Zul ingin tahu.
"Jannah mau pergi cari alamat Sahabat saya dari kampung juga .!"jawab jannah
"Abang boleh teman jannah cari Kawan jannah tak .?"ucap Zul.
"Em,memang nya Encik Zul tak ada kerja .?"tanya Jannah.
"Ini kan weekend ,lagi pula tak ada jumpa klien pun.!"jawab Zul.
" Baik lah kalau seperti itu,Encik Zul boleh Ikut."
"Kita naik Mobil Abang nak .?"
" Em ..baik Lah ..ayo."
jannah dan Zul pun berjalan menuju parkiran di mana mobil zul ter parkir.
Dari kejauhan Syam pun memperhatikan meraka berdua ,syam masih penasaran dengan wanita yang sedang bersama Zul.
"Jannah boleh lihat tak ,?alamat kawan jannah tu .?"
" Boleh ."ucap Jannah sambil memberikan buku kecil dari tas Jannah yang berisi Alamat Fitri.
Zul pun mengetik alamat Yang di berikan Jannah. di layar GPS yang terpasang di mobilnya.
" Abang seperti pernah kesini lah.!"ucap Zul setelah melihat alamat dari jannah.
" Iye keh,?kalau seperti itu kesempatan untuk jannah bertemu denfan sahabat jannah lebih besar."ucap Jannah bersemangat.
Zul pun melajukan mobilnya mengikuti petunjuk dari GPS.
setelah ber putar putar hampir 45menit, Mobil zul masuk ke dalam sebuah apartemen. Zul dan jannah pun turun dan mecoba mencari Blok yang tertulis di alamat.
Tak susah bagi Zul untuk menemukan Nomor Blok dan Nomor Apartemen, yang jannah cari.
Jannah dan Zul pun berjalan perlahan memastikan No yang dia cari benar sebelum.mereka mengetuk pintu.
" Jannah ,coba kamu cocokkan ,!"suruh Zul saat Zul berhenti di depan pintu warna Coklat itu.
" Encik Zul, Sepertinya ini bener alamatnya sama." ucap Jannah sambil mecocokkan Alamat yang jannah pegang dan nomor yang tertulis di samping pintu.
" Ok ,sekarang kamu siap bertemu dengan kawan kamu ?"tanya Zul.
" Insyaallah ,Jannah Siap ,!"ucap jannah sambil menghela nafas.
Zul pun mengetuk pintu dan membunyikan bel.
Tak lama.kemudian setelah Zul mengulangi ketukan nya pintu pun terbuka.
" Permisi,.."Ucap Zul menyapa. seorang laki-laki yang membukakan pintu.
" Ya ,ada perlu apa?" tanya seorang Laki-laki dari dalam apartemen. dengan nada ketus .
"Maaf ,apa di sini ada yang nama nya "Zul pun menghentikan kata katanya dan menoleh kearah Jannah. "Fitri.!" ucap jannah
"Apa di sini ,Ada yang nama nya fi..?" zul pun belum sempat melanjutkan pertanyaannya lagi.
Tiba-tiba keluarlah seorang wanita dari dalam apartemen itu.
" Siapa ya .?" Tanya wanita itu.
Zul pun menoleh kearah suara wanita itu.
" Hai ,kak Nur..", Sapa Zul.sambil tersenyum.
Zul pun berbisik di telinga jannah."Kamu diam saja ya biar Abang saja yang ngomong..!"
"Zul ,..Masuk ..masuk.."ucap wanita yang Zul kenal Adalah Kakak Nisa ,Nurani .
Zul dan jannah pun di persilahkan masuk.
Jannah mencoba mencari cari,di mana temannya sambil Zul berbincang basa basi pada Kak Nur.
" Zul ,ada perlu apa datang kemari .?" Ucap Kak Nur.
" Biasa kak mampir,tadi kebetulan lewat,sama mau nawarin promo,siapa tau kawan Kak Nur keh Nisa keh mau nikah.?"
ucap Zul basa basi.
" Bukan kah ,kalian masih sering bertemu Nisa.?"tanya kak Nur
"Akhir-akhir ini sih,Jarang ketemu Kak Saya sibuk.!"
" Ini siapa .?"tanya Kak Nur melihat kearah Jannah.
" Em,,Ini kawan saya.!"jawab Zul.
" Em ..kawan ke ?"ucap Kak Nur percaya.
Setelah mereka berbincang bincang lama tapi Jannah tak melihat keberadaan Sahabatnya.
"Ehem. ."
Jannah pun memberikode pada Zul,
setelah Zul melihat kearah jannah ,jannah pun menggelengkan kepalanya.
Zul pun mengerti dan menyudahi pembicaraan nya.
Jannah pun terlihat tidak bersemangat setelah apa yang dia bayangkan tak seperti kenyataannya.
ta lama lift pun terbuka.mereka masuk kedalam Lift berdua.
" Kalau fitri tidak ada di sini ,Lalu dia di mana ya .?tanya Jannah pada dirinya sendiri.
"Sabar ,pasti suatu saat ketemu .Mungkin alamatnya salah."Jawab Zul mencoba menghibur jannah.
" Iya betul,mungkin salah."ucap Jannah bersemangat lagi.
"Ya sudah ,sekarang kamu mau kemana .?"tanya Zul.
" Em ,,kemana ya .? jawab jannah masih berfikir.
" Mau ikut Abang tak .?"tanya Zul.
" Kemana .?"tanya Jannah kembali.
"Udah ikut aja.!" jawab Zul.
" Gak mau ah,Encik Zul harus kasih tau jannah dulu mau kemana baru jannah mau ikut.!"ucap jannah.
lift pun terbuka.
saat jannah melangkah keluar lift mata Jannah melihat sekeliling area Taman yang tak jauh dari parkiran,Mata Jannah melihat sosok.yang dia kenal.
Jannah pun berjalan dan mendekati gadis yang sedang bermain di taman dengan anak kecil.
"Fitri..."Ucap jannah gembira melihat sahabatnya.
" Jannah.."ucap fitri saat menoleh kearah suara yang fitri kenal.
Jannah dan fitri pun berpelukan ,kegembiraan terpancar dari raut wajah mereka berdua.Zul pun melihat jannah dengan sahabatnya dari kejauhan.
" Kamu,apa kabar "ucap jannah .
" Alhamdulillah. baik,"jawab Fitri "kamu sendiri bagai mana ,?kerja dimana .?"tanya fitri pada jannah
" Aku juga ,Alhamdulillah baik."jawab jannah.
" kamu bagai mana bisa sampai di sini.?"
tanya Fitri.
Jannah pun ingat dengan Zul mendengar pertanyaan dari fitri.
" Astagfirullah .."ucap Jannah sambil memukul jidat nya.
"kenapa jannah ,ada apa .?'tanya fitri melihat jannah berlari meninggalkan fitri
"Sebentar .!"teriak jannah.
Jannah pun Berlari menghampiri Zul yang duduk memerhatikan jannah dari kejauhan.
" Maaf ,Encik Zul ,Jannah sampai terlupa .?" ucap jannah tersenyum mendekati Zul.
" Ayo ,Encik Zul saya kenalkan dengan sahabat saya.!"
" Eh..tak apa apa saya tunggu jannah di sini saja.."Tolak Zul .sambil tersenyum.
" jangan begitu lah Encik Zul, Jannah bisa sampai disini dan bertemu dengan sahabat jannah kan sebab Encik Zul kan.?"Rayu jannah.
Jannah pun menarik tangan Zul lagi,agar Zul berdiri dari tempat duduknya.
" Fitri ini Encik Zul "ucap jannah melihat kearah Fitri ",Encik Zul ini fitri." ucap Jannah melihat kearah Zul. .
" Jannah ,kamu baru sebentar udah dapet Cowok sih,Ganteng lagi "ucap Fitri lirih ,sambil tersenyum genit pada Zul.
" Dia bukan cowok aku,!"jawab jannah.
" Lalu dia siapa .?"tanya fitri.
" Dia teman Boss ku.!"jawab jannah.
" Wah ,masih ada kesempatan dong buat aku.!"ucap Fitri kegirangan.
Zul pun hanya tersenyum mendengar pembicaraan bisik bisik mereka berdua.
" Tuan Zul, Fitri boleh minta Nomor telponnya gak .?"tanya Fitri menggoda.
" Maaf saya gak ingat Nomor hp saya.!"Tolak Zul secara lembut.
Jannah pun heran melihat penolakan dari Zul.
" Gak mungkin juga dia mau ngasih nomor telponnya sama sembarangan orang. "ucap Jannah dalam hati.
" Fit kamu Catet nomor hp aku saja .?"jawab jannah.
" Memangnya Kamu sudah punya hp jannah .?"tanya Fitri. sedikit kesal dengan penolakan Zul.
" Eh, Aku punya lah,tapi ini hpnya dari boss ku,"Jawab Jannah.
jannah pun mengeluarkan Hp dari dalam tasnya.
" Wah jannah,hp kamu bagus banget ,!"ucap Fitri.
" Biasa aja ,"ucap jannah "dah sekarang kamu catet." ucap Jannah sambil menyebutkan nomor hpnya.
"Jannah kamu beruntung banget ya,dapet majikan baik banget ,baru kerja udah di kasih handfon. " ucap Fitri sedikit Iri
"Iya ,Alhamdulillah. !" jawab jannah.
" Gak kayak aku,tiap hari di omelin, "keluh Fitri .
" Kamu sabar aja ya,InsyaAllah, lama lama boss kamu nanti juga baik,"ucap jannah menyemangati.
" Kamu juga harus berusaha menghindari ,sesuatu yang membuat boss kamu marah .?"ucap jannah.
" Jangan -jangan,kamu goda suaminya ya.?"Tebak jannah
....