Upik Abu Fall In Love

Upik Abu Fall In Love
Tak terduga.



Di apartemen .


Jannah memberanikan diri untuk meminta ijin pada Syam.


tapi sesampainya di apartemen Jannah tidak menemukan keberadaan Syam .


"Aduh ..encik zul nanyain trus lagi." ucap Jannah saat melihat beberapa pesan dari zul.


yang ingin memastikan apakah Jannah bisa pergi dengannya apa tidak .


Hari sudah mulai petang,tapi syam pun tidak ada pulang ataupun memberi kabar.


Jannah pun mulai tertekan dan akhirnya Jannah mengirim pesan pada Syam Via hp.


"Tuan di mana ?"


setelah 15 menit tidak ada balasan jannah pun mengirim pesan singkat lagi.


"Tuan ..besok Jannah mau izin Off day."


15 menit kemudian ,masih tidak ada balasan lagi.


"Tuan Gimana .? boleh gak Jannah ambil Offday?"


setelah tengah malam Jannah menunggu jawaban sampai tertidur tidak ada jawaban balasan dari Syam.


keesokan harinya ,Jannah pun menunggu nyonya halimah pulang,karena dari krmarin Jannah belum bertemu untuk meminta ijin Offday.


"Gimana jadi Pergi Offday nya ?"tanya bik siti melihat kegelisahan di wajah Jannah.


"Nggak tau ni mbak ,tuan Syam belum kasih ijin boleh pa nggak,ibuk juga belum pulang.!"jawab Jannah .tidak semangat.


"Ya..sudah kamu ijin sama ibuk lewat Hp saja." usul bik siti.


"Ah..iya ya mbak...biar Jannah coba hubungin ibuk."jawab Jannah.


Jannah pun menekan layar hpnya dan masuk ke kontak mencari nama Nyonya Halimah dan melakukan sambungan telepon. setelah beberapa detik tidak ada jawaban, Jannah pun mengulanginya hingga beberapa kali panggilan.tapi tetap tidak ada jawaban.


Jannah pun mulai lemas ,tak bersemangat "Mbak ..nggak di angkat sama ibuk." ucap Jannah lemas.


"Mungkin ibuk masih sibuk,Kan kemarin ibuk crita kalau minggu ini ibu dan bapak ada acara." ucap bik siti.


"Kalau masalah ijin sama ibuk ,biar nanti Mbak siti bilangin sama ibuk,kalau ibu nanti pulang." ucap bik siti.


"Iya mbak ..makasih ya mbak ..!"ucap Jannah sedikit semangat.


"Sekarang Jannah akan ke apartemen tuansyam untuk minta ijin."ucap Jannah.


"Ya sudah kalau gitu ,sana siap-siap, brangkat sekarang mumpung masih pagi."suruh bik siti.


Jannah bersiap-siap memasukkan baju ganti kedalam tasnya.


"Lho katanya mau Offday kok masih pake baju itu?" tanya bik siti melihat Jannah yang masih pakai baju biasa Jannah pakai untuk bekerja.


"Iya ..gak papa mbak, nanti kalau sudah pasti dapat ijin baru Jannah ganti pakaian mbak ."jawab Jannah.


"Ya sudah mbak Jannah pergi dulu,Assalamualaikum. .!" ucap Jannah sambil berlari kecil keluar rumah lewat pintu belakang .


"Semoga saja ,tuan syam di rumah." harap Jannah.


sesampainya Jannah di apartemen Jannah pun tak menemukan keberadaan syam lagi ,Jannah mulai lemas.


Akhirnya Jannah membuat panggilan pada Zul .


setelah panggilan tersambung .


Tuuttt. ..Tuutt. ..Tuutt...


"kok gak di angkat sih.!" ucap Jannah saat panggilannya rak mendapat jawaban.


"Ya sudah lah ,mungkin belum waktunya Jannah pergi dengan encik zul."ucap Jannah menenangkan hatinya.


Jannah pun bersih-bersih apartemen Syam seperti biasa .hanya hari ini Jannah tidak memasak,karena tidak ada perintah .


Tak lama kemudian Zul mencoba menghubungi no Jannah dan mengirimkan beberapa pesan.


karena Hp Jannah slalu di silent saat bekerja,supaya tidak mengganggu pekerjaannya jadi Jannah tidak tau ada panggilan dan pesan di hpnya.


"Mending Aku beresin cepet cepet ..biar bisa pulang lebih Awal ." ucap Jannah girang .


Jannah keluar apartemen lebih awal,Tanpa melihat hp di dalam tasnya.


"Aku maen aja ketempat mbak imah,siapa tau mbak imah masih di tempat biasanya, " harap Jannah.


Jannah menunggu di depan lift bersiap untuk turun ke bawah apartemen.


Saat Jannah menunggu pintu lift terbuka Jannah terkejut ada Zul sedang berdiri di belakangnya ,dan ingin menyapanya.


belum sempat Zul menyapanya.Jannah sudah menyapanya.


"Abang Call dari tadi kenapa tak Answer..?" tanya Zul sambil memperlihatkan hp di tangannya.


"iya kah ..?" jawab Jannah sambil membuka tasnya dan mengambil hpnya.


"Ya Maaf ya..encik zul...hp Jannah silent." ucap Jannah.


"Habis tu kenapa tak boleh Keluar .?" tanya Zul.


"Sebab Jannah tak jumpa Tuan syam." jawab Jannah.


"Em,,kalau macam tu nanti biar abang ijinkan , untuk masa sekarang Jannah ikut abang.!"ajak Zul.


"Gimana ya cik Zul,Jannah merasa tak enak hati ah.."ucap Jannah memberi alasan.


"Dah ,,lagi pun Jannah dah nak balik kan,dah tak ada kerja kan.?" tanya zul.


"Iya sih..,Encik zul...,Tapi..." jawab Jannah.


"Dah jom. ..!" Ucap Zul sambil mendorong pundak Jannah dari belakang,mengarah mobil Zul yang terparkir tepat di bawah apartemen.


Zul pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju acara di mana acara nya di selenggarakan.


"Encik Zul..tau gak dimana tuan syam .?" tanya Jannah di dalam.mobil .


"Tau ..Syam pun sekarang lagi ada acara." jawab Zul.


"Kalau aku ajak Jannah sekarang kesana pasti syam tidak akan bertemu Jannah di sana," ucap Zul dalam hati. zul pun melihat jam tangan di tangannya ,"Harusnya dia sudah ada di rumah ." gumam Zul.


Di tempat lain Syam sudah berniat untuk pulang istirahat ,tapi dia fikir fikir lagi,


"Ah ...sebaiknya aku ke sana dulu baru balik istirahat." fikir syam.


Syam pun membelokkan arah laju mobilnya.menuju ketempat di mana Jannah dan Zul berada.


***


"Encik Zul ,acaranya Lama apa sebentar .?" tanya Jannah.


"Sebentar ..kita makan ja trus balik Oke." jawab Zul.


Tak lama kemudian mobil Zul memasuki tempat parkiran,di sebuah gedung .


"Encik Zul acaranya di sini .?" tanya Jannah Heran.


"Bukan di sini,tapi di dalam .."Jawab zul.


Jannah pun di turunkan di depan lift di area parkir,sedangkan Zul pergi memarkirkan mobilnya.


Jannah melihat beberapa orang keluar dari mobil berpakaian sangat bagus dan masuk kedalam lift.


"Wah ....kayak artis.."ucap Jannah lirih .


Zul pun mempercepat langkahnya mendekati Jannah yang masih berdiri di dekat lift.


"Maaf ya ,nungguinnya lama ya,Soalnya parkiran penuh.?" tanya Zul basa basi.


"Enggak papa encik Zul."jawab Jannah.


"Jom ..masuk.."ajak zul.


"Encik Zul,Tunggu Jannah mau cari toilet dulu ,mau ganti baju." uxap Jannah. menyela langkah mereka.


"Gak usah ,ganti baju ,nanti saja ikut abang dulu."ucap zul. Zul pun berjalan di depan Jannah ,agar Jannah berjalan mengikutinya.


"Encik zul tak malu ya ?"tanya Jannah.


"Kalau Jannah sih gak malu ,lagi pula kan disini ga ada yang kenal dengan Jannah. "tambah Jannah .


"Malu kenapa .?" jawab zul.


Belum sempat menyelesaikan kalimatnya.


mereka pun sudah sampai di sebuah ruangan ganti,di dalam ruangan itu sudah ada dua perias yang memang di siapkan untuk mendandani para keluarga mempelai.


"Tolong bantu dia ,buat dia tampak lawa boleh ." pinta Zul pada wanita yang sedang sibuk Mendandani wanita di depannya.


"Habis ni boleh," jawab wanita itu.


"Ah,,boleh lah." ucap Zul singkat.


"Jannah, kamu duduk dulu oke." suruh zul.


tak lama kemudian hp Zul berbunyi .


"Jannah kamu tunggu di sini dulu,nanti abang kesini lagi ,jangan kemana-mana tau."pesan Zul sesaat setelah menjawab panggilan.


* * * * *