Upik Abu Fall In Love

Upik Abu Fall In Love
Luka lama.



Saat jannah duduk terdiam memikirkan semua yang terjadi Nyonya halimah pun masuk kedapur. dan duduk ber hadapan dengan jannah.


" Jannah ...kenapa senyap saja..? ayo lah ceritakan, bagai mana acara di apartemen Syam. ?" ucap nyonya halimah, penasaran ."Nyonya ,kenapa Nyonya ,tidak mencoba menanyakan sendiri pada Tuan Syam ..!"


ucap jannah.melihat kearah nyonya halimah dengan wajah banyak pertanyaan


"Eh ..Jannah kenapa ni,? macam ada yang tak kene.?" ucapan Jannah membuat nyonya halimah.merasa sudah merepotkan jannah.


" Jannah Capek ,Keh .?"dah baik jannah sekarang istirahat.Esok saja crite sama Ibuk Ya..!"a urus nyonya halimah .


" Ibuk.....,Tuan Syam kan ,anak ibuk, dan Ibuk adalah ibunya Tuan Syam, jadi apa salahnya Seorang ibu berbicara secara langsung pada anaknya ,dan menanyakan sendiri, bagai mana kabarnya? bagaimana keadaannya ? tiada ada yang salah kan Buk.?" ucap jannah menjelaskan.


" Mungkin, itu bisa semua bisa ibuk lakukan,jannah,kalau ibuk Tidak melakukan kesalahan.!"jawab Nyonya halimah .yang merasa perkataan jannah tidak ada yang salah.


"Nyonya ..maaf kan saya,Bukan maksud jannah ingin membuat Nyonya sedih,Sebenarnya Jannah bingung ,Mau berbohong dan mengarang cerita seperti apa lagi,Jannah tak pandai berbohong ,Jannah sudah berbohong kepada nyonya,Itu sebenarnya yang membuat Jannah pusing Buk." Nyonya halimah melihat kearah jannah.


" Sebenarnya, kaki jannah tidak tergelincir ,dan sebenarnya di tempat Tuan syam tidak ada acara ,Itu semua kebohong jannah pada ibuk.,.itu hanya alasan jannah saja, biar jannah bisa bersama Anak tuan Syam. "


ucap Jannah menjelaskan.


" ANAK ...!Syam..Punya Anak,.?.!Jannah kamu tunggu disini dulu.!."Nyonya halimah pun berdiri,berjalan dengan tergesa gesa menuju kamar nya.tak lama kemudian Nyonya pun kembali lagi kedapur dan menunjukkan Foto di dalam hape nya dan menyodorkan kepada jannah.


" Apa anak ini.?"


Jannah melihat seorang wanita yang menggendong Bayinya di pelukannya.


" Bukan Buk ,Anaknya tuan sudah besar,Tapi wanita ini sama dengan ibu dari Anaknya tuan Syam.!"


" Jannah...apa mereka masih disana .?" tanya nyonya halimah dengan penuh harap.


" Sayang nya ,,Mereka sudah pergi buk,, ,saya dan Tuan Syam yang mengantar mereka,ke bandara..!"


ucap Jannah. sambil memegang kepalanya.


"Jannah,,, kenapa Kamu menyembunyikannya ..?"ucap Nyonya halimah lemas mendengar pernyataan jannah.


" Maaf kan ,Jannah Buk ,,,Karena ,Jannah sudah berjanji pada tuan Syam ,untuk tidak memberi tahukan kepada ibuk..!" jawab jannah.


"Ibuk ,..sebenarnya apa yang terjadi ,? kenapa Tuan Syam menyembunyikan semua ini dari ibuk ..?" tanya Jannah pada nyonya halimah yang sudah terduduk lesu dan diam melihat foto didalam Hpnya..membuat Nyonya halimah mengingat kan kejadian 7th yang lalu.


flash back.


malam itu Apartemen begitu sunyi setelah pertengkaran yang terjadi.kakak memilih pergi dari apartemen meninggalkan ayah dan ibunya,Syam pun sedih melihat kepergian kakaknya,dan menyalahkan ibunya karena tidak membela kakaknya di depan ayahnya,kakak hamil di luar nikah itu yang membuat tuan marah karena kakak adalah kebanggaan Tuan dan menyalah kan semua nya kepada nyonya karena tidak bisa mengawasi anak anaknya. Nyonya halimah membiarkan anak nya pergi karena mungkin dia bisa bahagia tanpa tekanan dari orang tuanya karena kesalahannya, syam pun tanpa bertanya pada orangtuanya diam diam menjadi wali nikah untuk kakaknya,dan itu semakin membuat Tuan hasan tak di hargai dan gagal sebagai kepala rumah tangga,Kakak merasa sangat bersalah selalu membuat mereka bertengkar,dan memilih meninggal kan rumah diam diam,Tuan dan nyonya sudah berusaha mencari keberadaannya sampai menemukan keberadaan kakak di luar negri.


Syam pun yang selalu melihat orang tuanya bertengkar, memilih jarang pulang ke apartemen,ibuk dan bapak pun melihat Syam selalu menghindari mereka akhirnya memilih pindah rumah,dengan begitu syam akan lebih sering di apartemen dari pada keluyuran entah kemana.kebetulan tuan mendapat kan Fasilitas dari kantornya bekerja. Ke rumah yang hingga sekarang mereka tempati.


Flash On.


"Jika ibuk ,bisa mengulang semua kembali,Ibuk tidak akan membiarkan anak Anak ibuk jauh dari ibuk..!"


Nyonya halimah meneteskan air mata,Jannah melihat air mata kesedihan dan penyesalan di wajah nyonya halimah.


" ibuk,,maafkan jannah, bukan maksud jannah ,ingin mem buat ibuk menangis.." ucap Jannah saat melihat nyonya halimah mengalir airmata.


"Ibuk ,,maafkan jannah, Ibuk tidak perlu Ceritakan pada jannah...!"


Jannah pun sudah duduk tersungkur di bawah nyonya halimah dan memang tangan nyonya halimah.


"Udah jannah...Jannah tidak salah...sama sekali tidak salah..."


Nyonya pun duduk di bawah memeluk jannah.


" Wanita Itu ,Bukan Istri Syam,Dan anak itu Bukanlah Anak Syam,Mereka adalah anak dan cucu ibuk,Kakaknya Syam,AISYAH.!"


ucap nyonya halimah lirih di telinga Jannah.


"


ucap Jannah dalam hati.


" Kamu lah Istri Syam," Bisik ibuk di telinga Jannah,sambil melepaskan pelukannya.


" Ah..Ibuk .!"Jannah pun merasa sedikit risih mendengar kata ISTRI.


" Kalau lah,, ibuk punya kesempatan bertemu mereka, ibuk Ingin sekali memeluk mereka ,dan meminta maaf pada nya.semua ini kesalahan ibuk,," ucap nyonya halimah sambil mengeluarkan air mata ,Jannah pun menguat kan Nyonya Halimah dengan pelukan,.


" InsyaAlloh, masa itu akan datang buk..!"ucap jannah menguatkan nyonya halimah.


Jannah bisa merasakan kerinduan seorang ibu pada pelukan Nyonya halimah yang begitu hangat.


Di bandara ..


Aisyah memikirkan kata kata Jannah yang masih terngiang di telinganya mengusik hati dan fikirannya,membuat nya gelisah.


" Memang benar kata Jannah, seharusnya aku mencoba memperbaiki kesalahanku,


Di Rumah.


TING. ...bunyi oven ..


mereka pun menyudahi pelukan mereka ,


mereka berdiri dan mendekati Oven dan mengeluarkan cake dari dalam Oven.


" Wah ,,Baunya sedap buk..!"ucap jannah sambil tersenyum.


"Ibuk ,,ibuk membuat ini untuk siapa .?"


tanya Jannah saat nyonya halimah mengeluarkan kue dan menaruhnya di atas meja sebelum menghiasnya.


" Untuk ,Syam ...Besok Hari ulangtahunnya .,ibuk mau membuat kannya cake ulang tahun Spesial buatan ibuk sendiri."Jawab nyonya halimah. dengan senyuman di wajahnya.


" Ooo ..,untuk Tuansyam,,."Jannah menganggukkan kepalanya" Ibuk, boleh, jannah bantuin.?"ucap jannah mendekat tu kue di atas meja.


" Boleh. ."Jawab nyonya halimah sudah tersenyum lagi.nyanya halimah merasa lega sudah bisa menangis.


" Jannah, besok tolong kamu kasih pada Syam ya ..Tapi, , jangan bilang ibuk yang buat, Ya.."pinta nyonya halimah pada jannah.


ya.!"


" Iya buk.."


ucap Jannah tersenyum dan meng iyakan,permintaan nyonya halimah.


Jannah paham dengan posisi nyonya halimah yang serba salah.


Nyonya halimah dan jannah pun tak tidur sampai subuh saat tuan dan bik siti bangun untuk sholat berjamaah.


pagi ini.


Jannah pun berangkat dengan membawa cake ulang tahun yang di buat sendiri oleh Nyonya halimah, dan membawa makanan kesukaan tuan Syam saat kecil Nasi lemak lengkap dengan lauknya.


Jannah pun tersenyum haru melihat bawaannya , "kasih ibu memang sepanjang masa..Beruntungnya tuan Syam mempunyai Ibu sebaik Nyonya halimah."


Jannah pun melangkah kan kakinya masuk kedalam apartemen Syam, saat jannah tiba di lantai 10.Jannah pun terkejut melihat Kak Aisyah bersama Mikail sudah duduk di kursi di depan Pintu Apartemen Syam.


" Kak Jannah..."Ucap mikail dengan wajah bahagia saat melihat pintu lift terbuka dan yang keluar adalah jannah, dan berlari memeluk Jannah,Jannah pun kaget dan tersenyum bahagia dan tidak menyangka melihat bisa Mikail lagi.


........