The Most Wanted (BTS)

The Most Wanted (BTS)
TMW: Cooking



"Kalian bisa kan?" Tanya bibi Yeri kepada four angel yang tengah menatap lurus kearah meja dapur yang terdapat banyak sekali berbagai macam jenis bahan mentah untuk di masak.


"Maksud bibi, kita masak?" Tanya Putri dan mendapat anggukan dari bibi Yeri.


Four angel menatap satu sama lain lalu tersenyum dan mengangguk pelan. Mereka kembali beralih kepada bibi Yeri.


"Tenang bi, kami pasti akan membantu" Kata Salsa yakin. Yang lain mengangguk setuju.


"Baiklah, ayo kita mulai!" Kata bibi Yeri dengan penuh semangat akhirnya mereka pun bersiap-siap untuk menyiapkan bahan-bahan.


"Pakailah ini" Kata bibi Yeri yang entah sejak kapan membawa 5 Apron di tangannya. Segera four angel mengambil dan memakainya, ini berguna agar seragam sekolah mereka tidak terkena kotoran saat memasak.


"Terima kasih bibi" Kata Salsa berterimakasih. Bibi Yeri mengangguk.


"Ayo, kita mulai" Kata bibi Yeri.


Marissa mengerutkan alis karna merasa ada yang aneh disini.


"Tapi bi, kita mau masak apa?" Tanya Marissa bingung. Bibi Yeri yang mendengar itu menepuk dahinya dan menatap Marissa lalu tertawa pelan.


"Aku lupa memberitahu kalian, kita akan masak Miyeok Guk, Tteobboki, Bimbimbap, Japchae, Haemultang, dan Kimbap" Kata bibi Yeri memberitahu. Four angel saling bertukar pandang. Mereka tak pernah mendengar atau memakan makanan tersebut, jadi seperti nya agak lebih sulit untuk memasaknya karna hanya bibi Yeri yang mengerti.


"Ba-banyak sekali" Kata Putri tercengang.


"Benar, ini untuk kita makan bersama. Apa kalian pernah memakan ini sebelumnya?" Tanya bibi Yeri, four angel menggelengkan kepala. Bibi Yeri tersenyum.


"Kalau begitu, ayo kita masak dan makan nantinya, agar kalian tahu rasa makanan tersebut" Four angel mengangguk semangat. Bibi Yeri melangkah lebih dekat dengan mereka dan four angel dengan rasa keinginan tahuan yang tinggi, mereka mendekati bibi Yeri untuk mendengarkan penjelasan dan petunjuk yang di berikan oleh bibi Yeri agar mereka mengerti.


"Kalau begitu biarkan kami saja yang melakukannya dan bibi memberi petunjuk kepada kami" Kata Salsa memberi usul agar bibi Yeri tak perlu lelah.


"Benar apa kata Salsa, bibi bilang saja ao yang perlu di lakukan" Kata Aulia setuju.


"Aku setuju" Saut Putri. Bibi Yeri tersenyum.


"Terimakasih, baiklah kalau begitu" Akhirnya bibi Yeri memilih untuk memantau mereka dan mengajarkan cara memasak makan tersebut.


"Pertama, kita akan memasak kimbab. Makanan ini berupa nasi dengan aneka sayur yang digulung dalam rumput laut. Sedikit mirip dengan sushi dari Jepang tapi penampilan kimbap lebih menggoda dengan warna warni sayurnya" Jelas bibi Yeri. Four angel mengangguk beberapa kali.


"Nah cara membuatnya cukup mudah, siapkan semangkuk kecil nasi panas. Campurkan nasi dengan garam dan minyak wijen.


Campurkan nasi itu dengan olive oil dan wijen yang sudah disangrai. Lalu kau Aduk rata" Aulia mengambil bahan-bahan yang di sebutkan oleh bibi dan mulai mengikuti perintahnya seperti mengaduk.


"Lanjut, untuk bahan isiannya siapkan wortel yang dibelah memanjang menjadi 4 bagian dengan bagian tengah yang dibuang. Setelah itu ambil timun dan belah memanjang jadi 8 bagian" Salsa mengambil wortel dan timun lalu memotongnya sesuai perintah.


"Dadar telur ayam, lalu dipotong memanjang. Tumis Crab stick yang dibelah dua dengan mentega sebentar saja.


Bayam direbus sebentar dengan sedikit garam" Marissa mengangguk lalu mulai membantu untuk menumis crab stick dan merebus bayam.


"Nah, siapkan campuran nasi yang sudah disiapkan tadi, lalu lapisi dengan bahan isian. Bisa juga ditambahkan mayonaise, terserah dengan kalian mau apa pakai atau tidak. Gulung bersama bahan isian.


Gulung nasi yang sudah digulung dengan bahan isian tadi dengan nori" Jelas bibi Yeri


"Mengapa nori digulung terakhir?" Tanya Aulia heran.


"karena kulit nori ini tipis jadi menghindari nori sobek saat penggulungan" Aulia menganggum paham saat pertanyaannya di jawab dan di jelaskan oleh bibi Yeri.


"Baiklah bi, kami akan berusaha" Kata Putri.


Bibi Yeri tersenyum senang saat ia melihat semangat dan tekunnya four angel dalam memasak dan mengerjakan tugas nya masing-masing. Betapa senangnya ia jika mempunyai anak perempuan seperti mereka.


Beberapa saat kemudian, Aulia menyahut masih dengan tangan yang sibuk menggulung nori.


"Bibi, aku sudah menggulung nya dengan nori. Lalu setelah ini di apakan?" Tanya Aulia masih sibuk sendiri.


"Kalau sudah, potong kecil-kecil gulungan kimbab" Jawab bibi Yeri dan berdiri di samping Aulia. Gadis itu mengangguk dan mengerjakan sesuai perintah.


"Jika ini sudah selesai, kita akan masak yang selanjutnya" Kata bibi Yeri memberitahu.


"Oke bi, siap 86!" Kata Salsa.


1 jam kemudian...


"Berasa jadi master chef gue" Kata Aulia mengelap keringat di dahi nya dengan punggung tangan.


"Lo ikut gituan, gak bakal menang. Yang ada ancur tuh dapur" Celetuk Salsa mengejek. Aulia menatap Salsa tajam.


Gak bisa liat orang seneng dikit, apa-apa nyaut mulu nih orang.


Batin Aulia kesal dengan Salsa.


"Apa kata kau saja deh, yang pinter ngalah" Final Aulia pasrah. Putri terkekeh mendengar itu.


Bibi Yeri menghampiri mereka dengan senyum tulus bercampur senang.


"Kalian sungguh luar biasa melebihi seorang pemula. aku yakin masakan ini akan terasa lezat" Kata bibi Yeri memuji selangit four angel. Mereka tersenyum malu-malu.


"Terima kasih, bi. Kami juga berharap rasanya lezat" Kata Putri menambah kan. Bibi Yeri mengangguk.


"Jika kali-"


"Wahhhh bau apa ini? Harum sekali" Kata Hoseok yang entah sejak kapan sudah berada di ruang makan bersama anak bangtan. Mereka datang dan langsung menghampiri four angel serta bibi Yeri.


"Banyak sekali makanannya" Kata Jimin kagum sambil terus melihat kearah meja makan. Hari memang sudah gelap sekarang, mungkin di perairan sudah jam 6 malam dan suasana pun menjadi hening di luar rumah bibi Yeri.


"Ada acara apa bibi masak sebanyak ini?" Tanya Jungkook heran.


"Tidak ada apa-apa" Jawab bibi Yeri.


"Lalu?" Tanya Jungkook masih heran.


"Kita kan mau makan malam bersama. Jadilah hidangannya banyak" Kata bibi Yeri menjelaskan. Jungkook mengangguk paham mendengar itu.


"Aku sungguh tak sabar, perut ku lapar" Kata Seokjin sambil mengusap perutnya di luar baju.


"Sabar hyung" Kata Taehyung.


"Bibi benar-benar hebat. Lain kali ajarkan mereka untuk masak makanan Korea" Kata Namjoon meminta bantuan bibinya agar mengajarkan four angel memasak makanan Korea. Bibi Yeri terkekeh.


"Tak perlu ku ajarkan, mereka sudah pandai memasak makanan korea" Kata bibi Yeri melirik sekilas kearah four angel yang barada di sampingnya.


"Benarkah?. Nanti aku mau mencicipi nya" Kata Taehyung sambil menatap Marissa. Sedangkan gadis itu hanya diam dan tak melakukan apapun selain melihat kearah Taehyung juga.


"Sebentar lagi kalian akan mencicipi nya" Kata bibi Yeri sambil mengedipkan sebelah matanya kepada four angel.


"Jadi kalian yang memasak ini?" Tanya Hoseok terkagum-kagum.


"Itu juga berkat bantuan bibi Yeri" Kata Aulia menjawab Malu-malu.


"Benar, kami di bantu oleh bibi Yeri" Kata Salsa menyahut.


"Itu tidak benar, aku hanya santai saja dan mereka lah yang melakukan nya" Kata Bibi Yeri sengaja berbohong.


"Bibi jangan seperti itu" Kata Neena merasa tidak enak.


"Memang benar begitu, kalian sudah berusaha keras" Ujar bibi Yeri.


"Berhenti basa basi, ayo kita makan" Kata Suga cuek dan terlihat sudah tak sabar ingin menyantap makanan diatas meja tersebut.


"Kau sudah tidak sabar rupanya" Kata Jimin kepada Suga yang kini sudah duduk di salah satu kursi meja makan. Suga tak menggubris.


"Dasar kucing" Gumam Hoseok pelan.


"Aku dengar" Saut Suga, Hoseok segera menutup mulutnya dengan kedua tangan.


"Yasudah kalau begitu, panggilkan paman mu" Titah bibi Yeri kepada Taehyung. Segera pria itu mengangguk dan pergi menuju tempat dimana paman Adam berada.


Sedangkan yang lain duduk di kursi meja makan berbentuk persegi panjang sambil menunggu kedatangan paman Adam di ruang makan tersebut.


🌺🌺🌺