THE ABSOLUTE SYSTEM

THE ABSOLUTE SYSTEM
Master Penyembuh!



Sesampainya di dalam, mereka dikejutkan dengan  kondisi desa yang sudah sangat berantakan.


Rumah-rumah warga yang sudah berantakan, beberapa ada yang sedang dibangun kembali.


“Paman, apa yang terjadi kepada desa ini?” tanya Leon.


“Oh ini karena beberapa waktu yang lalu, ada segerombolan perampok yang membawa monster sebagai tunggangan mereka, datang untuk menghancurkan desa Naga dan mengambil barang-barang berharga milik desa ini..!” ucap pria tersebut dengan wajah yang sedih.


“Karena penyerangan itu, hampir sepertiga warga desa terbunuh termasuk anak dan istriku..! Kalau saja aku cukup kuat untuk melindungi mereka” sambung pria itu.


“Oh, maafkan aku sudah bertanya..! Apakah masih ada warga selamat yang terluka?” Leon bermaksud untuk sedikit membantu masalah yang ada di desa ini, sebagai ucapan terima kasih karena memperbolehkan dia dan yang lainnya untuk beristirahat di sini.


“Ada 20 orang yang terluka cukup parah, dan 13 orang dengan luka yang bisa mengancam nyawa mereka, dan kondisi mereka semakin hari semakin memburuk karena penyembuh di desa ini tidak mampu menangani orang sebanyak itu sendirian” jawab pria itu.


“Memangnya hanya ada satu penyembuh di desa ini?” tanya Leon penasaran.


“Sebelumnya, desa ini memiliki 15 orang penyembuh dengan kekuatan yang luar biasa..! Tapi, sejak serangan para perampok itu, yang tersisa hanyalah 1 orang saja, dan dia juga sekarang ini dalam kondisi yang tidak baik karena menggunakan energi sihir yang belum sempat dipulihkan secara terus-menerus”  jawab pria tersebut.


“Bawa aku ke tempat mereka dirawat sekarang..!” ucap Leon dengan wajah yang serius.


“A-apa yang ingin kau lakukan?” tanya pria tersebut.


“Memangnya apa lagi? Aku akan mengobati mereka” jawab Leon.


“Apa kau yakin? Bahkan penyembuh terbaik desa saja tidak mampu mengobati mereka semua” ucap pria tersebut sambil melihat dengan seksama penampilan Leon yang masih terlihat sangat muda.


“Oh kau tidak akan percaya dengan apa yang bisa dilakukannya, paman..!” ucap Jaffar sambil menepuk pundak Leon.


“Apa mungkin bocah ini benar-benar bisa? Pengalaman apa yang dia punya sampai berani berkata dengan penuh percaya diri seperti itu?” gumam pria tersebut.


“Sudahlah, bawa saja aku ke tempat mereka” ucap Leon pelan.


“Baiklah, aku akan sangat berterima kasih jika kau benar-benar bisa menyembuhkan mereka..!” ucapnya, lalu mereka berjalan menuju ruang perawatan warga yang terluka.


Sesampainya di sana, Leon melihat warga yang menjadi korban perampokan dan sebagian dari mereka kehilangan tangan atau kakinya.


Dia berjalan melihat-lihat para korban, ada yang merintih kesakitan dan ada yang tertidur setelah diberi obat penenang.


“Tentu saja untuk menyembuhkan mereka semua kembali seperti semula..!” jawab Leon dengan nada santai.


“Hmmm? Bicara apa kau? Cepat kembali ke orang tuamu, di sini bukan tempat bermain untuk anak kecil sepertimu..!” bentak pria tua tersebut sambil melambaikan tangannya untuk mengusir Leon.


Namun, Leon tidak mempedulikan ucapan pria tua tersebut, dia tetap masuk dan melihat kondisi semua korban.


“Bocah, kau dengar tidak?” pria tua itu terlihat semakin marah karena Leon tidak mau mendengarkan perkataannya.


Dia pun berdiri dan mendekati Leon dengan maksud untuk menyeretnya keluar dari ruang perawatan ini.


Tapi, saat dia akan menyentuh pundak Leon dan menyeretnya keluar, cahaya berwarna hijau pun muncul dari tubuh Leon dan menyilaukan pandangannya.


“Greater heal..!” ucap Leon satu kali, lalu cahaya tersebut langsung menyelimuti tubuh semua korban.


“Bocah sialan, apa yang kau lakukan?” teriak pria tua itu sambil menutup matanya.


Tak lama setelah itu, cahaya hijau pun menghilang dan Leon tidak sadarkan diri lalu tubuhnya jatuh ke lantai karena jumlah energi sihir miliknya masih belum cukup untuk digunakan kepada orang sebanyak itu.


Sihir penyembuh memang sihir yang sangat bagus, tapi itu juga memakan sangat banyak energi sihir, membuat hanya sedikit orang yang tertarik untuk mempelajarinya.


Lalu, saat pria tua itu akan memarahi Leon karena sudah sembarangan menggunakan sihir, tiba-tiba niatnya berubah saat mendengar ucapan para korban yang ternyata sudah pulih dari luka yang mereka derita.


“Aku sembuh..! Aku benar-benar sembuh, dan tanganku juga sudah kembali..!”


“Terima kasih tuan Gyros atas pertolongannya..!”


Semua warga berterima kasih kepada pak tua tersebut karena mengira dia lah yang telah menyembuhkan mereka.


“Eh hehe, ya tidak perlu kalian pikirkan..!” ucap pria tua itu sambil tersenyum kecut tidak enak.


“I-ini? Apa benar bocah ini yang melakukannya? Sungguh tidak biasa..!” gumamnya.


Pria tua itu kemudian menggendong tubuh Leon, lalu direbahkan di atas kasur perawatan yang masih kosong.


Dia berpikir tentang suatu hal yang mungkin saja ada hubungannya dengan kekuatan Leon barusan, yaitu alkemis yang melegenda.