
“Uhuk.. aku diutus oleh ajudan perdana menteri Gayze untuk menyingkirkan Anda dengan menyegel energi sihir dalam tubuh Anda” ucap Terry dengan wajah yang berharap untuk segera dilepaskan oleh Leon.
“Hoo, lanjutkan..!” ucap Leon sambil menghunuskan pedang Legia ke leher Terry.
“Sepertinya karena Anda sudah mempermalukan anak dari tuan perdana menteri Tramp di hari pertamamu masuk akademi ini, kemungkinan beliau tidak senang dengan hal itu dan berharap Anda terbunuh didalam pertarungan sebelumnya dengan Grizer” ucap Terry.
“Hmm, lalu karena tidak sesuai harapannya, dia lantas memerintahkan orang sepertimu untuk membunuhku? Apa kau sudah kehilangan akal sehatmu?” ucap Leon.
“A-aku tidak tahu kalau Anda akan sangat berbahaya seperti ini, tolong ampuni nyawaku..!” Terry memohon.
“Aku tidak akan membunuhmu selama kau mau memberikan informasi yang aku butuhkan..!” jawab Leon sinis.
“Ta-tapi, hanya itu perintah dan informasi yang aku terima..! Sekarang, apakah aku sudah bisa dilepaskan?” tanya Terry dengan nada yang memelas.
Leon sekilas tidak percaya dengan ucapannya, tapi, hingga 20 detik setelah dia berkata seperti itu, tidak ada satu ledakan pun yang terdengar dari dalam perutnya karena kutukan yang diberikannya masih belum dihilangkan, itu artinya Terry sudah mengatakan yang sebenarnya.
“Hmm, baiklah..! Sepertinya sudah tidak ada lagi yang bisa kau katakan..! kalau begitu, Void..!” Leon mengarahkan tangannya ke wajah Terry lalu cahaya berwarna hitam langsung menyelimuti tubuhnya dalam sekejap.
“Tu-tuan? Apa ini? Arrrrrrhhhhhhh.... Tidak..! Tidak..! Maafkan aku..! Anda sudah berjanji..! Arrrrrrhhhhh..!” seketika itu juga Terry berubah menjadi serpihan debu.
** Re: Anda berhasil membunuh seseorang dengan kekuatan level 2\, mendapatkan 9 poin tambahan\, poin saat ini 14.090!
“Sepertinya, aku tidak bisa lagi berbaik hati kepada orang itu..! Jika aku biarkan, dia pasti akan mengetahui identitasku dan akan menggunakan segala cara untuk mencelakaiku, itu akan sangat mengganggu..!” ucap Leon yang sedang membicarakan tentang perdana menteri Tramp.
** Re: Kenapa tidak Anda bunuh saja orang itu? Bagi Anda\, dia hanyalah seekor semut yang tidak berdaya\, ‘kan?
“Aku bisa saja membunuhnya malam ini..! Tapi, aku tidak ingin menyebabkan masalah lebih besar lagi untuk kerajaannya Greta..!” jawab Leon.
“Haha, terima kasih usulannya, tapi itu belum dibutuhkan..!” Leon berbalik dan segera pulang menuju asramanya.
Sesampainya di asrama, dia melihat pintu kamarnya sedikit terbuka.
“Haduh, ada apa lagi ini?” Leon membuka pintu dan masuk untuk mengetahui siapa yang sudah berani menyelinap masuk ke dalam kamarnya.
“Sistem, bisakah kau mencari siapa yang sudah memasuki kamarku?” tanya Leon.
** Re: Tidak ada yang masuk ke dalam kamar Anda karena tidak ada residu energi sihir yang tertinggal setelah Anda keluar kamar tadi pagi..! Anda hanya lupa mengunci pintu kamar\, dan seperti yang aku katakan sebelumnya\, mungkin Anda sudah tua\, haha!
“Sistem, kau ini...” ucap Leon dengan wajah masam dan tersenyum kecut.
“Tapi, apa aku harus membunuh akar masalah ini?” gumam Leon.
** Re: Tadi Anda bisa menyiksa bahkan membunuh dengan menghapus eksistensi Terry dari dunia ini tanpa berpikir panjang\, kenapa harus bingung untuk membunuh perdana menteri yang menjadi akar masalah ini?
“Itu...” Leon menghela nafas panjang.
“Mungkin kau ada benarnya juga..! Aku terlalu banyak berpikir..!” jawab Leon.
** Re: Jika Anda lupa\, aku akan mengingatkannya kembali..! Di dunia ini\, yang lebih kuat akan berkuasa.
“Tidak usah kau ingatkan juga aku sudah paham..!” Leon mengunci pintu kamarnya lalu merebahkan tubuhnya di atas kasur.
“Andai saja aku bisa bersikap dingin seperti tokoh film favoritku saat di dunia sebelumnya” gumam Leon, tak lama kemudian dia pun tertidur pulas seperti bayi.