THE ABSOLUTE SYSTEM

THE ABSOLUTE SYSTEM
Atribut Pencinta Hewan?



Fiona pun akhirnya mengakhiri lamunannya dan berjalan menyusul Leon dan Greta.


Mereka pun tiba di pintu gerbang kerajaan dan dihentikan oleh beberapa penjaga yang akan memeriksa identitas mereka.


“Ah, tuan putri, nona Fiona, pak kusir Alfred, silakan masuk..!” ucap seorang penjaga yang langsung mengenali mereka bertiga dan langsung membiarkan masuk.


“Berhenti..!” penjaga tersebut menghentikan langkah Leon yang akan masuk bersama yang lainnya.


“Hmm? Ada apa paman penjaga?” tanya Leon.


“Mana orang tuamu? Ada urusan apa kau datang ke kerajaan ini?” penjaga tersebut menanyakan hal itu karena melihat Leon yang masih sangat muda dan dia mengira akan menyelinap masuk bersama tuan putri kerajaan mereka.


“Aku bersama mereka dan aku ke sini adalah sebagai seorang murid di akademi sihir kerajaan Lainard..!” jawab Leon dengan santainya.


“Omong kosong..! Mana ada bocah ingusan sepertimu bisa diterima di sini..! Apa kau tahu bahwa akademi itu hanya untuk orang-orang dari kasta bangsawan?” ucap penjaga tersebut sambil tertawa terbahak-bahak.


“Aku tahu kok..! Aku memang bukan dari kasta bangsawan, tapi aku masuk ke akademi ini dengan nilai tes tertinggi” jawab Leon dengan santainya.


“Kau masih membual, hah? Pergi dari sini sekarang atau kau akan aku kurung..!” ancam penjaga tersebut.


“Oh kau mengancamku?” kata Leon sambil menaikkan sebelah alisnya.


“Status..!” Leon ingin melihat status dari penjaga tersebut.


\=\=\=STATUS\=\=\=


Nama: Chongnom


Kasta: Rakyat


Level Atribut: Fisik (1); Intimidasi (1); Pencinta Hewan (3)


Poin: 0


Rim: 300


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


“Haha, apa-apaan itu? Atribut pencinta hewan?” gumam Leon menahan tawanya.


“Penjaga..!” teriak Greta yang merasa sudah terlalu lama menunggu.


“Tuan Putri, aku akan segera mengurus ******** kecil ini..!” ucap penjaga tersebut sambil merunduk.


“Kau berani?” ucap Fiona.


“Sudah menjadi tugasku, nona..! Aku akan segera mengusirnya..!” jawab penjaga tersebut.


“Tidak, bukan itu yang aku maksud..! Kau berani menentang nona Greta? Apa kau tahu siapa orang yang kau bilang ******** kecil itu?” ucap Fiona.


Penjaga tersebut pun langsung terlihat merinding dengan ucapan Fiona yang begitu mengintimidasi baginya.


“Kalau begitu tolong beri tahu aku siapa bocah ini, nona..!” ujar penjaga tersebut.


“Dia adalah tamu kehormatan bagi kerajaan ini, dan dia adalah calon murid di akademi sihir kerajaan Lainard dengan hasil tes tertinggi, dan kau berani untuk mengusirnya pergi?” ucap Fiona dengan sangat tegas.


“Ah itu a-aku, aku, aku..” penjaga tersebut hanya bisa terbata-bata.


“Karena kau sudah tahu, sekarang apa kau masih ingin mengusirku?” tanya Leon sambil tersenyum licik.


“Ti-tidak tuan, maafkan aku yang sudah lancang kepada Anda” penjaga tersebut langsung melangkah mundur dan memberikan jalan untuk Leon.


“Hehe, terima kasih, paman..!” ucap Leon sembari berjalan masuk.


“Wow, Fiona, aku tidak tahu kau akan membelaku seperti itu..! Terima kasih..!” ucap Leon sambil tersenyum.


“Gadis ini, sepertinya sikapnya telah berubah semenjak tahu bahwa Bernard adalah ayahku..! Ya sudah, itu malah mempermudahku untuk ke depannya” gumam Leon.


Mereka semua pun masuk dan berjalan mengitari pusat kota menuju akademi sihir.


Setelah berjalan selama 20 menit, akhirnya mereka tiba di akademi sihir kerajaan Lainard.


“Leon, ini adalah akademi sihir yang dipimpin oleh tuan Bernard, bawa ini bersamamu..!” ucap Greta sambil menyerahkan sebuah stempel resmi kerajaan untuk dijadikan tiket masuk ke dalam akademi sihir ini.


“Mmm, kalau begitu aku masuk..!” ucap Leon lalu melangkahkan kakinya ke dalam gedung akademi.


Tak lama setelah Greta dan Fiona pergi, muncul seorang pria paruh baya yang menghalangi Leon dan berkata, “Pergilah sebelum kau menyesalinya..!”.