THE ABSOLUTE SYSTEM

THE ABSOLUTE SYSTEM
Katakan, Siapa Kau Sebenarnya..!



Guru tersebut terkejut dengan apa yang dilihatnya, serangan yang dipuji oleh kepala sekolah dan juga raja Oxford sekaligus yang membuatnya menjadi guru utama di akademi ini, tidak berefek apa-apa terhadap anak muda di depannya ini.


“Tidak mungkin..! Sihir apa yang kau gunakan?” tanya guru tersebut sambil berteriak.


“Hmm, kenapa aku harus menjelaskannya padamu?” jawab Leon, dan wajah guru tersebut pun semakin berang dengan jawaban seperti itu.


“Kalau begitu apa tujuanmu datang ke sini? Siapa yang mengirimmu?” tanya guru tersebut.


“Tujuanku datang ke sini ya untuk belajar sihir di akademi ini, karena aku juga seorang murid di sini..! Memang masih baru sih, itu makanya kalian tidak pernah melihatku di sini sebelumnya” jawab Leon dengan santainya.


“Kalau kau benar murid di akademi ini, seharusnya kau tahu bahwa penggunaan sihir antar sesama murid di luar arena pengujian itu dilarang..! Dan sekarang kau sudah melukai murid senior, apa kau punya bukti kalau kau bukanlah penyusup?” tanya guru tersebut dengan nada yang sangat marah.


“Oh, ternyata ada peraturan seperti itu di sini? Kalau begitu, yang seharusnya dihukum itu ya si senior yang sedang pingsan di sana..! Dia yang menyerangku terlebih dahulu, dan hei, aku hanya melakukan apa yang setiap orang lakukan jika diserang tiba-tiba tanpa berbasa-basi seperti itu..!” jawab Leon dengan semua fakta yang ada.


“Omong kosong..! Tidak mungkin murid senior bisa dikalahkan dengan mudah oleh murid baru..!” bantah guru tersebut.


“Oh percayalah, masih banyak hal di dunia ini yang belum kau ketahui karena aku pun begitu..!” ucap Leon.


“Cih, banyak omong..! Kalau kau tidak ingin mengatakan yang sebenarnya, aku akan membuatmu bungkam selamanya..!” guru tersebut bersiap untuk menggunakan sihir pamungkasnya.


“Silakan saja jika kau ingin mencoba..!” ucap Leon sambil tersenyum tipis.


Namun, sebelum dia sempat menggunakan sihir pamungkasnya, kepala sekolah Bernard datang untuk menghentikannya.


“Berhenti..!” teriak kepala sekolah Bernard dari belakang.


Lalu, guru tersebut pun langsung menghentikan sihirnya dan segera merunduk memberikan jalan kepada kepala sekolah Bernard.


“Apa yang terjadi di sini? Di mana penyusupnya?” tanya Bernard.


“Tuan magus agung, penyusupnya ada di sebelah sana..!” ucap guru tersebut sambil menunjuk ke arah Leon.


“Oh jadi, anak ini yang membuatmu kewalahan?” ucap Bernard sambil berjalan mendekat ke arah Leon.


“Status..!” ucap Leon saat melihat Bernard.


\===STATUS===


Nama: Bernard


Kasta: Bangsawan


Level Atribut: Fisik (4); Sihir (4); Penciptaan (1)


Poin: 0


Rim: 2390


\============


Leon sedikit tercengang dengan status yang ada pada Bernard, dia tidak menyangka bahwa pengguna sihir penciptaan juga ada selain dirinya.


“Seperti yang diharapkan dari ayahku..! Tapi, dengan status seperti itu, belum cukup untuk membuatku tunduk..!” gumam Leon.


“Anda kepala sekolah di akademi ini?” ucap Leon saat Bernard berhenti tepat di depannya.


“Aku kepala sekolah sekaligus ksatria terkuat di kerajaan ini..! Jika kau memang seorang penyusup, kau pasti sudah membunuh mereka berdua sejak awal..! Katakan, siapa kau sebenarnya..!” ucap Bernard.


“Wah, akhirnya ada juga yang berpikir rasional seperti ini..! Memang tidak salah Anda diangkat menjadi kepala sekolah..!” ujar Leon sambil mengambil stempel resmi kerajaan Lainard pemberian Greta lalu menyerahkannya kepada Bernard.


“INI..!” ucap Bernard terkejut saat membacanya.