That Idiot Jerk Loves Me (Oscar Series)

That Idiot Jerk Loves Me (Oscar Series)
Episode 39



Devian tidak sadar bahwa dirinya sudah berdiri sambil menatap Lisa terlalu lama hingga Mr. dan Ms. Dupond sadar dan langsung pergi meninggalkan mereka berdua ditambah Lisa yang kini sadar ada yang menatapnya pun berbalik.


Lisa yang tenggelam dalam pikirannya ketika melihat wajah Adele yang memiliki kemiripan di beberapa bagian wajahnya pun akhirnya sadar bahwa di lorong rumah sakit hanya tersisa dirinya dan Devian.


Devian masih menatap Lisa awalnya, postur tubuh gadis itu sudah lebih tinggi sedikit namun masih kurus dan tampak sangat rapuh. Apakah ia cukup tidur?


"Oh.. hi! Lama tidak bertemu." ucap Lisa memecah keheningan. Ia mulai merasa canggung ketika tatapan Devian kepada dirinya membuatnya panas. Tatapan yang sangat tulus itu sudah lama tidak ia temukan dan kini ada di hadapannya.


Devian menghembuskan nafasnya dengan kasar dan berjalan melewati Lisa tanpa berhenti sama sekali. Namun ketika ia melewati Lisa, ia berhenti sejenak lalu berpikir untuk menahan diri hingga akhirnya ia tidak tahan.


Devian menarik Lisa ke salah satu ruangan di sekitar mereka dan menutupnya rapat. Ruangan itu adalah salah satu ruangan dokter namun dokter yang bersangkutan tidak ada. Ketika mereka sudah masuk, Devian langsung membanting Lisa di tempat tidur yang ada di samping dan menindih Lisa. Tempat tidur itu dikhususkan untuk mengecek pasien untuk hal-hal dasar.


"Ouch! Apa yang kau lakukan?" ucap Lisa sambil meringis karena bokong dan tangannya sakit akibat Devian. Ketika dirinya ditarik Devian, ia sama sekali tidak berbicara karena Lisa sendiri bingung akan perbuatan Devian.


"Jangan katakan kau tidak merindukan ini." ucap Devian dengan nada kecil dan dingin. Dan tanpa menunggu lagi, Devian langsung mencium bibir Lisa dimulai dengan ringan namun semakin lama semakin intens dan dalam hingga semakin agresif.


Bohong jika Lisa mengatakan tidak rindu sedikitpun dengan Devian, sehingga ia membalas ciuman intens dan dalam Devian dengan pelan hingga ke agresif.


Lalu Devian melepaskan ciumannya dan menatap Lisa, Lisa sendiri membalas tatapan Devian dimana ia melihat Devian yang kelihatan kelelahan karena kantong matanya dagunya yang memiliki kumis tipis yang tampaknya belum sempat ia cukur.


"Kemana saja kau selama ini?" ucap Lisa pelan dan kini ia meneteskan air matanya dan ia memukul dada Devian pelan karena tenaganya sudah tidak ada. Devian yang melihat Lisa menangis mulai merasa bahwa tampaknya bukan hanya dirinya yang rindu mati-matian melainkan Lisa juga. Sebenarnya seiring dengan waktu, Devian akhirnya sadar dan setuju apabila mereka perlu break karena ia merasa dirinya belum berada dalam kemampuan seseorang yang pantas dengan Lisa.


Berbeda dengan Lisa, dirinya merasa tidak pantas untuk bersama Devian. Namun kini Devian di depannya menciumnya. Pikiran Lisa jadi berantakan sekarang.


"Kiss me." ucap Lisa sambil menatap ke Devian. Dan tentunya Devian yang tanpa menunggu lama pun langsung mencium Lisa dengan ciuman lembut.


Hingga...


"Devian!" teriak seseorang dan ketika Devian menoleh ia melihat tante Flo yang berdiri disitu dan melihatnya dan Lisa dengan tatapan menahan tawa.


Tante Flo sudah menikah sejak 6 bulan yang lalu dan seharusnya ia sedang honeymoon dengan suaminya dan anehnya ia sekarang berada disini.


"Kami--kami tidak melakukannya tante!" bantah Lisa dengan gagap tentunya karena ia sendiri juga sangat malu. Lalu Florensia dan Lisa pun berjalan keluar dari ruangan itu karena Devian meminta waktu sendirian.


"****!" gumam Devian, ia khawatir akibat kejadian tadi Lisa jadi tidak akan mau bertemu dengannya lagi karena Devian tau Lisa bukan tipe yang menunjukkannya di tempat umum.


Sehingga untuk memastikannya, Devian memutuskan untuk mengirimkan pesan.


"Is everything ok?"


"Yea." balas Lisa singkat dan kini Devian sedang berada di kamar ibunya untuk merawat ibunya. Steven sudah berangkat bersama Alfred dan kini tugas Devian adalah menjaga ibunya.


"Devian, adikmu Adele. Memiliki wajah yang sangat mirip denganmu! Apakah sebenarnya kalian adalah kembar yang terpisah? Hahahahaha." ucap Rika sambil tertawa. Saat Adele dibawakan kepada Rika, alangkah terkejutnya ia karena Adele sangat mirip dengan Devian saat baru saja dilahirkan. Walau tentu saja Adele memiliki paras wajah feminim namun terlepas dari itu mereka sangatlah mirip.


"Sudahlah mom. Istirahatlah.." ucap Devian sambil merapikan selimut ibunya yang kusut. "Mom tidak apa-apa, Devian kapan akan balik?" tanya Rika dan anehnya setelah melahirkan, dia tidaklah seperti dirinya yang sebelumnya sangat hamil.


"Mungkin 3 hari lagi. Kenapa mom?" ucap Devian sambil melihat ibunya. Ia juga merasa ibunya tidak seperti sebelumnya yang menganggap dia musuh.


3 hari kemudian...


Akhirnya Rika keluar dari rumah sakit setelah beberapa hari berkutat ingin keluar secepatnya namun dilarang oleh Steven dan Devian. Berjalan saja saat itu Rika tidak bisa, tentu saja tidak diizinkan.


"Hari ini Devian akan kembali? Tinggallah satu hari lagi untuk menengok adikmu." ucap Rika dan mau tidak mau Devian menurutinya karena ia memang tidak rela untuk kembali secepat itu.


Begitu mereka kembali, Rika pun dengan segera mengadakan acara yang sederhana dimana mereka mengundang beberapa kerabat dan teman baik untuk datang melihat Adele. Tidak perlu disebutkan, Lisa tentu hadir di acara itu namun karena acaranya pada malam hari, Rika memutuskan untuk memilih dresscode night wear atau lebih ke baju tidur dan juga Rika mensponsori kamar tidur bagi para tamu sehingga mereka akan pulang saat esok harinya.


Baru kali ini Angeline, kepala pelayan sangat sibuk sejak acara ulang tahun beberapa tahun lalu, kini ia sibuk dengan tamu-tamu acara yang hadir. Pelayan lain tentunya juga membantunya mempersiapkan acara sebaik mungkin.


"Akhirnya kediaman Oscar ramai lagi." ucap Angeline dalam hati. Sejak Devian memutuskan untuk pindah ke Oxford, Rika dan Steven hanya ada dirumah ketika malam dan suasana pada siang hari tentunya sepi akibat tidak ada orang lain dan hanya beberapa pelayan yang ada dirumah.


Khusus acara kali ini, Rika meminta Devian menjadi host dan Lisa tentunya namun hal ini masih dirahasiakan kedua pihak. Sebagai host, Lisa pun datang lebih cepat dan langsung diantarkan Angeline ke kamarnya serta Rika juga menyediakan baju sesuai dresscode yang ada.